Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Prabowo Sebut Serba Salah Jadi Menterinya: Tak Datang Dibilang Tak Peduli, Hadir Dianggap Hanya Lihat

Prabowo Sebut Serba Salah Jadi Menterinya: Tak Datang Dibilang Tak Peduli, Hadir Dianggap Hanya Lihat

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • visibility 588
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Duasatunews.com — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti maraknya kritik yang ia nilai tidak sehat terhadap kinerja pemerintah. Ia menilai sebagian pihak kerap memandang setiap langkah pemerintah secara negatif tanpa memahami konteks dan tujuan kebijakan.

Presiden Soroti Pola Kritik Negatif

Presiden Prabowo menyampaikan pernyataan tersebut saat memimpin rapat terbatas di lokasi banjir Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (1/1/2026). Ia menegaskan bahwa sejumlah komentator terus mengkritik aktivitas pemerintah tanpa menimbang substansi kebijakan yang berjalan.

“Kadang-kadang saya memantau ada kecenderungan yang menurut saya kurang sehat dari beberapa pribadi dan komentator. Mereka selalu melihat kegiatan bangsa Indonesia dan kegiatan pemerintah dari sudut yang negatif,” kata Prabowo.

Menteri Kerap Terjepit Kritik

Prabowo mencontohkan kritik yang sering muncul ketika para menteri turun langsung ke lokasi bencana. Menurutnya, publik menilai pemerintah tidak peduli saat menteri tidak hadir. Sebaliknya, publik juga melontarkan kritik ketika menteri datang ke lapangan.

“Kalau menteri tidak datang, masyarakat menilai pemerintah tidak peduli. Namun, saat menteri datang ke lokasi bencana, muncul komentar, ‘Untuk apa menteri datang hanya melihat-lihat?’ Ini membuat posisi pemerintah serba sulit,” ujarnya.

Pemerintah Tetap Hadir untuk Rakyat

Meski menghadapi kritik, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tetap hadir di lokasi bencana sebagai bentuk tanggung jawab negara. Ia menyatakan kehadiran tersebut bertujuan memastikan penanganan berjalan dengan baik serta mendengar langsung kondisi masyarakat terdampak.

Selain itu, Prabowo meminta seluruh jajaran pemerintah agar tetap fokus bekerja dan tidak terpengaruh kritik yang tidak konstruktif. Ia menegaskan bahwa pemerintah harus mengutamakan kepentingan rakyat dan menjaga keberlanjutan pembangunan nasional.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • peserta pelatihan komcad ASN latihan baris berbaris dengan seragam militer

    Kemhan Kirim 2.000 ASN Ikut Pelatihan Komcad untuk Perkuat Nasionalisme

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)-Pelatihan komcad ASN menjadi langkah strategis Kementerian Pertahanan untuk memperkuat bela negara. Dalam program ini, Kemhan mengirim 2.000 ASN dari 49 kementerian dan lembaga ke Monas, Jakarta Pusat. Kepala Badan Cadangan Nasional Kemhan, Gabriel Lema, menjelaskan tujuan kegiatan tersebut. Ia menekankan pembentukan karakter, disiplin, dan semangat nasionalisme. Selain itu, ia juga menilai ASN harus memiliki […]

  • Layanan helpdesk QR code BBM Jatim Pertamina membantu masyarakat melakukan pendataan dan verifikasi subsidi BBM

    QR Code BBM Jatim Diperkuat, Pertamina Pastikan Subsidi Tepat Sasaran

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) — Pertamina Patra Niaga memperkuat QR code BBM Jatim untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran. Kebijakan ini berfokus pada pembaruan data kendaraan, kemudahan akses masyarakat, serta pengawasan transaksi secara ketat. Optimalisasi QR Code BBM Jatim dalam Distribusi Pertamina mengoptimalkan penggunaan QR code BBM Jatim sebagai sistem utama dalam pengendalian distribusi subsidi energi. Perusahaan […]

  • Pelatihan Vokasi Nasional 2026 di balai latihan kerja Kemnaker

    Pelatihan Vokasi Nasional 2026, Kemnaker Hapus Batas Kelulusan

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 223
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Pelatihan Vokasi Nasional 2026 yang digelar Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menghadirkan kebijakan baru dengan menghapus batas tahun kelulusan. Kebijakan ini membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk mengikuti pelatihan kerja. Direktur Jenderal Binalavotas Kemnaker, Darmawansyah, menyampaikan bahwa langkah ini bertujuan memperluas akses bagi seluruh lulusan, baik baru maupun lama. “Penghapusan batasan tahun kelulusan […]

  • “Anggota DPR RI Meity Rahmatia meminta polisi segera menangkap pelaku penyekapan mahasiswi di Makassar”

    DPR Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku Penyekapan dan Kekerasan Seksual Mahasiswi di Makassar

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Anggota Komisi XIII DPR RI, Meity Rahmatia, mendesak aparat kepolisian segera menangkap pelaku penyekapan dan kekerasan seksual terhadap seorang mahasiswi asal Kalimantan Utara berinisial MA (21) di Makassar, Sulawesi Selatan. Kasus itu terjadi di sebuah rumah kontrakan di kawasan Jalan Metro, Tanjung Bunga. Pelaku diduga menahan korban selama tiga hari setelah korban menerima tawaran […]

  • TNI membantu korban bencana gempa Sulut di Manado

    Bencana Gempa Sulut: TNI Kerahkan Prajurit Bantu Pemulihan

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 185
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Bencana gempa Sulut mendorong Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan prajurit untuk membantu pemulihan di wilayah terdampak, terutama di Kota Manado dan Kota Bitung, Sulawesi Utara. Langkah ini sekaligus mempercepat penanganan dampak gempa dan membantu masyarakat secara langsung. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayor Jenderal TNI Aulia Dwi Nasrullah mengatakan prajurit dari Kodam […]

  • Mahasiswa Sultra Jakarta tempati mes Pemda

    Mahasiswa Sultra di Jakarta Duduki Mes/kantor Penghubung untuk Dijadikan Asrama

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 593
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — 7 Oktober 2025 Mahasiswa Sultra Jakarta yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di ibu kota kini menghadapi persoalan serius terkait tempat tinggal. Ratusan mahasiswa asal Sulawesi Tenggara terpaksa meninggalkan kontrakan setelah pemilik rumah sewa meminta mereka angkat kaki akibat keterlambatan pembayaran. Akibat kondisi tersebut, para mahasiswa segera mencari tempat berlindung sementara. […]

expand_less