Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » New START di Ujung Masa Berlaku, Stabilitas Nuklir Global Dipertaruhkan

New START di Ujung Masa Berlaku, Stabilitas Nuklir Global Dipertaruhkan

  • account_circle Darman
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 333
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com | Ketidak pastian masa depan New START nuklir kembali memicu kekhawatiran dunia. Jika perjanjian ini benar-benar berakhir tanpa pengaturan lanjutan, Amerika Serikat dan Rusia tidak lagi terikat batas hukum dalam mengelola senjata nuklir strategis.

Situasi tersebut berisiko memicu perlombaan senjata baru. Risiko ini meningkat di tengah konflik Ukraina dan memburuknya stabilitas keamanan global yang juga menjadi perhatian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
https://www.un.org/disarmament/wmd/nuclear/

Perjanjian Pengendalian Senjata Nuklir Terakhir

New START nuklir merupakan satu-satunya perjanjian aktif yang membatasi jumlah hulu ledak, rudal, dan peluncur strategis Amerika Serikat dan Rusia. Kesepakatan ini juga mengatur mekanisme verifikasi untuk mencegah salah tafsir militer.

Tanpa perjanjian pengendalian senjata nuklir, transparansi antara kedua negara akan menurun drastis. Analisis mengenai peran New START selama ini juga banyak dibahas oleh Arms Control Association
https://www.armscontrol.org/factsheets/newstart

Negosiasi AS–Rusia Selamatkan New START Nuklir

Amerika Serikat dan Rusia menggelar pembicaraan intensif di Abu Dhabi untuk membahas kemungkinan tetap mematuhi ketentuan New START nuklir meski masa berlakunya berakhir. Sejumlah laporan menyebut kedua pihak mendekati kesepakatan politik sementara.

Gedung Putih belum menyampaikan pernyataan resmi. Namun kebijakan pengendalian senjata nuklir AS berada di bawah kewenangan Presiden AS Donald Trump, sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan luar negeri Departemen Luar Negeri AS
https://www.state.gov/arms-control-and-international-security/

Dampak New START Nuklir bagi Stabilitas Global

Pengamat keamanan menilai berakhirnya New START nuklir dapat mendorong peningkatan jumlah hulu ledak strategis. Amerika Serikat dan Rusia saat ini masing-masing masih memiliki sekitar 4.000 hulu ledak nuklir.

Tanpa pembatasan, negara lain berpotensi menyesuaikan kebijakan pertahanannya. Kondisi ini berisiko memperlebar ketegangan global dan melemahkan upaya non-proliferasi.

China dan Tantangan Pengendalian Senjata Nuklir

Pemerintah AS mendorong keterlibatan China dalam kesepakatan pengendalian senjata nuklir. Namun Beijing menolak pendekatan trilateral dengan alasan jumlah hulu ledaknya jauh lebih kecil.

China diperkirakan hanya memiliki sekitar 600 hulu ledak. Perbedaan kapasitas ini membuat negosiasi multilateral menghadapi jalan buntu.

Masa Depan New START Nuklir

New START nuklir ditandatangani pada 2010 dan sempat diperpanjang lima tahun oleh Joe Biden dan Vladimir Putin. Setelah masa perpanjangan berakhir, tidak ada mekanisme otomatis untuk memperpanjang perjanjian tersebut.

Kini, kelanjutan pengendalian senjata nuklir sepenuhnya bergantung pada keputusan politik Washington dan Moskow. Dampaknya akan menentukan arah stabilitas keamanan global dalam beberapa tahun ke depan.

