PEMBURU MASA DEPAN
- account_circle Admin 21
- calendar_month Senin, 17 Mar 2025
- visibility 641
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pemburu Masa Depan Pemuda 21 dalam kegiatan Bina Akrab tahun 2023
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, duasatunews.com – Pertama, saya menghirup udara di dalam pesawat dengan jantung berdebar. Sejak saat itu, saya menyadari perjalanan ini masih panjang. Oleh karena itu, saya bersiap menghadapi proses dan dinamika yang berliku. Ketika ombak mengguncang bahtera kehidupan yang memuat jutaan manusia, maka pendidikan hadir sebagai nahkoda penunjuk arah keselamatan.
Mimpi, Proses, dan Seleksi Alam
Pada awalnya, banyak orang melangkah dengan mimpi indah dan ekspektasi tinggi. Namun, waktu bergerak tanpa kompromi. Akibatnya, proses menghadirkan seleksi alam. Dalam kondisi ini, para Pemburu menghadapi pilihan sulit. Sebagian tetap bertahan, sementara yang lain memilih menyerah.
Ruang yang Kami Buka, Pilihan yang Kamu Tentukan
Di satu sisi, tugas kami hanya membuka ruang. Di sisi lain, para Pemburu menentukan arah langkahnya sendiri. Dengan demikian, pembangunan sumber daya manusia hari ini menjadi pintu awal menuju kehidupan penuh tantangan. Selanjutnya, lingkungan baru membentuk pola pikir baru. Dari sanalah, perubahan tumbuh dan mengarah pada perbaikan diri.
Pengorbanan yang Tidak Pernah Tercatat
Selain itu, para Pemburu rela meninggalkan tempat tidur nyaman dan masakan Ibu yang hangat. Bahkan, mereka meninggalkan lingkungan bermain demi perubahan diri. Pada saat yang sama, para orang tua melepas anak-anaknya dengan harapan besar. Tanpa ragu, mereka menitipkan kepercayaan penuh demi masa depan.
Lebih jauh lagi, orang tua sering mengabaikan keterbatasan finansialnya. Meskipun demikian, mereka tetap mengutamakan pendidikan anak. Bahkan, banyak dari mereka berpura-pura kuat dan berkecukupan. Pada akhirnya, mereka berjuang diam-diam agar anak tetap merasa aman dan percaya diri.
Waktu Tidak Pernah Menunggu
Oleh sebab itu, wahai para Pemburu, gunakan kesempatan ini sebaik mungkin. Sebab, waktu tidak pernah menunggu siapa pun. Sebaliknya, ia melangkah lebih cepat dari perkiraan. Maka dari itu, jangan risau dan jangan pesimis. Jika ragu, kamu akan tertinggal selangkah demi selangkah.
Rumah Sementara Menuju Gerbang Masa Depan
Sementara itu, begitu banyak yang ingin menjadi Pemburu, tetapi tidak semua mendapat kesempatan. Akibatnya, penantian panjang sering berubah menjadi doa. Namun demikian, doa itulah yang menguatkan mimpi dan menumbuhkan harapan.
Pada titik ini, Pemuda 21 hadir sebagai rumah dan kendaraan. Pertama, ia melindungimu dari hujan deras. Kemudian, ia mengantarkanmu hingga gerbang kampus. Setelah itu, ia menunggu di luar. Akhirnya, ia menjemputmu kembali pada hari penyematan toga.
Dengan demikian, selamat bergabung, Pemburu Masa Depan, di Pemuda 21.
OLEH: ENI SAMAYATI

Saat ini belum ada komentar