Breaking News
light_mode
Beranda » Lingkungan Hidup » Teknologi Pengolahan Sampah Masuk E-Katalog Nasional

Teknologi Pengolahan Sampah Masuk E-Katalog Nasional

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • visibility 50
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (duasatunews.com) – Pemerintah menargetkan teknologi pengolahan sampah masuk e-katalog dalam waktu dekat. Target ini bertujuan mempercepat penanganan krisis sampah yang sudah masuk tahap darurat di banyak daerah. Dengan e-katalog, pemerintah daerah dan masyarakat bisa segera mengakses teknologi yang dibutuhkan.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan target waktu sekitar satu bulan. Pemerintah ingin mempercepat pengadaan agar daerah tidak menunggu terlalu lama.
“Targetnya satu bulan teknologi pengolahan sampah bisa masuk e-katalog, sehingga masyarakat bisa membeli atau mempergunakannya,” kata Zulkifli Hasan usai rapat koordinasi lintas kementerian di Jakarta.

Arahan Presiden dan Kelanjutan Program PSEL

Zulkifli Hasan menjelaskan rapat tersebut menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto. Presiden menilai persoalan sampah nasional membutuhkan langkah cepat dan nyata. Karena itu, pemerintah tetap menjalankan program pembangkit listrik tenaga sampah (waste to energy).

Saat ini, pemerintah menetapkan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di 33 kota. Jumlah itu berkurang dari sebelumnya 34 kota.
“PSEL tetap berjalan. Tadinya 34, sekarang 33 kota,” ujar Zulkifli Hasan.

Untuk wilayah DKI Jakarta, pemerintah merancang tiga lokasi PSEL. Dua lokasi berada di kawasan Bantar Gebang yang mencakup Bekasi dan Jakarta Barat. Satu lokasi lain direncanakan di kawasan Sunter, Jakarta Utara.

Empat Skema Teknologi untuk Sisa Masalah Sampah

Zulkifli Hasan mengakui program waste to energy baru menyelesaikan sekitar 20 persen persoalan sampah nasional. Artinya, pemerintah masih harus menangani 80 persen sisanya.

Untuk itu, pemerintah menyiapkan empat skema teknologi. Skema tersebut meliputi tempat pengolahan sampah terpadu non-RDF, TPST RDF, TPS 3R (reduce, reuse, recycle), serta pengolahan sampah organik dari sumbernya. Pemerintah juga berkoordinasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta Kementerian Lingkungan Hidup.

Target Hentikan Open Dumping

Selain itu, pemerintah menegaskan larangan praktik open dumping. Pemerintah akan menertibkan pembuangan terbuka sambil menyediakan solusi teknologi bagi daerah.
“Open dumping tidak boleh lagi, tapi harus ada solusinya,” tegas Zulkifli Hasan.

Pemerintah menargetkan perubahan nyata dalam dua tahun ke depan. Pemerintah juga membidik penyelesaian lokasi pembuangan terbuka skala besar pada akhir 2027 atau awal 2028.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri HAM Natalius Pigai kunjungan kerja tanpa patwal

    Menteri HAM Natalius Pigai Tidak Menggunakan Pengawalan Khusus Saat Kunjungan Kerja

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Menteri HAM Natalius Pigai menegaskan komitmennya menjalankan kunjungan kerja tanpa pengawalan khusus atau patwal. Ia menerapkan kebijakan ini untuk membangun kedekatan langsung dengan masyarakat serta menegaskan prinsip kesetaraan di hadapan hukum. Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menyampaikan pernyataan tersebut pada Selasa (7/1/2025). Ia menilai pejabat negara perlu hadir langsung untuk mendengar […]

  • Wapres Gibran kunjungan Papua tiba di Biak Numfor

    Wapres Gibran Kunjungan Papua, Awali Agenda di Biak Numfor

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Papua, (duasatunews.com) – Wapres Gibran kunjungan Papua dengan mengawali agenda kerja di Kabupaten Biak Numfor, Selasa. Selain itu, Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka tiba di Bandara Kaisepo dan mengenakan tas noken sebagai simbol penghormatan budaya lokal. Setelah itu, Wapres Gibran menerima sambutan jajaran pemerintah daerah. Sementara itu, Gubernur Papua Matius Derek Fakhiri memimpin […]

  • Perbedaan cerdas dan bijak dalam kehidupan

    CERDAS DAN BIJAK apa bedanya

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 452
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatnews.com – Kita hidup di era ketika banyak orang menilai kecerdasan dari kecepatan menjawab, bukan dari kedalaman memahami. Banyak orang mengagungkan mereka yang mampu menjelaskan teori kompleks, meskipun penjelasan itu sering berdiri di atas logika yang lemah. Sebaliknya, orang yang memilih diam dan berpikir perlahan justru sering menyimpan kebijaksanaan yang tidak terlihat. Perbedaan Mendasar […]

  • hauling batu bara di jalan umum Barito Utara

    Warga Desa Sikui Protes Hauling Batu Bara di Jalan Umum Barito Utara

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Usupriyadi
    • visibility 249
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Aktivitas hauling batu bara di jalan umum Barito Utara kembali memicu keluhan masyarakat. Warga Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru, menilai lalu lintas truk tambang mengganggu keselamatan pengguna jalan. Selain itu, aktivitas tersebut juga mengurangi kenyamanan warga di sekitar jalur hauling. Truk angkutan batu bara melintas dari Desa Sikui menuju Desa Hajak Kilometer […]

  • Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rencana pembangunan gedung MUI di Bundaran HI

    Gedung MUI di Bundaran HI Masuk Agenda Strategis Pemerintah

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Gedung MUI Bundaran HI menjadi agenda strategis pemerintah untuk memperkuat kelembagaan umat Islam di pusat ibu kota. Untuk mewujudkan rencana tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto menyiapkan lahan seluas sekitar 4.000 meter persegi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. Presiden menyampaikan rencana itu saat memberikan taklimat pada pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia […]

  • kasus tambang nikel Konawe Utara dihentikan KPK

    KPK Hentikan Kasus Izin Tambang Nikel Konawe Utara, Publik Soroti Batas Kewenangan Hukum

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 255
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghentikan penyidikan kasus dugaan korupsi izin tambang nikel di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, memicu perhatian publik. KPK menghentikan perkara yang menjerat mantan Bupati Konawe Utara, Aswad Sulaiman, karena auditor tidak dapat menghitung kerugian negara. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa auditor menyimpulkan pengelolaan tambang nikel […]

expand_less