Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » IPMKU Jakarta Soroti Dugaan Pelanggaran Tambang Nikel di Konawe Utara

IPMKU Jakarta Soroti Dugaan Pelanggaran Tambang Nikel di Konawe Utara

  • account_circle Brian putra
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
  • visibility 542
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, dusatunews.com | IPMKU Jakarta mendesak pemerintah segera mengaudit izin usaha pertambangan di Konawe Utara. Desakan tersebut mereka suarakan melalui Aksi Jilid IV sebagai bentuk konsistensi dalam mengawal dugaan pelanggaran hukum di sektor pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara, Senin (26/01/26).

Dalam aksi unjuk rasa itu, massa IPMKU Jakarta memusatkan sorotan pada aktivitas PT Kembar Emas Sultra (KES) dan PT Makmur Lestari Primatama (MLP). Mereka menduga kedua perusahaan tersebut menghadapi persoalan serius dalam aspek perizinan dan tata kelola produksi.

IPMKU Jakarta Soroti Dugaan Pelanggaran RKAB

Melalui orasinya, IPMKU Jakarta mendesak Kejaksaan Agung RI memeriksa jajaran direksi kedua perusahaan secara menyeluruh. Massa aksi menilai aktivitas pertambangan dan distribusi ore tidak berjalan selaras dengan ketentuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).

Menurut mereka, ketidaksesuaian tersebut berpotensi menimbulkan kerugian negara serta melemahkan pengawasan sektor pertambangan.

Kedekatan Jetty Dinilai Berpotensi Picu Distribusi Ore Tak Transparan

Selain itu, IPMKU Jakarta menyoroti keberadaan fasilitas jetty PT MLP yang berdekatan dengan wilayah kerja PT KES. Mereka menilai kondisi tersebut berpotensi membuka celah praktik distribusi ore yang tidak transparan.

Atas dasar itu, IPMKU Jakarta juga mendesak Kementerian ESDM agar tidak menerbitkan maupun memperpanjang RKAB sebelum aparat menyelesaikan seluruh dugaan pelanggaran secara hukum dan administratif.

Mahasiswa Tegaskan Peran Kontrol Sosial

Ketua Umum IPMKU Jakarta, Pandi Bastian, menegaskan bahwa aksi ini mencerminkan komitmen mahasiswa dalam menjaga tata kelola pertambangan yang adil dan berpihak pada masyarakat.

“Kami tidak ingin pengelolaan kekayaan daerah berjalan secara ugal-ugalan. Negara harus hadir dan memastikan setiap aktivitas tambang mematuhi hukum,” tegas Pandi.

Sementara itu, Koordinator Lapangan IPMKU Jakarta, Egit Setiawan, menilai Aksi Jilid IV sebagai bentuk tanggung jawab moral mahasiswa terhadap kerusakan lingkungan dan potensi kerugian negara.

IPMKU Nilai Aktivitas Tambang Berisiko Rusak Lingkungan

Dalam pernyataannya, IPMKU Jakarta menekankan bahwa aktivitas pertambangan nikel berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan jika pengawasan tidak berjalan optimal. Mereka meminta pemerintah memperketat pengawasan terhadap pembukaan lahan dan proses produksi.

“Kami tidak sekadar menyuarakan kritik, tetapi ingin memastikan hukum tidak tunduk pada kepentingan pemodal,” ujar Egit.

Perusahaan Berikan Klarifikasi Terkait Jetty dan RKAB

Menanggapi tudingan tersebut, perwakilan bagian legal PT Makmur Lestari Primatama, Antonius, menyampaikan klarifikasi. Ia menjelaskan bahwa meskipun jetty PT MLP berdekatan dengan area PT KES, masing-masing memiliki fungsi administratif yang berbeda.

“PT MLP memiliki RKAB aktif dan menjalankan produksi sesuai izin. Sementara PT KES berstatus non-produksi dan tidak melakukan penambangan,” jelas Antonius.

Ia juga menyatakan bahwa perusahaan akan menindaklanjuti seluruh masukan yang disampaikan mahasiswa melalui koordinasi internal.

Program PPM Masih Dalam Proses Penyelesaian

Terkait program Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat (PPM), Antonius menyebut perusahaan masih menyelesaikan kewajiban yang tersisa.

“Untuk tahun ini, masih terdapat kewajiban sekitar Rp100 juta yang sedang kami proses penyelesaiannya. Masyarakat dapat menilai langsung implementasinya di lapangan,” ungkapnya.

