Breaking News
light_mode
Beranda » News » Banjir Hampir Semeter Rendam Permukiman Warga Duri Kosambi, Jakbar

Banjir Hampir Semeter Rendam Permukiman Warga Duri Kosambi, Jakbar

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • visibility 169
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.comBanjir Duri Kosambi kembali merendam permukiman warga di Jalan Pulo Indah Raya, RT 10/RW 08, Duri Kosambi, Jakarta Barat, pada Jumat. Hujan dengan intensitas tinggi sejak pagi hari memicu genangan air yang masuk ke rumah-rumah warga dengan ketinggian sekitar 60 hingga 80 sentimeter.

Genangan air menutup akses jalan utama di kawasan permukiman sepanjang kurang lebih satu kilometer. Kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas sehingga aktivitas warga terganggu. Jalur keluar-masuk lingkungan terputus dan memaksa warga mencari alternatif dengan berjalan kaki.

Sejumlah warga terlihat menerobos banjir setinggi pinggang untuk membeli kebutuhan pokok. Mereka harus melangkah perlahan karena arus air cukup deras di beberapa titik. Kondisi ini menyulitkan warga lanjut usia dan anak-anak yang membutuhkan pendampingan saat melintas.

Sementara itu, warga yang tinggal di rumah dua lantai memilih bertahan di dalam rumah. Mereka memindahkan aktivitas ke lantai atas untuk menghindari genangan air yang masih bertahan di lantai dasar. Sebagian warga juga mengamankan barang-barang elektronik dan dokumen penting agar tidak rusak terkena air.

Hingga sore hari, banjir Duri Kosambi masih menggenangi sejumlah titik dan belum menunjukkan tanda-tanda surut. Warga berharap air segera turun agar mereka dapat kembali beraktivitas secara normal serta membersihkan rumah dari sisa lumpur dan sampah yang terbawa arus.

Kawasan Cengkareng dikenal sebagai salah satu wilayah rawan genangan saat hujan lebat. Warga menilai kapasitas saluran drainase belum mampu menampung debit air yang besar, terutama ketika hujan turun dalam durasi yang lama. Mereka berharap pemerintah daerah segera melakukan evaluasi dan perbaikan sistem drainase guna mencegah banjir berulang.

Sebelumnya, pemerintah daerah Jakarta Barat mengimbau warga di wilayah rawan banjir untuk tetap waspada selama musim hujan. Warga juga diminta memantau informasi cuaca serta potensi hujan lebat melalui kanal resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemburu Masa Depan Pemuda 21 dalam kegiatan Bina Akrab tahun 2023

    PEMBURU MASA DEPAN

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 599
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Pertama, saya menghirup udara di dalam pesawat dengan jantung berdebar. Sejak saat itu, saya menyadari perjalanan ini masih panjang. Oleh karena itu, saya bersiap menghadapi proses dan dinamika yang berliku. Ketika ombak mengguncang bahtera kehidupan yang memuat jutaan manusia, maka pendidikan hadir sebagai nahkoda penunjuk arah keselamatan. Mimpi, Proses, dan Seleksi Alam […]

  • tambang ilegal Sulawesi Tenggara yang merusak lingkungan dan hutan

    Mahasiswa Desak Presiden Turun Tangan: Dana Jaminan Reklamasi Harus Dikembalikan untuk Kepentingan Daerah Penghasil

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 534
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – 7 Agustus 2025 — Mahasiswa asal Sulawesi Tenggara yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Sultra-Jakarta mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk turun tangan langsung menangani persoalan dana Jaminan Reklamasi (Jamrek) tambang yang hingga kini dinilai tidak dikelola secara transparan, tidak berdampak nyata bagi lingkungan, dan tidak memberikan keadilan fiskal bagi daerah penghasil seperti Sulawesi […]

  • pekerjaan digital Gen Z sebagai freelancer dari rumah

    Pekerjaan Digital Gen Z Makin Diminati, Ini Alasannya

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Pekerjaan digital Gen Z terus menguat sebagai pilihan utama generasi muda di tengah ketatnya lapangan kerja formal dan upah yang belum memadai. Kondisi ini mendorong banyak anak muda secara sadar beralih ke sektor kerja berbasis digital sebagai sumber penghasilan yang lebih fleksibel. Fenomena pekerjaan digital Gen Z mencuat di media sosial ketika […]

  • Revisi UU Pemilu DPR dibahas Komisi II

    Revisi UU Pemilu DPR Mulai Dibahas Komisi II

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 121
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Revisi UU Pemilu DPR mulai dibahas Komisi II DPR RI melalui rapat untuk menyerap masukan publik. DPR memasukkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2026. Oleh karena itu, Komisi II membuka dialog luas dengan akademisi dan lembaga kajian […]

  • armada militer AS menuju Timur Tengah memicu respons Iran

    Respons Iran Armada AS: Siaga Tinggi di Timur Tengah

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Respons Iran armada AS terlihat dari peningkatan kesiapsiagaan militer Teheran setelah Amerika Serikat mengerahkan gugus kapal induk dan aset tempur ke Timur Tengah. Situasi ini memperkuat eskalasi ketegangan Timur Tengah yang terus berkembang dalam beberapa waktu terakhir. Pernyataan pejabat Iran tersebut dikutip oleh The Independent, yang melaporkan bahwa Teheran akan merespons keras […]

  • perampasan tanah adat papua akibat ekspansi perkebunan sawit di kawasan hutan adat

    Papua Bukan Tanah Kosong: Sawit, Deforestasi, dan Perlawanan Masyarakat Adat

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Papua bukan tanah kosong. Papua adalah rumah. Dan rumah tidak untuk dijual. Jakarta, duasatunews.com | Papua bukan ruang hampa yang menunggu untuk dieksploitasi. Gelombang ekspansi perkebunan kelapa sawit kembali mengancam hutan-hutan Papua, bahkan ketika krisis iklim global semakin memburuk. Negara kerap menyatakan komitmen menurunkan emisi karbon, tetapi pada saat yang sama tetap memberi ruang bagi […]

expand_less
Lewat ke baris perkakas