Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Banjir Kalimantan Selatan Jadi Perhatian Pemerintah Pusat

Banjir Kalimantan Selatan Jadi Perhatian Pemerintah Pusat

  • account_circle Penulis: Eni Samayati
  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • visibility 528
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) — Banjir di Kalimantan Selatan menjadi perhatian serius pemerintah pusat menyusul cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah. Pemerintah pusat memastikan pemantauan dan penanganan bencana berjalan merata di seluruh daerah terdampak.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah terus memantau perkembangan kondisi di lapangan. Ia menyatakan perhatian pemerintah tidak hanya terfokus pada satu wilayah. Oleh karena itu, pemerintah mendorong seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk bergerak cepat dan responsif.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Hulu Sungai Selatan (HSS), banjir mulai melanda wilayah tersebut sejak Sabtu (27/12/2025). Bencana ini berdampak pada 4.180 jiwa dan merusak sedikitnya 38 unit rumah. Curah hujan yang tinggi memperparah kondisi banjir di sejumlah titik.

Kepala Pelaksana BPBD HSS, Kusairi, menyampaikan bahwa tim di lapangan terus memperbarui data secara berkala. Petugas memantau ketinggian air di wilayah rawan banjir setiap hari. Hingga Senin (29/12/2025), petugas belum mencatat adanya pengungsian. Sejumlah wilayah bahkan mulai menunjukkan tanda-tanda air surut.

“Kondisi terakhir, air berangsur surut. Warga masih bertahan di rumah masing-masing,” ujar Kusairi di Kandangan.

Dalam hal penanganan, Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah telah menginstruksikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mempercepat respons di daerah terdampak. Pemerintah menilai beberapa desa mengalami dampak cukup parah. Karena itu, BNPB diminta bergerak cepat dan terkoordinasi dengan pemerintah daerah.

Selain Kalimantan Selatan, pemerintah juga menyiapkan langkah mitigasi di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Untuk mendukung upaya tersebut, pemerintah terus memperkuat koordinasi lintas kementerian, termasuk dengan Kementerian Kehutanan.

Pada tahap awal, pemerintah memprioritaskan pembersihan material kayu di aliran sungai guna menjaga kelancaran arus air. Langkah ini diharapkan mampu menekan risiko banjir susulan.

Ke depan, pemerintah berharap penanganan cepat dapat mempercepat pemulihan wilayah terdampak. Di sisi lain, pemerintah mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Iman Rachman BEI Mundur Usai IHSG Anjlok Dua Hari

    Iman Rachman BEI Mundur Usai IHSG Anjlok Dua Hari

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Iman Rachman BEI mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia pada Jumat (30/1/2026). Ia mengambil langkah tersebut setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah signifikan selama dua hari berturut-turut dan menekan kepercayaan pasar. Iman menyampaikan keputusan tersebut secara langsung dalam konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan. Ia […]

  • Prabowo panggil menteri ekonomi ke Hambalang membahas perundingan internasional

    Prabowo Panggil Airlangga–Purbaya ke Hambalang, Fokuskan Arah Perundingan Ekonomi

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 291
    • 0Komentar

    JAKARTA,duasatunews.com – Ketidakpastian ekonomi global kembali menekan arah kebijakan nasional. Di tengah kondisi itu, Presiden Prabowo Subianto memanggil para menteri ekonomi ke kediamannya di Hambalang, Bogor. Pertemuan ini menandai langkah awal pemerintah dalam menentukan posisi Indonesia di arena perundingan internasional. Isu ini mengemuka karena Indonesia akan menghadapi sejumlah negosiasi ekonomi penting dalam waktu dekat. Pemerintah […]

  • Frasa kunci pada subjudul: Lebih dari 75% subjudul induk merefleksikan topik konten Anda. Itu terlalu banyak. Jangan optimasi secara berlebihan! Frasa kunci pada subjudul: Lebih dari 75% subjudul induk merefleksikan topik konten Anda. Itu terlalu banyak. Jangan optimasi secara berlebihan! PMN SMF FLPP 2025 mendukung pembiayaan 194 ribu rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah

    SMF Salurkan PMN Rp6,68 Triliun untuk FLPP, Dukung Pembiayaan Hampir 195 Ribu Rumah MBR

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)– PMN SMF untuk FLPP mencapai Rp6,68 triliun pada 2025. PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF mengalokasikan seluruh dana tersebut untuk memperluas akses pembiayaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo mengatakan perseroan hanya mengarahkan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) itu untuk program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Perseroan tidak […]

  • Rapat kebijakan energi dan stimulus ekonomi pemerintah Indonesia

    Kebijakan Energi dan Stimulus Ekonomi Dibahas

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Kebijakan energi dan stimulus ekonomi menjadi fokus dalam rapat koordinasi lintas kementerian yang diikuti Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Pemerintah menggelar rapat ini untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Sekretariat Kabinet menyampaikan keterangan tersebut di Jakarta, Selasa. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memimpin rapat secara daring melalui konferensi […]

  • Infografik yang menggambarkan pertumbuhan ekonomi Indonesia, dengan elemen infrastruktur modern, energi terbarukan, pelabuhan, serta profesional yang bekerja dengan teknologi digital, menyoroti kemajuan negara dalam menghadapi masa depan yang berkelanjutan.

    Ekonomi Indonesia Kuartal II 2026: Proyeksi Menkeu Purbaya Tumbuh 5,7%

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 220
    • 1Komentar

    Jakarta.(duasatunews.com)//Menteri Keuangan Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, memproyeksikan ekonomi Indonesia kuartal II 2026 tumbuh 5,7 persen. Purbaya yakin pemerintah dapat mendorong ekonomi meskipun periode berjalan baru memasuki bulan April. Potensi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada Kuartal II 2026 “Ekonomi Indonesia pada kuartal II 2026 memiliki potensi besar. Kami yakin dapat mencapainya dengan kebijakan yang tepat dan berbagai […]

  • RKAB 2026 Belum Terbit, Industri Smelter Mulai Tunda Produksi

    RKAB 2026 Belum Terbit, Industri Smelter Mulai Tunda Produksi

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 385
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – RKAB 2026 smelter yang belum terbit mulai berdampak langsung pada industri pengolahan dan pemurnian mineral nasional. Sejumlah perusahaan smelter menunda produksi karena belum mengantongi persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026. Sekretaris Jenderal Asosiasi Perusahaan Industri Pengolahan dan Pemurnian Indonesia (AP3I), Haykal Hubies, menyebut banyak perusahaan smelter belum menjalankan produksi secara […]

expand_less