Darman

Penulis

Cepat, Akurat & Terpercaya

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan ribu nahdliyin menghadiri Mujahadah Kubro NU 1 Abad di Stadion Gajayana Malang

    PWNU Jatim: Mujahadah Kubro Perkuat Persatuan dan Jaga Keutuhan NKRI

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 367
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Di tengah menguatnya polarisasi sosial dan politik identitas, ruang kebersamaan publik terus menyempit. Dalam kondisi tersebut, organisasi keagamaan mengambil peran strategis untuk menjaga persatuan. Karena itu, Mujahadah Kubro NU yang digelar di Jawa Timur hadir sebagai ruang konsolidasi sosial dari tingkat akar rumput. Tantangan Kebangsaan dan Pentingnya Peran Organisasi Keagamaan Isu persatuan […]

  • Manajer Kopdes Merah Putih mengikuti pelatihan manajerial sebelum ditempatkan di koperasi desa dan kelurahan seluruh Indonesia.

    30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih Mulai Bertugas Awal Agustus 2026

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Kementerian Koperasi akan menempatkan sekitar 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih mulai awal Agustus 2026. Para manajer saat ini mengikuti pelatihan sebelum bertugas di koperasi yang tersebar di seluruh Indonesia. Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, mengatakan pemerintah menyiapkan penempatan secara bertahap. Jadwal tersebut mengikuti penyelesaian pembangunan gudang, gerai, dan fasilitas pendukung Kopdes Merah […]

  • Prabowo hewan kurban Hambalang, distribusi sapi kurban Bogor, Idul Adha 2026

    Presiden Prabowo Salurkan 109 Hewan Kurban untuk Warga Sekitar Hambalang

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)— Presiden Prabowo Subianto menyalurkan 109 hewan kurban kepada warga di sekitar Hambalang, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjelang Idul Adha 1447 Hijriah. Program itu menjangkau sembilan desa di sekitar kediaman Presiden. Selain itu, panitia memperkirakan hampir 34 ribu warga akan menerima daging kurban. Kepala Rumah Tangga Garuda Yaksa, Budi Waljiman, mengatakan kegiatan […]

  • Gurun Arab Saudi Mendadak Menghijau, Fenomena Alam atau Tanda Perubahan Iklim?

    Gurun Arab Saudi Mendadak Menghijau, Fenomena Alam atau Tanda Perubahan Iklim?

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 455
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Gurun Arab Saudi menghijau setelah hujan ekstrem mengguyur sejumlah wilayah yang selama ini dikenal tandus dan kering. Perubahan drastis ini menarik perhatian dunia karena menunjukkan bagaimana lanskap gurun dapat berubah cepat ketika kondisi alam mendukung. Curah Hujan Tinggi Mengubah Lanskap Gurun Dalam beberapa pekan terakhir, hujan dengan intensitas tinggi turun di sejumlah […]

  • aksi JMHI terkait tambang emas ilegal Bolmut di Mabes Polri

    JMHI Bongkar Dugaan Pembiaran Tambang Ilegal di Bolmut: Copot dan Periksa Kapolsek Pinogaluman-Kapolres Bolmut

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Senin (08 Juni 2026)  Jaringan Mahasiswa Hukum Indonesia (JMHI) menggelar aksi demonstrasi di depan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) guna mendesak Inspektorat Pengawasan Umum Kepolisian Republik Indonesia (Itwasum Polri) agar segera memanggil dan memeriksa Kapolsek Pinogaluman serta Kapolres Bolaang Mongondow Utara. Selain itu, JMHI juga mendesak Direktorat Tindak Pidana Tertentu […]

  • IUP dan Perusakan Hutan di Tengah Pembangunan Nasional

    IUP dan Perusakan Hutan di Tengah Pembangunan Nasional

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 504
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — IUP dan perusakan hutan menjadi persoalan serius di tengah gencarnya narasi pembangunan dan investasi di Indonesia. Saat ini, aktivitas pertambangan terus menggerus hutan yang menopang kehidupan sekaligus menjadi ruang hidup masyarakat. Ironisnya, banyak perusahaan tetap menjalankan aktivitas tersebut dengan dalih Izin Usaha Pertambangan (IUP). Sebagai mahasiswa, saya memandang persoalan ini bukan sekadar […]

expand_less