Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » New START di Ujung Masa Berlaku, Stabilitas Nuklir Global Dipertaruhkan

New START di Ujung Masa Berlaku, Stabilitas Nuklir Global Dipertaruhkan

  • account_circle Darman
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 266
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com | Ketidak pastian masa depan New START nuklir kembali memicu kekhawatiran dunia. Jika perjanjian ini benar-benar berakhir tanpa pengaturan lanjutan, Amerika Serikat dan Rusia tidak lagi terikat batas hukum dalam mengelola senjata nuklir strategis.

Situasi tersebut berisiko memicu perlombaan senjata baru. Risiko ini meningkat di tengah konflik Ukraina dan memburuknya stabilitas keamanan global yang juga menjadi perhatian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
https://www.un.org/disarmament/wmd/nuclear/

Perjanjian Pengendalian Senjata Nuklir Terakhir

New START nuklir merupakan satu-satunya perjanjian aktif yang membatasi jumlah hulu ledak, rudal, dan peluncur strategis Amerika Serikat dan Rusia. Kesepakatan ini juga mengatur mekanisme verifikasi untuk mencegah salah tafsir militer.

Tanpa perjanjian pengendalian senjata nuklir, transparansi antara kedua negara akan menurun drastis. Analisis mengenai peran New START selama ini juga banyak dibahas oleh Arms Control Association
https://www.armscontrol.org/factsheets/newstart

Negosiasi AS–Rusia Selamatkan New START Nuklir

Amerika Serikat dan Rusia menggelar pembicaraan intensif di Abu Dhabi untuk membahas kemungkinan tetap mematuhi ketentuan New START nuklir meski masa berlakunya berakhir. Sejumlah laporan menyebut kedua pihak mendekati kesepakatan politik sementara.

Gedung Putih belum menyampaikan pernyataan resmi. Namun kebijakan pengendalian senjata nuklir AS berada di bawah kewenangan Presiden AS Donald Trump, sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan luar negeri Departemen Luar Negeri AS
https://www.state.gov/arms-control-and-international-security/

Dampak New START Nuklir bagi Stabilitas Global

Pengamat keamanan menilai berakhirnya New START nuklir dapat mendorong peningkatan jumlah hulu ledak strategis. Amerika Serikat dan Rusia saat ini masing-masing masih memiliki sekitar 4.000 hulu ledak nuklir.

Tanpa pembatasan, negara lain berpotensi menyesuaikan kebijakan pertahanannya. Kondisi ini berisiko memperlebar ketegangan global dan melemahkan upaya non-proliferasi.

China dan Tantangan Pengendalian Senjata Nuklir

Pemerintah AS mendorong keterlibatan China dalam kesepakatan pengendalian senjata nuklir. Namun Beijing menolak pendekatan trilateral dengan alasan jumlah hulu ledaknya jauh lebih kecil.

China diperkirakan hanya memiliki sekitar 600 hulu ledak. Perbedaan kapasitas ini membuat negosiasi multilateral menghadapi jalan buntu.

Masa Depan New START Nuklir

New START nuklir ditandatangani pada 2010 dan sempat diperpanjang lima tahun oleh Joe Biden dan Vladimir Putin. Setelah masa perpanjangan berakhir, tidak ada mekanisme otomatis untuk memperpanjang perjanjian tersebut.

Kini, kelanjutan pengendalian senjata nuklir sepenuhnya bergantung pada keputusan politik Washington dan Moskow. Dampaknya akan menentukan arah stabilitas keamanan global dalam beberapa tahun ke depan.

Darman

Penulis

Cepat, Akurat & Terpercaya

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • keadilan restoratif kesehatan disampaikan Otto Hasibuan

    Keadilan Restoratif Kesehatan Ditekankan Otto Hasibuan

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Bandung, (duasatunews.com) — keadilan restoratif kesehatan menjadi perhatian utama Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan dalam penegakan hukum di sektor medis. Menurutnya, pendekatan ini mendorong sistem hukum yang lebih adil, humanis, dan berorientasi pada pemulihan. Otto menyampaikan hal tersebut dalam Simposium dan Workshop Meet The Professors and Friends (Me-Prof) di […]

  • Aksi protes menolak kriminalisasi konten digital

    Kriminalisasi Konten Digital Kembali Berujung Penjara

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 319
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Kriminalisasi konten digital kembali menjadi sorotan publik setelah aparat memproses warga karena unggahan di media sosial. Praktik kriminalisasi konten digital ini memicu kekhawatiran luas terhadap perlindungan kebebasan berekspresi di Indonesia (20/01/2026). Ruang digital seharusnya menjadi tempat warga bertukar gagasan dan menyampaikan kritik. Namun, aparat kerap menggunakan pasal dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi […]

  • Bandara khusus IMIP Morowali Jadi Sorotan Nasional, Panda Nababan Pertanyakan Peran Intelejen Negara

    Bandara khusus IMIP Morowali Jadi Sorotan Nasional, Panda Nababan Pertanyakan Peran Intelejen Negara

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 438
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Keberadaan bandara khusus di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Sulawesi Tengah, kini menuai sorotan nasional. Publik mempertanyakan minimnya pengawasan negara terhadap bandara tersebut, meski fasilitas itu telah beroperasi selama bertahun-tahun. Isu ini mencuat setelah Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengunjungi bandara tersebut. Ia secara terbuka mempertanyakan sistem pengamanan dan pengawasan negara terhadap […]

  • Dana Jamrek Sultra dan lubang tambang terbuka tanpa reklamasi

    Feny Tri Indah Kasim Soroti Dana Jamrek yang “Dilarikan” ke Pusat

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 757
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – 22 September 2025 Pengelolaan Dana Jamrek Sultra kembali menuai sorotan. Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Jakarta, Feny Tri Indah Kasim, mengkritik kebijakan pemerintah pusat yang memusatkan Dana Jaminan Reklamasi (Jamrek) di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Menurut Feny, dana reklamasi tambang seharusnya menjamin pemulihan lingkungan pascatambang di daerah […]

  • Donald Trump tanggapi Iran Piala Dunia 2026

    Iran Piala Dunia 2026: Trump Tak Peduli Jika Timnas Iran Tampil

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Iran Piala Dunia 2026 menjadi sorotan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tidak mempermasalahkan keikutsertaan tim nasional Iran dalam turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut. Ketegangan antara United States dan Iran terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Selain itu, konflik tersebut juga melibatkan Israel di kawasan Timur Tengah. Trump kemudian […]

  • Kim Jong Un Komisi Urusan Negara dalam sidang parlemen Korea Utara

    Kim Jong Un Korea Utara Kembali Pimpin Komisi Urusan Negara

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Tokyo, (duasatunews.com) – Kim Jong Un Korea kembali menjadi sorotan setelah parlemen Korea Utara memilihnya sebagai Ketua Komisi Urusan Negara dalam sidang pertama yang digelar pada Minggu. Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) melaporkan Wakil Majelis Rakyat Tertinggi Ri Il Hwan mengajukan kembali nama Kim dalam sidang tersebut. Ia menilai kekuatan negara tidak hanya bergantung pada […]

expand_less