Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Evaluasi Pegawai DJP Jadi Fokus Kementerian Keuangan

Evaluasi Pegawai DJP Jadi Fokus Kementerian Keuangan

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • visibility 167
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com — Evaluasi pegawai DJP menjadi fokus Kementerian Keuangan menyusul pengusutan dugaan pelanggaran di lingkungan perpajakan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah akan menilai keterlibatan pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan menyiapkan langkah tegas sesuai tingkat pelanggaran.
(Baca juga laporan ekonomi lainnya di kanal Ekonomi: https://duasatunews.com/category/ekonomi)

“Nanti kami evaluasi. Pegawai pajak bisa kami rotasi. Selain itu, yang terlihat terlibat dapat kami tempatkan di wilayah terpencil atau dirumahkan. Kami lihat tingkat pelanggarannya,” ujar Purbaya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (14/1).

Sanksi dalam Evaluasi Pegawai DJP Disesuaikan Tingkat Pelanggaran

Lebih lanjut, Purbaya menjelaskan evaluasi pegawai DJP akan mempertimbangkan tingkat keterlibatan pegawai pajak. Pelanggaran ringan berpeluang berujung pada rotasi jabatan. Sebaliknya, pelanggaran berat dapat berakhir pada perumahan sementara karena rotasi dinilai tidak efektif.

“Kalau terlibat sedikit, kami rotasi. Namun, kalau sudah berat, rotasi tidak ada gunanya. Karena itu, kami menilai setiap kasus secara menyeluruh,” tambahnya.

Evaluasi Internal Pegawai Pajak oleh Kementerian Keuangan

Pada saat yang sama, Menteri Keuangan menegaskan pemerintah tetap menghormati proses hukum yang berjalan. Kementerian Keuangan akan mendampingi pegawai yang menjalani pemeriksaan hingga pengadilan menjatuhkan putusan berkekuatan hukum tetap.

“Sebelum pengadilan menyatakan bersalah, yang bersangkutan tetap pegawai Kementerian Keuangan. Oleh karena itu, kami dampingi tanpa intervensi,” kata Purbaya.

Pengawasan dan Penegakan Aturan di Lingkungan Perpajakan

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah dua direktorat di lingkungan DJP pada 13 Januari 2026, yakni Direktorat Peraturan Perpajakan serta Direktorat Ekstensifikasi dan Penilaian.
(Ikuti perkembangan kasus di tag KPK: https://duasatunews.com/tag/kpk)

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan penyidik mengamankan dokumen, barang bukti elektronik, serta sejumlah uang. Penyidik menduga barang bukti tersebut berkaitan dengan perkara dugaan suap pemeriksaan pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara periode 2021–2026.

DJP Nyatakan Dukungan terhadap Proses Hukum

Sementara itu, Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Rosmauli menegaskan institusinya bersikap kooperatif dan mendukung penuh proses penegakan hukum yang sedang berlangsung.

“Untuk detail perkara dan penjelasan lebih lanjut, kami menyerahkan sepenuhnya kepada KPK,” ujarnya.
(Informasi resmi tersedia di situs Kementerian Keuangan RI: https://www.kemenkeu.go.id)

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Zulhas cawapres Prabowo diusulkan PAN jelang Pilpres 2029

    Zulhas cawapres Prabowo diusulkan PAN untuk Pilpres 2029

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Zulhas cawapres Prabowo menguat sebagai wacana politik menjelang Pemilu Presiden 2029. Wacana ini muncul ketika Partai Amanat Nasional (PAN) membuka peluang mengajukan kader internal sebagai calon wakil presiden setelah Mahkamah Konstitusi menghapus ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden.   Jakarta, duasatunews.com – Partai Amanat Nasional mengusulkan Ketua Umumnya, Zulkifli Hasan, sebagai pendamping Prabowo Subianto […]

  • Penyerapan tenaga kerja menjadi fokus Kadin Indonesia

    Penyerapan Tenaga Kerja Jadi Fokus Kadin Dorong Peran Swasta

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Jakarta, dusatunews.com — Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) menempatkan penyerapan tenaga kerja sebagai agenda utama untuk memperkuat kelas menengah dan menjaga pertumbuhan ekonomi nasional. Kadin mendorong sektor swasta memperluas penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan. Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Aviliani, menegaskan bahwa dunia usaha perlu bergerak aktif membantu pemerintah. Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara […]

  • Bandara IMIP Morowali di kawasan industri nikel Sulawesi Tengah

    BANDARA IMIP MOROWALI DISOROT: MENHAN MENILAI “TIDAK ADA PERANGKAT NEGARA TAK BOLEH ADA REPUBLIK DALAM REPUBLIK”

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Dr. Eni Samayati
    • visibility 468
    • 0Komentar

    Morowali, Duasatunews.com — Bandara yang berada di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) kembali menyedot perhatian publik. Sorotan itu muncul setelah inspeksi mendadak Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Selain itu, sejumlah pengamat menilai pola operasional bandara terkesan tertutup dan minim pengawasan negara. Kritik menguat karena bandara beroperasi di dalam kawasan industri dengan keterlibatan negara yang terbatas. […]

  • pembongkaran monorel Rasuna Said Jakarta

    Pembongkaran Monorel Rasuna Said Jadi Bagian Penataan Infrastruktur

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — pembongkaran monorel Rasuna Said masuk dalam program penataan infrastruktur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan anggaran Rp100 miliar tidak hanya membiayai pembongkaran tiang beton. Pemerintah juga mengalokasikan dana tersebut untuk memperbaiki badan jalan, trotoar, dan kawasan di sepanjang Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.👉 Tautan internal: https://duasatunews.com/tag/jakarta Pemprov […]

  • Gedung KPK terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

    Kasus Korupsi Kuota Haji: KPK Dalami Dugaan Aliran Dana

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Kasus Korupsi Kuota Haji terus menjadi perhatian publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas pendalaman dugaan aliran dana terkait pembagian kuota haji khusus. Penyidik menelusuri kemungkinan adanya imbal jasa atau kompensasi dalam proses pengajuan kuota tambahan periode 2023–2024 di Kementerian Agama. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan tim penyidik akan mengklarifikasi dugaan […]

  • Ilustrasi wartawan Indonesia menjalankan tugas jurnalistik secara aman

    Putusan MK Tutup Celah Kriminalisasi Wartawan, Perlindungan Pers Menguat di HPN 2026

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 166
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Kriminalisasi masih mengancam wartawan saat mereka mengungkap isu yang berdampak luas bagi publik. Pihak yang tidak puas terhadap pemberitaan kerap memilih jalur pidana. Langkah ini menekan kebebasan pers dan mengganggu hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang utuh. Isu Perlindungan Pers Menguat Menjelang HPN 2026 Isu perlindungan pers mengemuka menjelang Hari Pers Nasional […]

expand_less