Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » FAMHI DESAK BARESKRIM POLRI PERIKSA KAPOLDA SULTRA TERKAIT DUGAAN PENYADAPAN PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO

FAMHI DESAK BARESKRIM POLRI PERIKSA KAPOLDA SULTRA TERKAIT DUGAAN PENYADAPAN PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO

  • account_circle Rahman
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 44
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (DUASATUNEWS.COM) – Forum Advokasi Mahasiswa Hukum Indonesia (FAMHI) mendesak Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri untuk melakukan pemeriksaan dan klarifikasi terhadap Kapolda Sulawesi Tenggara, Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., dalam rangka pengembangan penyidikan dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

FAMHI menilai, perkara dugaan penyadapan terhadap kepala negara merupakan persoalan serius yang menyangkut keamanan nasional, kehormatan Presiden, serta integritas institusi Kepolisian Republik Indonesia.

Terlebih, Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H. merupakan mantan Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Mabes Polri. Oleh karena itu, FAMHI memandang perlu adanya pendalaman dan klarifikasi mengenai kemungkinan pengetahuan, komunikasi, maupun keterkaitan yang bersangkutan dengan rangkaian peristiwa yang sedang diusut.

Presidium FAMHI, Midul Makati, S.H., M.H., menegaskan bahwa Bareskrim Polri harus mengusut perkara tersebut secara menyeluruh, transparan, dan profesional.

“Jangan sampai pengusutan dugaan penyadapan terhadap Presiden hanya berhenti pada pihak-pihak tertentu karena kasus ini merupakan kejahatan yang sangat luar biasa (Extraordinary Crime),” tegas Midul Makati.

Ia menambahkan, Bareskrim harus berani mengungkap seluruh rangkaian peristiwa dan memastikan apakah terdapat pihak lain yang memiliki keterkaitan, baik secara langsung maupun tidak langsung.

FAMHI menekankan bahwa pemeriksaan terhadap Kapolda Sultra harus didasarkan pada relevansi fakta dan alat bukti, bukan semata-mata jabatan atau riwayat kedinasan. Desakan ini juga bukan bentuk penghakiman, melainkan tuntutan transparansi dan akuntabilitas penegakan hukum.

FAMHI MEMPUNYAI TIGA TUNTUTAN:

  1. Mendesak Bareskrim Polri mengembangkan penyidikan dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto secara menyeluruh.
  2. Mendesak pemeriksaan dan klarifikasi terhadap Kapolda Sultra apabila terdapat fakta dan bukti yang relevan dengan perkara tersebut.
  3. Meminta Kapolri Jenderal Pol. Suyudi A.S. menjamin proses penegakan hukum berjalan independen, transparan, dan tanpa tebang pilih.

“Negara hukum tidak boleh memberikan ruang bagi siapa pun untuk berada di atas hukum. Jika terdapat dugaan keterlibatan atau informasi yang relevan, maka semuanya harus diperiksa secara objektif. Jangan sampai kepercayaan publik terhadap Polri semakin tergerus akibat penegakan hukum yang tidak transparan,” tutup Midul Makati, S.H., M.H.

FORUM ADVOKASI MAHASISWA HUKUM INDONESIA (FAMHI)
Midul Makati, S.H., M.H., CPL (Don Mike)

  • Penulis: Rahman

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gus Yahya membahas Palestina saat memberikan keterangan pers

    Gus Yahya Palestina: Ingatkan Prabowo Soal Kebijakan

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 589
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Gus Yahya Palestina menilai Indonesia harus menjaga arah kebijakan luar negeri terkait Palestina secara konsisten. Karena itu, ia meminta pemerintah tetap berhati-hati agar setiap langkah diplomasi tidak merugikan rakyat Palestina. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf, menyampaikan pandangan tersebut setelah menghadiri pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan pimpinan organisasi […]

  • Jurgen Klopp Timnas Jerman saat menjalani pembicaraan dengan DFB terkait kursi pelatih nasional

    Klopp Dikabarkan Sepakat Latih Timnas Jerman, DFB Siapkan Kontrak Hingga 2030

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 186
    • 14Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) dikabarkan semakin dekat menunjuk mantan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, sebagai pelatih kepala tim nasional Jerman. Informasi tersebut muncul setelah DFB menggelar pembicaraan langsung dengan Klopp di New York, Amerika Serikat. Laporan The Athletic menyebut kedua belah pihak telah mencapai kesepahaman mengenai poin-poin utama kontrak. Jika seluruh proses selesai, […]

  • Ekonomi Jakarta Tumbuh Stabil, Realisasi APBD 2025 Lampaui Target

    Ekonomi Jakarta Tumbuh Stabil, Realisasi APBD 2025 Lampaui Target

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 601
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com | Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjaga ekonomi DKI Jakarta 2025 tetap stabil dan terkendali. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan bahwa capaian investasi dan pengelolaan fiskal daerah melampaui target yang telah ditetapkan. “Di tengah dinamika ekonomi global dan nasional, perekonomian DKI Jakarta tetap stabil. Inflasi terkendali, aktivitas usaha berjalan baik, dan iklim […]

  • DPD GMN Sultra Soroti Penetapan Tersangka Mantan Bupati Konawe Utara, Minta Polda Segera Tuntaskan Proses Hukum

    DPD GMN Sultra Soroti Penetapan Tersangka Mantan Bupati Konawe Utara, Minta Polda Segera Tuntaskan Proses Hukum

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 378
    • 0Komentar

    KENDARI, (duasatunews.com) – Dewan Pengurus Daerah Gerakan Mahasiswa Nusantara Sulawesi Tenggara (DPD GMN Sultra) kembali menyoroti penanganan perkara dugaan pencurian mesin penggilingan batu dan pengrusakan alat berat di Desa Tadoloiyo, Kecamatan Oheo, Kabupaten Konawe Utara. Sorotan tersebut mencuat setelah Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sultra menetapkan mantan Bupati Konawe Utara berinisial R bersama dua […]

  • tersangka korupsi ekspor CPO dan POME dikawal Kejaksaan Agung

    Kejagung Tahan 11 Tersangka Korupsi Ekspor CPO dan POME, Negara Berpotensi Rugi Hingga Rp14 Triliun

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 570
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Korupsi ekspor CPO kembali menjadi sorotan publik setelah aparat penegak hukum menahan sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam penyimpangan kebijakan perdagangan sawit. Kasus ini mengancam keuangan negara hingga belasan triliun rupiah dan memperlihatkan rapuhnya pengawasan sektor strategis. Isu korupsi ekspor CPO menjadi penting karena terjadi di tengah upaya pemerintah memperbaiki tata kelola […]

  • pembangunan sumur bor bencana oleh TNI

    Presiden Prabowo Nilai Biaya Sumur Bor Rp150 Juta Relatif Murah untuk Air Minum Warga Terdampak Bencana

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 977
    • 0Komentar

    Biaya sumur bor bencana menjadi sorotan publik setelah ramai dibahas warganet. Presiden Prabowo Subianto menilai anggaran Rp100–150 juta per titik masih wajar karena langsung memenuhi kebutuhan air bersih korban bencana. Jakarta, duasatunews.com – Perbincangan warganet soal biaya pengeboran sumur bor di wilayah terdampak bencana menguat di ruang publik. Presiden Prabowo Subianto membahas isu tersebut dalam […]

expand_less