Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Prabowo Sebut Serba Salah Jadi Menterinya: Tak Datang Dibilang Tak Peduli, Hadir Dianggap Hanya Lihat

Prabowo Sebut Serba Salah Jadi Menterinya: Tak Datang Dibilang Tak Peduli, Hadir Dianggap Hanya Lihat

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • visibility 751
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Duasatunews.com — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti maraknya kritik yang ia nilai tidak sehat terhadap kinerja pemerintah. Ia menilai sebagian pihak kerap memandang setiap langkah pemerintah secara negatif tanpa memahami konteks dan tujuan kebijakan.

Presiden Soroti Pola Kritik Negatif

Presiden Prabowo menyampaikan pernyataan tersebut saat memimpin rapat terbatas di lokasi banjir Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (1/1/2026). Ia menegaskan bahwa sejumlah komentator terus mengkritik aktivitas pemerintah tanpa menimbang substansi kebijakan yang berjalan.

“Kadang-kadang saya memantau ada kecenderungan yang menurut saya kurang sehat dari beberapa pribadi dan komentator. Mereka selalu melihat kegiatan bangsa Indonesia dan kegiatan pemerintah dari sudut yang negatif,” kata Prabowo.

Menteri Kerap Terjepit Kritik

Prabowo mencontohkan kritik yang sering muncul ketika para menteri turun langsung ke lokasi bencana. Menurutnya, publik menilai pemerintah tidak peduli saat menteri tidak hadir. Sebaliknya, publik juga melontarkan kritik ketika menteri datang ke lapangan.

“Kalau menteri tidak datang, masyarakat menilai pemerintah tidak peduli. Namun, saat menteri datang ke lokasi bencana, muncul komentar, ‘Untuk apa menteri datang hanya melihat-lihat?’ Ini membuat posisi pemerintah serba sulit,” ujarnya.

Pemerintah Tetap Hadir untuk Rakyat

Meski menghadapi kritik, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tetap hadir di lokasi bencana sebagai bentuk tanggung jawab negara. Ia menyatakan kehadiran tersebut bertujuan memastikan penanganan berjalan dengan baik serta mendengar langsung kondisi masyarakat terdampak.

Selain itu, Prabowo meminta seluruh jajaran pemerintah agar tetap fokus bekerja dan tidak terpengaruh kritik yang tidak konstruktif. Ia menegaskan bahwa pemerintah harus mengutamakan kepentingan rakyat dan menjaga keberlanjutan pembangunan nasional.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • perampasan tanah adat papua akibat ekspansi perkebunan sawit di kawasan hutan adat

    Papua Bukan Tanah Kosong: Sawit, Deforestasi, dan Perlawanan Masyarakat Adat

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Papua bukan tanah kosong. Papua adalah rumah. Dan rumah tidak untuk dijual. Jakarta, duasatunews.com | Papua bukan ruang hampa yang menunggu untuk dieksploitasi. Gelombang ekspansi perkebunan kelapa sawit kembali mengancam hutan-hutan Papua, bahkan ketika krisis iklim global semakin memburuk. Negara kerap menyatakan komitmen menurunkan emisi karbon, tetapi pada saat yang sama tetap memberi ruang bagi […]

  • Klarifikasi PT.RJL terkait dugaan sengketa lahan mendapat tanggapan dari GMH Sultra-Jakarta.

    GMH Sultra-Jakarta Pertanyakan Klarifikasi Humas PT RJL: Siapa yang Berwenang Menyimpulkan Klaim Warga Tidak Berdasar?

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Menanggapi klarifikasi yang disampaikan Humas PT. Riota Jaya Lestari (RJL) berinisial AJ melalui konferensi pers di Hotel Majestic pada Minggu, 26 Juli 2026, terkait polemik dugaan penyerobotan lahan warga yang disebut tidak berdasar dan dinilai telah menimbulkan kegaduhan, Ketua Gerakan Mahasiswa Hukum (GMH) Sultra–Jakarta, Abdi Aditya, menegaskan bahwa pernyataan tersebut merupakan klaim sepihak […]

  • Gubernur Fakhiri Tinjau Kesiapan Lokasi Kunjungan Wapres Gibran di Biak

    Gubernur Fakhiri Tinjau Kesiapan Lokasi Kunjungan Wapres Gibran di Biak

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 415
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – kunjungan Wapres Gibran ke Papua mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor. Gubernur Papua Matius D. Fakhiri datang langsung ke Biak untuk memastikan kesiapan daerah menjelang agenda kenegaraan tersebut. Gubernur Fakhiri tiba di Biak pada Senin (12/1/2026) bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Papua. Panglima Kodam XVIII/Cenderawasih Mayjen […]

  • klaim Iran UEA terkait konflik di kawasan Timur Tengah

    Klaim Iran UEA Terlibat Konflik, Ini Respons dan Faktanya

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Media pemerintah Iran melaporkan dugaan keterlibatan Uni Emirat Arab (UEA) dalam konflik yang sedang berlangsung di kawasan. Namun, hingga kini tidak ada pihak independen yang dapat memverifikasi klaim tersebut. Stasiun televisi milik negara Iran, Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB), mengunggah pernyataan di platform X pada Sabtu (4/4/2026). Dalam unggahan itu, IRIB […]

  • proses pengurusan visa pekerja migran Indonesia untuk penempatan luar negeri

    P2MI Siapkan Langkah Atasi Kendala Visa Pekerja Migran ke Eropa

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 467
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Visa pekerja migran masih menjadi kendala dalam proses penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) ke luar negeri. Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) menyiapkan langkah lanjutan untuk mempercepat proses administrasi agar penempatan PMI berjalan tepat waktu dan sesuai ketentuan. Wakil Menteri P2MI Christina Aryani menyampaikan hal tersebut saat menerima perwakilan agensi tenaga kerja Opus […]

  • Penyiraman air keras pelajar di Cempaka Putih Jakarta Pusat

    Penyiraman Air Keras Pelajar di Cempaka Putih Diselidiki Polisi

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 440
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Penyiraman air keras pelajar kembali memicu keprihatinan publik. Kepolisian menyelidiki insiden kekerasan yang melibatkan pelajar di kawasan Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, pada Jumat (6/2) sore. Peristiwa ini menambah daftar kasus kekerasan remaja yang berdampak serius pada keselamatan korban. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menyatakan penyidik […]

expand_less