Breaking News
light_mode
Beranda » Kriminal » Motif Uang Rp200 Juta di Balik Kasus Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank Terungkap di Persidangan

Motif Uang Rp200 Juta di Balik Kasus Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank Terungkap di Persidangan

  • account_circle Retanto
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 263
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Duasatunews.com)-Kasus dengan motif penculikan bank terungkap dalam sidang di Pengadilan Militer II-08 Jakarta. Para terdakwa mengakui uang menjadi pemicu utama aksi yang berujung pada dugaan pembunuhan kepala cabang bank berinisial MIP (37).

Fakta persidangan terungkap

Terdakwa 1 Serka MN menyatakan menerima Rp150 juta dari Yohannes Joko Pamuntas. Ia menyebut dana itu sebagai bagian awal dari kesepakatan. Para pelaku dijanjikan total Rp200 juta setelah menyelesaikan aksi.

Ia mengaku hanya mengambil Rp50 juta. Sisanya ia bagikan kepada pihak lain, termasuk Kopda FH. Ia menegaskan tidak mengenal korban sebelumnya dan tidak memiliki konflik pribadi.

Dorongan ekonomi para terdakwa

Kopda FH mengaku mengikuti arahan senior. Ia juga menghadapi tekanan ekonomi dan utang. Hakim menegaskan bahwa alasan tersebut tidak dapat membenarkan tindakan pidana.

Terdakwa lain, Serka FY, menyebut keinginan mencari tambahan penghasilan sebagai alasan utama. Pernyataan ini memperkuat bahwa kasus ini tidak dipicu hubungan pribadi dengan korban.

Penilaian majelis hakim

Majelis hakim menilai para terdakwa memiliki penghasilan tetap. Mereka juga tinggal di fasilitas asrama. Namun, dorongan memperoleh uang tambahan tetap memicu tindakan tersebut.

Fakta persidangan menunjukkan para pelaku menjalankan aksi karena imbalan finansial. Motif penculikan bank menjadi faktor dominan dalam kasus ini.

Untuk melengkapi konteks, persidangan juga menyoroti alur perencanaan aksi hingga pembagian uang antar pelaku. Oditur militer menggali peran masing-masing terdakwa secara rinci. Hakim meminta setiap terdakwa menjelaskan keterlibatan mereka secara terbuka agar fakta hukum terungkap jelas.

Kasus ini menegaskan pentingnya pengawasan internal serta penegakan disiplin. Selain itu, perkara ini menunjukkan bahwa faktor ekonomi dapat memicu tindakan kriminal serius jika tidak dikendalikan.

  • Penulis: Retanto
  • Editor: Wilda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Itjen: Kepatuhan LHKPN Pejabat Kemenag Capai 100 Persen

    Itjen: Kepatuhan LHKPN Pejabat Kemenag Capai 100 Persen

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 378
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Inspektorat Jenderal Kementerian Agama mencatat kepatuhan pejabat dalam menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) telah mencapai 100 persen. Capaian tersebut menunjukkan komitmen Kemenag dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Inspektur Jenderal Kemenag, Khairunas, menegaskan bahwa kepatuhan LHKPN bukan titik akhir. Ia menyebut pelaporan harta sebagai tanggung jawab […]

  • Kurikulum Pemuda 21 dibahas dalam rapat pengkaderan Pemuda 21

    Duta Adrian Saputra: Finalisasi Kurikulum Pengkaderan Pemuda 21 Menjadi Prioritas

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Direktur Pengkaderan Pemuda 21, Duta Adrian Saputra, memprioritaskan finalisasi Kurikulum Pengkaderan Pemuda 21. Langkah ini bertujuan memperkuat sistem kaderisasi organisasi. Selain itu, kebijakan tersebut diharapkan meningkatkan kualitas pembinaan bagi seluruh kader. Menurut Duta Adrian Saputra, kurikulum menjadi fondasi utama dalam proses kaderisasi. Dengan demikian, setiap kader akan memperoleh arah pembelajaran yang jelas. […]

  • Aksi Luka Doncic saat Lakers kalahkan Nuggets 123-100

    Luka Doncic’s 32-point night helps Lakers finally win in Denver

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Dave McMenamin
    • visibility 403
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Sejak kuarter pertama, Luka Dončić langsung mengambil alih permainan dan memimpin serangan Los Angeles Lakers. Ia mencetak 16 poin cepat yang membuat Denver Nuggets kesulitan menemukan ritme. Melalui tembakan jarak jauh dan penetrasi tajam, Dončić terus menekan pertahanan lawan. Tekanan tersebut membuka ruang bagi rekan-rekannya untuk ikut mencetak angka. Hasilnya, Lakers unggul […]

  • Inter Milan vs Torino pada perempat final menuju semifinal Coppa Italia

    Semifinal Coppa Italia: Inter Milan Tekuk Torino 2-1

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 332
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Inter Milan melaju ke Semifinal Coppa Italia setelah menaklukkan Torino dengan skor 2-1 pada laga perempat final yang berlangsung di U-Power Stadium, Kamis dini hari WIB. Panitia menggelar pertandingan di venue netral karena Stadion Giuseppe Meazza tengah dipersiapkan untuk pembukaan Olimpiade Musim Dingin. Meski bermain di luar kandang, Inter tetap menunjukkan kontrol permainan […]

  • Prabowo ke Rusia bahas energi dengan Vladimir Putin

    Prabowo ke Rusia Bahas Energi dengan Vladimir Putin

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Agenda Prabowo ke Rusia bahas energi menjadi fokus utama kunjungan kerja Presiden RI Prabowo Subianto ke Rusia pada Minggu (12/4/2026). Selain itu, Prabowo juga akan bertemu Presiden Vladimir Putin untuk membahas kerja sama strategis. Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan jadwal tersebut di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Sabtu (11/4/2026). Menurutnya, keberangkatan berlangsung […]

  • Salah Sebut Institusi, Pandji Pragiwaksono Minta Maaf soal Kasus Uang Rp 1 Triliun

    Salah Sebut Institusi, Pandji Pragiwaksono Minta Maaf soal Kasus Uang Rp 1 Triliun

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 548
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Kesalahan penyebutan institusi penegak hukum oleh figur publik kembali memicu perhatian publik. Di tengah sorotan terhadap kasus korupsi besar, kekeliruan informasi dinilai berisiko menyesatkan persepsi masyarakat dan mengaburkan peran lembaga negara. Isu ini muncul setelah potongan video komika Pandji Pragiwaksono beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, Pandji menyebut adanya pejabat Kejaksaan […]

expand_less