Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Kasus Tambang Ilegal Sultra Disorot, Bareskrim Polri Didesak Usut Aktor Utama dan Hindari Tebang Pilih

Kasus Tambang Ilegal Sultra Disorot, Bareskrim Polri Didesak Usut Aktor Utama dan Hindari Tebang Pilih

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • visibility 87
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) – Bareskrim Polri kembali menjadi sorotan dalam penanganan kasus tambang ilegal di Sulawesi Tenggara (Sultra). Sejumlah pihak menilai aparat penegak hukum tidak konsisten dan terkesan tebang pilih dalam memproses perkara.

Nusantara Forest Watch mengkritik dugaan ketimpangan penegakan hukum. Kritik ini mengarah pada pengusaha tambang berinisial AM yang merupakan bagian dari direksi PT Amarfi.

Nusantara Forest Watch menilai aparat belum menyentuh sosok tersebut, meski perusahaan itu diduga terlibat langsung dalam aktivitas penambangan di kawasan hutan pada perkara PT Masempo Dalle.

Arin Fahrul Sanjaya menyatakan penanganan kasus ini menimbulkan pertanyaan publik. Ia menilai penyidik belum menetapkan pihak yang diduga berperan utama sebagai tersangka.

“Penetapan tersangka yang hanya menyasar kuasa direktur PT Masempo Dalle menimbulkan kejanggalan. Aktivitas penambangan justru dilakukan oleh kontraktor mining, yakni PT Amarfi,” ujarnya, kamis (30/04).

Arin menyebut sejumlah barang bukti mengarah pada PT Amarfi, seperti ore nikel, dump truk, dan alat berat yang telah diamankan aparat. Ia menilai temuan itu cukup untuk memperluas penetapan tersangka.

Ikatan Mahasiswa Peduli Hukum (IMPH) turut menyoroti kasus ini. Ketua IMPH, Rendy Salim, meminta aparat bertindak tegas dan tidak tebang pilih.

Menurut Rendy, aparat harus menelusuri seluruh pihak yang terlibat, termasuk aktor utama di balik aktivitas tambang ilegal. Ia menegaskan penegakan hukum harus berjalan objektif, profesional, dan transparan.

“Penanganan perkara tidak boleh berhenti pada pelaku lapangan. Aparat harus mengungkap pihak yang memiliki kendali utama dalam aktivitas tersebut,” tegasnya.

Aparat mengamankan tiga unit ekskavator dan empat dump truk yang diduga milik PT Amarfi. Petugas menitipkan barang bukti tersebut di sekitar Kantor Kejaksaan Negeri Konawe.

Namun, proses tahap dua perkara belum berjalan. Penyidik Kejaksaan menilai kelengkapan barang bukti masih belum terpenuhi.

Nusantara Forest Watch dan IMPH mendesak aparat segera mempercepat penanganan kasus. Mereka juga meminta penyidik menelusuri aktor utama yang mengendalikan aktivitas tambang ilegal, termasuk pihak kontraktor.

Langkah menyeluruh dinilai penting untuk memastikan keadilan dan kepastian hukum dalam kasus tambang ilegal di Sulawesi Tenggara.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • koruptor alirkan uang ke selingkuhan sebagai modus TPPU yang diungkap KPK

    Koruptor Alirkan Uang ke Selingkuhan Jadi Modus TPPU

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 68
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)//koruptor alirkan uang ke selingkuhan menjadi salah satu modus yang diungkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam praktik pencucian uang. Wakil Ketua KPK, Ibnu Basuki Widodo, menyebut pelaku kerap menyamarkan hasil korupsi melalui berbagai jalur. Ia menyampaikan hal tersebut dalam sosialisasi antikorupsi di Pengadilan Negeri Purwokerto, Minggu (19/4/2026). Ia menegaskan bahwa tindak pidana korupsi hampir selalu […]

  • Aksi massa menolak kemunduran demokrasi Indonesia

    Kemunduran Demokrasi Indonesia dan Krisis Substansi

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Penulis: Eni Samayati
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Kemunduran demokrasi Indonesia tidak muncul secara tiba-tiba. Sebaliknya, kekuasaan melemahkannya secara perlahan melalui kebijakan elitis, manipulasi hukum, dan pembatasan kritik publik. Di satu sisi, negara masih menggelar pemilu dan mempertahankan lembaga formal. Namun di sisi lain, praktik politik sehari-hari terus menggerus substansi demokrasi. Sejak awal, demokrasi menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi. […]

  • DPR MKMK Adies Kadir dalam rapat paripurna DPR RI

    DPR MKMK Adies Kadir: Puan Tegaskan MKMK Tak Berwenang

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 190
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — DPR MKMK Adies Kadir menjadi sikap resmi Dewan Perwakilan Rakyat setelah rapat paripurna menegaskan bahwa Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) tidak berwenang menindaklanjuti laporan dugaan pelanggaran etik terhadap hakim Mahkamah Konstitusi (MK) usulan DPR. DPR MKMK Adies Kadir Ditetapkan Lewat Rapat Paripurna Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan keputusan tersebut dalam rapat paripurna […]

  • Tantangan Komunikasi Publik di Tengah Tren Positif Kendaraan Listrik

    Tantangan Komunikasi Publik di Tengah Tren Positif Kendaraan Listrik

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 316
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan penjualan. Namun, seiring meningkatnya minat masyarakat, muncul persoalan yang berdampak langsung pada publik. Komunikasi industri dan kebijakan belum sepenuhnya menggambarkan realitas penggunaan kendaraan listrik di lapangan. Kendaraan Listrik Masuk Fase Konsumen Arus Utama Saat ini, kendaraan listrik tidak lagi menyasar segmen terbatas. Pemerintah mendorong adopsi […]

  • warga Jakarta lapor RT sebelum mudik

    Lapor RT Sebelum Mudik, Pramono Imbau Warga Jakarta

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 164
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Gubernur Jakarta Pramono Anung mengimbau warga untuk lapor RT sebelum mudik Lebaran 2026. Ia meminta warga memberi tahu pengurus RT atau RW jika mereka meninggalkan rumah dalam waktu lama. Pramono menilai laporan tersebut membantu pengurus lingkungan memantau rumah yang kosong selama masa mudik. “Kami meminta para pemudik sebelum pulang mereka lapor pada […]

  • Wapres Gibran tinjau makan bergizi gratis Wamena

    Murid SMAN 1 Wamena Sebut Porsi MBG Lebih Banyak Saat Kunjungan Gibran

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 351
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Program makan bergizi gratis Wamena kembali menarik perhatian setelah sejumlah siswa SMA Negeri 1 Wamena, Papua Pegunungan, menyampaikan pengalaman mereka saat Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, mengunjungi sekolah tersebut pada Rabu (14/1/2026). Porsi Makanan Dinilai Lebih Banyak Beberapa siswa menilai porsi menu pada hari kunjungan tampak lebih banyak dari biasanya. Siswa […]

expand_less