Iran Serang Israel, Rudal dan Drone Picu Sirene
- account_circle adrian moita
- calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
- visibility 172
- comment 0 komentar
- print Cetak

Jejak cahaya terlihat di langit malam di atas kawasan perkotaan Israel saat sistem pertahanan udara beroperasi menyusul serangan rudal, memicu sirene peringatan di sejumlah wilayah.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TEHERAN, (duasatunews.com) — Iran serang Israel dengan meluncurkan rudal dan drone pada Sabtu (28/2/2026) waktu setempat. Serangan Iran ke Israel ini memicu sirene peringatan di berbagai wilayah, terutama di Israel bagian utara, setelah militer Israel mendeteksi sejumlah rudal bergerak dari wilayah Iran menuju negaranya.
Sebagai respons awal atas Iran serang Israel, militer Israel meminta warga segera mengikuti instruksi Komando Pertahanan Dalam Negeri. Pada saat yang sama, Angkatan Udara Israel mengerahkan pesawat tempur serta sistem pertahanan udara untuk mencegat ancaman. Namun demikian, otoritas militer mengakui sistem pertahanan tidak mampu mencegah seluruh serangan. Oleh karena itu, warga diminta tetap berlindung dan mematuhi prosedur keselamatan.
Iran Serang Israel, Ledakan Terjadi Saat Pencegatan
Sementara itu, warga di Israel utara melaporkan suara ledakan keras ketika sistem pertahanan udara berupaya mencegat rudal yang datang. Serangan balasan Iran ini terjadi menyusul serangan udara berskala nasional yang sebelumnya dilancarkan Israel bersama Amerika Serikat terhadap Iran.
Dalam perkembangannya, otoritas Israel menilai situasi masih sangat dinamis. Karena itu, mereka memperingatkan kemungkinan serangan lanjutan Iran ke Israel dalam waktu dekat.
Garda Revolusi Tegaskan Iran Serang Israel
Di sisi lain, Iran secara resmi mengonfirmasi peluncuran rudal dan drone ke arah Israel. Garda Revolusi Iran menyatakan gelombang pertama Iran serang Israel telah dimulai sebagai balasan langsung atas agresi Israel dan Amerika Serikat.
Lebih lanjut, pernyataan resmi Iran menegaskan operasi tersebut menyasar wilayah yang mereka sebut sebagai wilayah pendudukan Israel. Sebelumnya, Teheran telah memberi sinyal akan melancarkan respons cepat dan keras.
Iran Siapkan Serangan Balasan Lanjutan
Selain itu, kantor berita Reuters melaporkan sejumlah pejabat Iran menegaskan bahwa Teheran tengah menyiapkan pembalasan lanjutan. Menurut penilaian internal, intensitas serangan Iran ke Israel berpotensi meningkat dalam beberapa jam setelah serangan awal.
“Respons Iran akan sangat menghancurkan,” kata seorang pejabat Iran. Dengan demikian, Iran menutup wilayah udaranya dan meningkatkan kesiapsiagaan militer nasional.
Dampak Iran Serang Israel, Teheran Diguncang Serangan AS–Israel
Pada waktu yang hampir bersamaan, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran. Ledakan mengguncang sejumlah kawasan di Teheran, termasuk University Street dan wilayah Jomhouri. Akibat serangan itu, asap tebal terlihat membubung dari beberapa titik strategis ibu kota.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan operasi gabungan tersebut bertujuan melindungi kepentingan Amerika. Namun, pemerintah Iran menilai pernyataan itu sebagai pembenaran atas agresi militer.
Iran Tutup Wilayah Udara, Ketegangan Timur Tengah Meningkat
Tak lama setelah serangan, media pemerintah Iran melaporkan gangguan siaran akibat ledakan di Teheran. Pada kesempatan terpisah, Kepala Komisi Keamanan Nasional Parlemen Iran, Ebrahim Azizi, memperingatkan Amerika Serikat dan Israel agar siap menanggung konsekuensi.
Secara keseluruhan, Iran serang Israel meningkatkan kekhawatiran internasional. Ke depan, eskalasi ini berpotensi memperluas ketegangan di kawasan Timur Tengah.
- Penulis: adrian moita
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: DUASATUNEWS.COM
