PBB Minta Semua Pihak Tahan Diri, Wacana Serangan ke Iran Dinilai Berbahaya
- account_circle Darman
- calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
- visibility 269
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, duasatunews.com — PBB khawatir situasi Iran yang terus memanas seiring berlanjutnya aksi protes di berbagai wilayah. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menilai meningkatnya ketegangan politik serta wacana serangan militer berisiko memperburuk stabilitas keamanan dan kondisi kemanusiaan di Republik Islam Iran. Sejumlah media internasional menyoroti perkembangan tersebut, termasuk laporan dari BBC News
https://www.bbc.com/news
PBB Khawatir Situasi Iran Kian Tidak Stabil
Asisten Sekretaris Jenderal PBB, Martha Ama Akyaa Pobee, menyampaikan peringatan itu dalam rapat darurat Dewan Keamanan PBB pada Kamis. Ia menyebut aksi protes yang berlangsung hampir tiga pekan telah berkembang menjadi gejolak nasional dan menyebabkan banyak korban jiwa.
Pobee menilai pernyataan terbuka mengenai opsi militer justru meningkatkan risiko konflik terbuka. Kantor berita internasional Reuters juga melaporkan bahwa aksi protes nasional di Iran masih memicu ketegangan politik dan keamanan
https://www.reuters.com/world
Sorotan terhadap Tindakan Aparat
Dalam forum tersebut, Pobee menyampaikan keprihatinan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres atas laporan penggunaan kekuatan berlebihan oleh aparat keamanan terhadap pengunjuk rasa. Pernyataan resmi dan perkembangan sikap PBB dapat diakses melalui situs resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa
https://www.un.org
PBB menegaskan pentingnya langkah cepat dan terukur untuk mencegah jatuhnya korban tambahan, khususnya dari kalangan warga sipil.
Penangkapan Massal Jadi Perhatian
Sejumlah pemantau hak asasi manusia melaporkan penangkapan massal selama aksi protes berlangsung. Hingga pertengahan Januari 2026, jumlah tahanan diperkirakan melampaui 18.000 orang, meski data tersebut belum dapat diverifikasi secara independen oleh PBB.
Meski intensitas demonstrasi mulai menurun, ketegangan sosial dan politik masih tinggi. Situasi ini berkaitan dengan dinamika kawasan yang pernah dibahas dalam artikel Ketegangan Timur Tengah dan Dampaknya bagi Stabilitas Global https://duasatunews.com/ketegangan-timur-tengah
Tuduhan dan Seruan Dialog
Pemerintah Iran menuding Amerika Serikat dan Israel berada di balik kerusuhan serta dugaan aksi teror dalam rangkaian aksi protes Iran, yang juga menjadi sorotan publik internasional
https://duasatunews.com/aksi-protes-iran
Sementara itu, kelompok pemantau Human Rights Activists News Agency memperkirakan korban jiwa telah melampaui 2.600 orang. Hingga kini, otoritas Iran belum merilis data resmi korban tewas maupun total penahanan.
PBB kembali menyerukan semua pihak untuk menahan diri, menurunkan ketegangan, serta mengedepankan dialog dan pendekatan damai guna mencegah memburuknya situasi kemanusiaan di kawasan.

Saat ini belum ada komentar