IPMKU TegaskanTetap Kawal Isu Tambang

Meski menerima klarifikasi, IPMKU Jakarta menegaskan tetap mengawal persoalan ini hingga aparat penegak hukum mengambil langkah konkret.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih membuka ruang klarifikasi dari PT Kembar Emas Sultra, PT Makmur Lestari Primatama, serta instansi terkait guna menjaga prinsip pemberitaan yang berimbang dan akurat.

Brian putra

Penulis

Update, Akurat dan Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menolak Lupa: Laksamana Perempuan Pertama di Ujung Pulau Sumatera yang menggemparkan dunia membentuk pasukan Inong Balle Melawan Penjajah

    Menolak Lupa: Laksamana Perempuan Pertama di Ujung Pulau Sumatera yang menggemparkan dunia membentuk pasukan Inong Balle Melawan Penjajah

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 1.002
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Sejarah Indonesia mencatat sosok luar biasa bernama Laksamana Malahayati, laksamana perempuan pertama di dunia yang berasal dari Aceh. Pada abad ke-16, saat kekuatan Eropa mulai mencengkeram Nusantara, Malahayati memimpin perlawanan laut secara langsung demi menjaga kedaulatan wilayah Aceh. (06/01/2026) Perempuan yang Membalik Logika Zaman Di ujung barat Nusantara, ketika bangsa Eropa memetakan […]

  • Iman Rachman BEI Mundur Usai IHSG Anjlok Dua Hari

    Iman Rachman BEI Mundur Usai IHSG Anjlok Dua Hari

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 585
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Iman Rachman BEI mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia pada Jumat (30/1/2026). Ia mengambil langkah tersebut setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah signifikan selama dua hari berturut-turut dan menekan kepercayaan pasar. Iman menyampaikan keputusan tersebut secara langsung dalam konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan. Ia […]

  • Ilustrasi pria bersenjata terobos Mar-a-Lago kediaman Donald Trump di Florida

    Pria Bersenjata Menerobos Mar-a-Lago, Aparat Keamanan Bertindak Cepat

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 320
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Palm Beach, Amerika Serikat — Aparat keamanan menembak mati seorang pria bersenjata setelah ia menerobos perimeter Mar-a-Lago, kediaman pribadi Donald Trump, pada Minggu (22/2/2026) dini hari waktu setempat. Menurut keterangan United States Secret Service, insiden terjadi sekitar pukul 01.30 di gerbang utara Mar-a-Lago, Palm Beach. Saat itu, pelaku memaksa masuk ke area […]

  • “hukum sepekan, kasus Chromebook, Nadiem Makarim”

    Dinamika Hukum Sepekan: Dari Kasus Chromebook hingga Polemik Nobar Film

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 211
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Sejumlah peristiwa hukum menarik perhatian publik sepanjang pekan ini. Kasus dugaan korupsi Chromebook yang menjerat mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim menjadi isu paling menonjol. Selain itu, pernyataan Menteri HAM Natalius Pigai soal larangan nobar film juga memicu perhatian masyarakat. Kejaksaan Agung menuntut Nadiem Makarim dengan hukuman 18 tahun penjara. Jaksa menilai Nadiem terlibat dalam dugaan […]

  • Prabowo Targetkan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem pada 2029

    Prabowo Targetkan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem pada 2029

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 595
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk hapus kemiskinan ekstrem di Indonesia sebelum akhir masa jabatannya pada 2029. Komitmen tersebut ia sampaikan saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (12/1/2026). Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa pemerintah memprioritaskan masyarakat pada desil 1 dan 2. Kelompok ini, menurutnya, membutuhkan […]

  • pejabat nyaris telanjang China di tengah pengawasan antikorupsi pemerintah Beijing

    China Kunci Karier Pejabat Berkoneksi Luar Negeri, Kategori “Nyaris Telanjang” Jadi Target Baru

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 305
    • 0Komentar

    BEIJING,Duasatunews.com — Pemerintah China memperketat pengawasan terhadap pejabat negara yang memiliki anggota keluarga di luar negeri. Kebijakan ini tidak lagi hanya menyasar “pejabat telanjang”, tetapi juga menargetkan kategori baru yang disebut “quasi-naked officials” atau pejabat nyaris telanjang. Langkah ini menutup peluang promosi dan memicu pencopotan jabatan. Otoritas China dalam setahun terakhir melakukan inspeksi langsung ke lembaga […]

expand_less