Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Salah Sebut Institusi, Pandji Pragiwaksono Minta Maaf soal Kasus Uang Rp 1 Triliun

Salah Sebut Institusi, Pandji Pragiwaksono Minta Maaf soal Kasus Uang Rp 1 Triliun

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • visibility 554
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com — Kesalahan penyebutan institusi penegak hukum oleh figur publik kembali memicu perhatian publik. Di tengah sorotan terhadap kasus korupsi besar, kekeliruan informasi dinilai berisiko menyesatkan persepsi masyarakat dan mengaburkan peran lembaga negara.

Isu ini muncul setelah potongan video komika Pandji Pragiwaksono beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, Pandji menyebut adanya pejabat Kejaksaan Agung yang menyimpan uang hampir Rp1 triliun di rumah. Pernyataan itu cepat menyebar dan menuai respons publik karena menyangkut lembaga penegak hukum.

Akun edukasi hukum Jaksapedia kemudian meluruskan informasi tersebut. Jaksapedia menegaskan bahwa kasus temuan uang hampir Rp1 triliun tidak melibatkan pejabat Kejaksaan Agung. Kasus itu justru menjerat Zarof Ricar, mantan pejabat Mahkamah Agung. Kejaksaan Agung berperan sebagai pihak yang membongkar perkara melalui tim Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, yang menyita uang tunai dan emas dari kediaman Zarof.

Menanggapi klarifikasi itu, Pandji segera mengakui kekeliruannya. Ia menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui kolom komentar unggahan Jaksapedia. Pandji menegaskan bahwa yang ia maksud adalah Mahkamah Agung, bukan Kejaksaan Agung. Jaksapedia kemudian menyematkan komentar tersebut untuk mencegah kesalahpahaman lanjutan.

Respons warganet beragam. Sebagian pengguna media sosial mengapresiasi langkah cepat Jaksapedia dalam melakukan cek fakta. Banyak pula yang menilai sikap Pandji bertanggung jawab karena langsung meralat pernyataannya. Namun, tidak sedikit yang mengingatkan figur publik agar lebih cermat saat menyampaikan informasi sensitif.

Bagi masyarakat, klarifikasi ini memiliki arti penting. Kesalahan penyebutan institusi dapat mencoreng kredibilitas lembaga yang justru bekerja mengungkap kejahatan. Di sisi lain, informasi keliru berpotensi memperkeruh diskusi publik tentang penegakan hukum.

Kasus ini kembali menegaskan pentingnya ketelitian dalam komunikasi publik. Verifikasi sebelum berbicara dan koreksi terbuka saat terjadi kesalahan menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat di tengah derasnya arus informasi digital.

Rekomendasi Untuk Anda

  • BBM bercampur solar di SPBU Langara Kabupaten Konawe Kepulauan

    Mendesak Mabes Polri melalui Bareskrim Polri mengusut tuntas dugaan penjualan BBM bercampur solar di SPBU Langara, Kabupaten Konawe Kepulauan

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Kendari, (duasatunews.com) — Muh Fadil sebgai ketua Lembaga, Forum Kajian pemuda mahasiswa Indonesia Sulawesi Tenggara (FKPMI SULTRA) menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas adanya dugaan penjualan bahan bakar minyak (BBM) yang diduga bercampur solar di SPBU Langara, Kabupaten Konawe Kepulauan (KONKEP). Dugaan tersebut harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum karena menyangkut perlindungan hak konsumen, keselamatan […]

  • Prabowo ke Paris usai agenda WEF di Swiss

    Prabowo ke Paris Penuhi Undangan Macron

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 418
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Prabowo ke Paris pada Jumat siang waktu setempat setelah menyelesaikan agenda internasional di Swiss. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan perjalanan tersebut untuk memenuhi undangan resmi Presiden Prancis Emmanuel Macron. Sebelumnya, Presiden Prabowo merampungkan seluruh rangkaian kegiatan World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos-Klosters, Swiss. Setelah itu, Presiden dan rombongan bertolak dari […]

  • El Mencho tewas dalam operasi militer di Jalisco

    El Mencho tewas dalam Operasi Militer Meksiko di Jalisco

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Kota Meksiko, (duasatunews.com) – El Mencho tewas dalam operasi militer yang digelar Pasukan Khusus Angkatan Darat Meksiko di negara bagian Jalisco pada Minggu (22/2). Dalam operasi tersebut, aparat menewaskan tujuh anggota Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG), termasuk pemimpinnya Nemesio Oseguera Cervantes, yang selama ini dikenal sebagai salah satu gembong narkoba paling berpengaruh di Meksiko. El […]

  • petugas mengevakuasi korban banjir Jakarta akibat hujan deras

    Banjir Jakarta: BNPB Fokus Tangani 1.600 Lebih Pengungsi

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Banjir Jakarta kembali memaksa ribuan warga mengungsi setelah hujan deras mengguyur ibu kota dalam beberapa hari terakhir. Pemerintah melalui BNPB memfokuskan penanganan banjir dengan memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi di seluruh lokasi terdampak. Dampak Banjir Jakarta di Sejumlah Wilayah Hujan berintensitas tinggi menyebabkan genangan di berbagai wilayah Jakarta. Kondisi ini berdampak […]

  • ilustrasi klien sakit tidak hadir pemeriksaan saat proses hukum

    Kuasa Hukum Tegaskan Klien Sakit, Bantah Isu Berada di Luar Negeri

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 262
    • 2Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Kuasa hukum Anton Timbang menegaskan bahwa kliennya tidak menghadiri panggilan pertama penyidik Bareskrim Polri karena kondisi kesehatan yang menurun, bukan karena berada di luar negeri sebagaimana isu yang beredar di publik. Pihak kuasa hukum menyatakan bahwa Anton Timbang saat ini sedang sakit dan telah mengirimkan surat resmi permohonan penundaan pemeriksaan kepada penyidik. […]

  • dubes iran mohammad boroujerdi jelaskan iran tolak mediasi konflik timur tengah

    Iran Tolak Mediasi Konflik Timur Tengah

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Iran tolak mediasi konflik Timur Tengah yang ditawarkan sejumlah negara untuk meredakan ketegangan di kawasan. Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menegaskan bahwa Teheran tidak akan melakukan negosiasi dengan Amerika Serikat. Pernyataan tersebut disampaikan Boroujerdi saat ditemui di kediamannya di Jakarta pada Kamis. Ia merespons pernyataan pemerintah Indonesia yang sebelumnya menyatakan […]

expand_less