LRT Jakarta Fase 1B Tersambung di Atas Tol Ir. Wiyoto Wiyono
- account_circle Adrian Moita
- calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
- visibility 225
- comment 0 komentar
- print Cetak

Proyek LRT Jakarta Fase 1B Velodrome–Manggarai memasuki tahap akhir pembangunan pada awal 2026.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, duasatunews.com – 10 Januari 2026 — Proyek LRT Jakarta Fase 1B Velodrome–Manggarai mencatat capaian penting pada awal 2026. Jalur layang yang melintasi Tol Ir. Wiyoto Wiyono resmi tersambung sepenuhnya pada 9 Januari 2026.
Penyambungan Jalur Layang di Atas Ruas Tol Aktif
Tim proyek menandai capaian tersebut dengan pemasangan bentang girder sepanjang 120 meter. Lokasi ini menjadi salah satu bagian paling kompleks karena konstruksi berlangsung di atas ruas tol aktif dengan volume lalu lintas tinggi. Meski demikian, tim tetap menjalankan pekerjaan tanpa penutupan total jalan.
Metode Balanced Cantilever dalam Konstruksi
Dalam proses konstruksi, tim pelaksana menerapkan metode balanced cantilever. Metode ini memungkinkan pembangunan struktur secara bertahap dan seimbang dari dua sisi. Pendekatan tersebut menjaga presisi konstruksi sekaligus meminimalkan gangguan terhadap arus kendaraan di bawah lintasan.
Jalur LRT Tersambung dari Kelapa Gading ke Pramuka
Dengan rampungnya penyambungan ini, jalur layang LRT Jakarta kini tersambung secara fisik dari Kelapa Gading hingga Jalan Pramuka. Jalur tersebut menghubungkan wilayah Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat melalui jaringan rel layang.
Pernyataan Manajemen Proyek
Direktur Teknik dan Pengembangan PT Jakarta Propertindo (Perseroda), Dian Takdir, menyatakan bahwa perlintasan di atas Tol Ir. Wiyoto Wiyono merupakan salah satu titik kritikal pada lintasan LRT Jakarta Fase 1B.
Ia menegaskan tim menyelesaikan penyambungan sesuai perencanaan berkat koordinasi antara Jakpro, kontraktor pelaksana, operator tol, serta pihak terkait lainnya.
Progres Pembangunan Capai 89,22 Persen
Hingga akhir Desember 2025, progres pembangunan LRT Jakarta Fase 1B telah mencapai 89,22 persen. Tim telah menyambungkan struktur utama di koridor Jalan Pemuda, Jalan Pramuka, Jalan Tambak, dan Jalan Sultan Agung.
Pekerjaan Rel dan Stasiun Masih Berlangsung
Sementara itu, pekerjaan track work telah mencapai 4,7 kilometer dari total panjang lintasan 12,8 kilometer. Tim juga masih mengerjakan pekerjaan arsitektural serta mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP) di Stasiun Pramuka BPKP, Stasiun Pasar Pramuka, Stasiun Matraman, dan Stasiun Manggarai.
Dukung Transportasi Publik Rendah Emisi
LRT Jakarta beroperasi menggunakan tenaga listrik. Pengelola memproyeksikan pengoperasian Fase 1A dan Fase 1B dapat berkontribusi pada penurunan emisi karbon, dengan target jumlah penumpang mencapai 18 juta orang pada 2028.
Proyek LRT Jakarta Fase 1B merupakan bagian dari program pengembangan transportasi publik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk meningkatkan konektivitas antarkawasan dan mendukung sistem transportasi perkotaan yang berkelanjutan.

Saat ini belum ada komentar