Mojtaba Khamenei Iran: Calon Kuat Pemimpin Tertinggi Baru Iran
- account_circle adrian moita
- calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
- visibility 120
- comment 0 komentar
- print Cetak

bendera Iran simbol negara Iran
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Moskow, (duasatunews.com) – Mojtaba Khamenei calon pemimpin Iran menjadi sorotan setelah laporan menyebut namanya muncul sebagai kandidat kuat untuk menggantikan ayahnya, Ali Khamenei. Ayahnya dilaporkan tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada akhir pekan lalu.
Menurut laporan The New York Times, para ulama dan tokoh agama Iran menggelar musyawarah pada Selasa untuk membahas calon pemimpin baru. Dalam pertemuan itu, sejumlah pejabat Iran menyebut nama Mojtaba Khamenei sebagai kandidat yang memiliki peluang besar.
Selain itu, para pemimpin agama juga mempertimbangkan beberapa nama lain. Namun hingga kini, Mojtaba tetap menjadi figur yang paling sering dibahas dalam pertemuan tersebut.
Mojtaba Khamenei Calon Pemimpin Iran dalam Pembahasan Ulama
Sementara itu, para ulama Iran terus melanjutkan pembahasan mengenai suksesi kepemimpinan negara. Mereka memegang peran penting karena konstitusi Iran memberi kewenangan kepada majelis ulama untuk memilih Pemimpin Tertinggi.
Namun muncul pula kekhawatiran baru. Jika Mojtaba benar-benar memimpin Iran, ia berpotensi menjadi sasaran serangan Amerika Serikat dan Israel.
Karena itu, sebagian pihak menilai proses pemilihan pemimpin baru harus mempertimbangkan faktor keamanan nasional. Selain aspek politik, stabilitas negara juga menjadi perhatian utama para pemimpin Iran.
Konflik Iran dengan AS dan Israel Semakin Memanas
Ketegangan kawasan meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan militer pada Sabtu (28/2). Serangan tersebut menyasar sejumlah wilayah strategis di Iran, termasuk ibu kota Tehran.
Akibat serangan itu, sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan dan korban jiwa pun jatuh. Selain itu, laporan menyebut serangan tersebut menewaskan Ali Khamenei.
Namun Iran segera merespons serangan tersebut. Militer Iran meluncurkan drone dan rudal ke wilayah Israel serta sejumlah aset Amerika Serikat di kawasan Teluk.
Karena itu, banyak pengamat menilai penentuan pemimpin baru Iran akan mempengaruhi arah politik dan keamanan kawasan Timur Tengah. Hingga kini, proses musyawarah untuk menentukan pemimpin baru Iran masih berlangsung.
Sumber: Sputnik
- Penulis: adrian moita
- Editor: Nur Wayda
