Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi & Bisnis » IEA Efisiensi Energi, Dorong Penghematan di Tengah Krisis Global

IEA Efisiensi Energi, Dorong Penghematan di Tengah Krisis Global

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
  • visibility 327
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta (duasatunews.com) – IEA efisiensi energi menjadi sorotan di tengah krisis energi global akibat konflik Amerika Serikat, Israel, dan Iran. International Energy Agency mendorong pemerintah dan masyarakat untuk melakukan penghematan energi guna menjaga stabilitas pasokan.

IEA menegaskan bahwa penghematan energi tidak harus dilakukan melalui perubahan besar. Dalam pendekatan IEA efisiensi energi, kebiasaan kecil yang konsisten justru dapat memberikan dampak signifikan.

Langkah sederhana yang disarankan antara lain mematikan AC saat tidak digunakan, memastikan pintu dan jendela tertutup rapat, serta menggunakan tirai untuk menjaga suhu ruangan tetap stabil.

Selain itu, IEA mendorong penggunaan lampu LED yang lebih hemat energi. Masyarakat juga disarankan mengatur pemanas air sesuai kebutuhan dan tidak membiarkannya menyala sepanjang hari.

IEA turut menyoroti kebiasaan berkendara. Berkendara secara stabil dan menghindari akselerasi mendadak dapat menghemat bahan bakar. Selain itu, penggunaan transportasi umum, bersepeda, atau berjalan kaki menjadi alternatif yang lebih efisien.

Dukungan Pemerintah Indonesia

Presiden Prabowo Subianto mendorong langkah penghematan BBM dalam sidang kabinet di Jakarta. Pemerintah juga mempertimbangkan kebijakan kerja dari rumah (WFH) untuk mengurangi konsumsi energi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengajak masyarakat menerapkan kebiasaan hemat energi di rumah dan tempat kerja. Ia juga menekankan pentingnya penggunaan transportasi publik.

Tren Global Efisiensi Energi

Sejumlah negara mulai menerapkan kebijakan serupa. Thailand mendorong pegawai negeri bekerja dari rumah untuk menekan konsumsi listrik dan bahan bakar.

Filipina menerapkan sistem kerja empat hari dalam sepekan di sektor publik. Sementara Pakistan menyiapkan kebijakan pembelajaran jarak jauh dan kerja dari rumah.

Langkah-langkah ini menunjukkan bahwa IEA efisiensi energi telah menjadi strategi global dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi dan krisis energi.

Dampak dan Pentingnya Efisiensi Energi

Efisiensi energi tidak hanya membantu menghemat biaya, tetapi juga menjaga ketahanan energi nasional. Selain itu, langkah ini dapat mengurangi tekanan terhadap pasokan global yang terganggu akibat konflik geopolitik.

Dengan menerapkan prinsip IEA efisiensi energi, masyarakat dapat berkontribusi langsung dalam menjaga stabilitas energi. Upaya kolektif ini menjadi kunci menghadapi krisis global yang masih berlangsung.

  • Penulis: adrian moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo siap mediasi konflik Iran dan Amerika Serikat demi stabilitas kawasan

    Prabowo Siap Ke Iran demi Redam Ketegangan Timur Tengah

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 382
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Prabowo siap mediasi konflik di Timur Tengah dengan menyatakan kesiapan untuk bertolak ke Iran guna memfasilitasi dialog. Presiden Prabowo Subianto menegaskan langkah tersebut bertujuan membantu memulihkan kondisi keamanan yang kondusif di kawasan. Pemerintah Indonesia menilai dialog dan diplomasi sebagai langkah utama untuk meredakan eskalasi konflik. Sikap ini sejalan dengan komitmen Indonesia dalam […]

  • ketimpangan ekonomi Indonesia dibahas Ma’ruf Amin dalam Sarasehan 99 Ekonom Syariah 2026

    Ma’ruf Amin: Ketimpangan Ekonomi Masih Jadi Masalah Global, Indonesia Termasuk

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 434
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — ketimpangan ekonomi Indonesia masih menjadi persoalan serius dalam pembangunan nasional. Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin menilai masalah tersebut tidak hanya terjadi di dalam negeri, tetapi juga menjadi fenomena global. Ma’ruf menyampaikan pandangan itu saat menghadiri Sarasehan 99 Ekonom Syariah Indonesia 2026 di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2026). Ia menyebut […]

  • Kapal Pesiar Terjebak Timur Tengah Ganggu Operasional

    Kapal Pesiar Timur Tengah Terjebak, 15.000 Wisatawan Dievakuasi

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 371
    • 0Komentar

    DUBAI (duasatunews.com) – Kapal pesiar Timur Tengah terjebak akibat meningkatnya ketegangan di kawasan, sehingga sejumlah kapal tidak dapat melanjutkan perjalanan dan operator segera mengevakuasi wisatawan dari wilayah berisiko. Situasi ini menjadi perhatian karena berdampak langsung pada jalur pelayaran internasional dan industri pariwisata. Ketegangan di sekitar Selat Hormuz membuat jalur pelayaran utama tidak aman untuk dilintasi. […]

  • Kemendikti Saintek Libatkan 82 Kampus untuk Pemulihan Pascabencana

    Kemendikti Saintek Libatkan 82 Kampus untuk Pemulihan Pascabencana

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 524
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com | Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) mengerahkan ribuan mahasiswa dari 82 perguruan tinggi untuk membantu pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Langkah ini menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyatakan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto secara langsung menginstruksikan keterlibatan perguruan […]

  • Guru-Guru Sesalkan Pengurus PGRI Kendari Tak Dukung Aksi Bela Mansur saat Vonis Banding

    Guru-Guru Sesalkan Pengurus PGRI Kendari Tak Dukung Aksi Bela Mansur saat Vonis Banding

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 720
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – PGRI Kendari absen aksi guru saat sidang putusan banding kasus Mansur dan memicu kekecewaan di kalangan pendidik. Sejumlah guru di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menilai pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Kendari gagal menunjukkan solidaritas terhadap rekan seprofesi yang menghadapi persoalan hukum. Para guru menyoroti ketidakhadiran pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia […]

  • bibir kering saat puasa akibat dehidrasi

    Bibir Kering Saat Puasa: Penyebab dan Cara Mengatasinya

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Banyak orang mengalami bibir kering saat puasa. Bibir biasanya terasa kasar, pecah-pecah, perih, bahkan bisa berdarah. Meski terlihat ringan, kondisi ini sering mengganggu kenyamanan, terutama ketika sahur dan berbuka. Selama puasa, tubuh tidak menerima asupan cairan dan makanan selama lebih dari 12 jam. Akibatnya, tubuh kehilangan cairan dan memicu dehidrasi ringan. Kondisi ini […]

expand_less