Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Kasus Tambang Ilegal Sultra Disorot, Bareskrim Polri Didesak Usut Aktor Utama dan Hindari Tebang Pilih

Kasus Tambang Ilegal Sultra Disorot, Bareskrim Polri Didesak Usut Aktor Utama dan Hindari Tebang Pilih

  • account_circle Rahman
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 50
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) – Bareskrim Polri kembali menjadi sorotan dalam penanganan kasus tambang ilegal di Sulawesi Tenggara (Sultra). Sejumlah pihak menilai aparat penegak hukum tidak konsisten dan terkesan tebang pilih dalam memproses perkara.

Nusantara Forest Watch mengkritik dugaan ketimpangan penegakan hukum. Kritik ini mengarah pada pengusaha tambang berinisial AM yang merupakan bagian dari direksi PT Amarfi.

Nusantara Forest Watch menilai aparat belum menyentuh sosok tersebut, meski perusahaan itu diduga terlibat langsung dalam aktivitas penambangan di kawasan hutan pada perkara PT Masempo Dalle.

Arin Fahrul Sanjaya menyatakan penanganan kasus ini menimbulkan pertanyaan publik. Ia menilai penyidik belum menetapkan pihak yang diduga berperan utama sebagai tersangka.

“Penetapan tersangka yang hanya menyasar kuasa direktur PT Masempo Dalle menimbulkan kejanggalan. Aktivitas penambangan justru dilakukan oleh kontraktor mining, yakni PT Amarfi,” ujarnya, kamis (30/04).

Arin menyebut sejumlah barang bukti mengarah pada PT Amarfi, seperti ore nikel, dump truk, dan alat berat yang telah diamankan aparat. Ia menilai temuan itu cukup untuk memperluas penetapan tersangka.

Ikatan Mahasiswa Peduli Hukum (IMPH) turut menyoroti kasus ini. Ketua IMPH, Rendy Salim, meminta aparat bertindak tegas dan tidak tebang pilih.

Menurut Rendy, aparat harus menelusuri seluruh pihak yang terlibat, termasuk aktor utama di balik aktivitas tambang ilegal. Ia menegaskan penegakan hukum harus berjalan objektif, profesional, dan transparan.

“Penanganan perkara tidak boleh berhenti pada pelaku lapangan. Aparat harus mengungkap pihak yang memiliki kendali utama dalam aktivitas tersebut,” tegasnya.

Aparat mengamankan tiga unit ekskavator dan empat dump truk yang diduga milik PT Amarfi. Petugas menitipkan barang bukti tersebut di sekitar Kantor Kejaksaan Negeri Konawe.

Namun, proses tahap dua perkara belum berjalan. Penyidik Kejaksaan menilai kelengkapan barang bukti masih belum terpenuhi.

Nusantara Forest Watch dan IMPH mendesak aparat segera mempercepat penanganan kasus. Mereka juga meminta penyidik menelusuri aktor utama yang mengendalikan aktivitas tambang ilegal, termasuk pihak kontraktor.

Langkah menyeluruh dinilai penting untuk memastikan keadilan dan kepastian hukum dalam kasus tambang ilegal di Sulawesi Tenggara.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ilustrasi gedung KPK terkait putusan MK pimpinan KPK di Jakarta

    Putusan MK soal Pimpinan KPK Dinilai Tepat, Perkuat Independensi Lembaga

    • calendar_month 1 jam yang lalu
    • account_circle Windi Anggraini
    • visibility 11
    • 0Komentar

    putusan MK pimpinan KPK mendapat dukungan dari Komisi Pemberantasan Korupsi. Lembaga ini menilai keputusan Mahkamah Konstitusi sebagai langkah tepat untuk memperkuat kepastian hukum dan menjaga independensi. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa aturan baru mewajibkan calon pimpinan untuk nonaktif dari jabatan atau profesinya sebelum menjabat. Ia menilai kebijakan ini mampu mencegah konflik kepentingan sejak […]

  • debut Dion Markx Persib Bandung di Super League

    Debut Dion Markx Persib Warnai Kemenangan atas Persita

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Bandung, (duasatunews.com) — Debut Dion Markx Persib Bandung akhirnya terjadi ketika Pangeran Biru mengalahkan Persita Tangerang dengan skor 1-0 pada lanjutan Super League 2025–2026. Laga ini sekaligus menjadi penampilan perdana pemain muda berlabel Timnas Indonesia tersebut bersama klub barunya. Persib menjamu Persita di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (22/2). Sejak awal laga, Persib tampil […]

  • 54 juta warga miskin belum terima BPJS PBI dalam rapat DPR RI

    Warga Miskin BPJS PBI Masih Banyak yang Belum Terdata

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — warga miskin BPJS PBI masih banyak yang belum terdaftar sebagai penerima bantuan jaminan kesehatan. Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan, sebanyak 54 juta warga miskin dan rentan belum menerima kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) sepanjang 2025. Kelompok tersebut berasal dari Desil 1 hingga 5 yang seharusnya menjadi prioritas utama perlindungan jaminan […]

  • ott lsm st nikel saat penangkapan di kendari

    OTT LSM atau Skenario? HMI Desak Bongkar Peran Perusahaan dan Aparat

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com) — Kepolisian melalui Polresta Kendari menangkap sejumlah oknum LSM dalam operasi tangkap tangan (OTT). Kasus ini terkait dugaan pemerasan yang menyeret PT ST Nikel Resource di Konawe. Kasus tersebut langsung memicu perhatian publik. Selain itu, banyak pihak meminta aparat mengusut perkara ini secara terbuka dan menyeluruh. Desakan Transparansi Penanganan Kasus Sekretaris Jenderal PTKP […]

  • Makna Hari Pahlawan bagi Gen Z sebagai generasi muda Indonesia

    MAKNA HARI PAHLAWAN UNTUK GEN Z

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle WILDA
    • visibility 567
    • 0Komentar

    Arti Hari Pahlawan bagi Gen Z di Era Digital jakarta, duasatunews.com – Arti Hari Pahlawan bagi Gen Z tidak hanya berkaitan dengan mengenang sejarah perjuangan bangsa. Sebaliknya, peringatan ini menjadi momentum refleksi untuk memahami peran generasi muda dalam menjaga dan mengisi kemerdekaan Indonesia di era modern. Generasi Z atau Gen Z merupakan kelompok yang lahir […]

  • pejabat nyaris telanjang China di tengah pengawasan antikorupsi pemerintah Beijing

    China Kunci Karier Pejabat Berkoneksi Luar Negeri, Kategori “Nyaris Telanjang” Jadi Target Baru

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 112
    • 0Komentar

    BEIJING,Duasatunews.com — Pemerintah China memperketat pengawasan terhadap pejabat negara yang memiliki anggota keluarga di luar negeri. Kebijakan ini tidak lagi hanya menyasar “pejabat telanjang”, tetapi juga menargetkan kategori baru yang disebut “quasi-naked officials” atau pejabat nyaris telanjang. Langkah ini menutup peluang promosi dan memicu pencopotan jabatan. Otoritas China dalam setahun terakhir melakukan inspeksi langsung ke lembaga […]

expand_less