Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Rupiah Tembus Rp17.000 Imbas Konflik Timur Tengah

Rupiah Tembus Rp17.000 Imbas Konflik Timur Tengah

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • visibility 64
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (duasatunews.com) — Rupiah tembus Rp17.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (9/3/2026). Kondisi ini memicu tekanan di pasar keuangan Indonesia dan meningkatkan kekhawatiran pelaku pasar.

Pelemahan rupiah terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Konflik di kawasan tersebut mendorong investor global mencari aset yang dianggap lebih aman, seperti dolar AS dan emas.

Selain itu, pelaku pasar juga mencermati lonjakan harga minyak dunia. Kenaikan harga energi global dapat menambah tekanan pada perekonomian berbagai negara, termasuk Indonesia yang masih bergantung pada impor energi.

Rupiah Tembus Rp17.000 Picu Kekhawatiran Pasar

Pergerakan rupiah tembus Rp17.000 langsung mempengaruhi sentimen pasar domestik. Banyak investor mulai bersikap lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi.

Pada pembukaan perdagangan hari ini, nilai tukar rupiah berada di Rp17.019 per dolar AS. Angka tersebut melemah sekitar 0,56 persen dibandingkan posisi penutupan Jumat (6/3/2026) di level Rp16.925 per dolar AS.

Pelemahan ini menunjukkan bahwa tekanan terhadap rupiah masih cukup kuat dalam beberapa waktu terakhir. Selain faktor eksternal, pelaku pasar juga mencermati kondisi ekonomi domestik serta kebijakan fiskal pemerintah dalam menghadapi ketidakpastian global.

IHSG Turun di Awal Perdagangan

Tekanan pasar tidak hanya terjadi pada nilai tukar rupiah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga mengalami penurunan pada pembukaan perdagangan.

IHSG turun 211,38 poin atau 2,79 persen ke posisi 7.374,31. Penurunan tersebut mencerminkan sikap hati-hati investor terhadap perkembangan ekonomi global.

Selain konflik geopolitik, investor juga memantau kebijakan ekonomi global serta pergerakan harga komoditas dunia. Perubahan kebijakan suku bunga di berbagai negara juga turut mempengaruhi arus modal ke pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.

Investor Pantau Risiko Ekonomi Global

Para analis memperkirakan volatilitas pasar masih akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan. Investor menunggu perkembangan konflik geopolitik serta kondisi ekonomi global.

Jika ketegangan di Timur Tengah meningkat, tekanan terhadap rupiah dan pasar saham berpotensi berlanjut. Sebaliknya, jika situasi global mereda, stabilitas pasar keuangan dapat kembali pulih secara bertahap.

Selain itu, pergerakan rupiah tembus Rp17.000 juga menjadi perhatian pemerintah karena nilai tukar memiliki pengaruh besar terhadap stabilitas ekonomi nasional. Perubahan nilai tukar dapat mempengaruhi inflasi, biaya impor, serta daya beli masyarakat dalam jangka panjang.

  • Penulis: adrian moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Donald Trump tanggapi Iran Piala Dunia 2026

    Iran Piala Dunia 2026: Trump Tak Peduli Jika Timnas Iran Tampil

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Iran Piala Dunia 2026 menjadi sorotan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tidak mempermasalahkan keikutsertaan tim nasional Iran dalam turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut. Ketegangan antara United States dan Iran terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Selain itu, konflik tersebut juga melibatkan Israel di kawasan Timur Tengah. Trump kemudian […]

  • Tambang ilegal dibekingi aparat merusak lingkungan

    Ada Mafia Instansi Negara yang Diduga Membackup Pebisnis Tambang Ilegal

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Praktik perlindungan atau backing terhadap bisnis tambang ilegal oleh oknum aparat berseragam merupakan pelanggaran hukum serius. Pemerintah dan aparat penegak hukum wajib bertindak tegas. Hukum Indonesia tidak mengenal perlindungan bagi kegiatan ilegal. Instansi Negara Dinilai Membekingi Tambang Ilegal Wakil Menteri Kajian Strategi dan Pergerakan BEM Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, Brian Putra, menyoroti […]

  • KPK tahan pejabat Bea Cukai di Gedung Merah Putih KPK

    KPK Tahan Pejabat Bea Cukai, Sita Rp5,19 Miliar Uang Tunai

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 111
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – KPK tahan pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berinisial BBP yang menjabat sebagai Kepala Seksi Intelijen Cukai Penindakan dan Penyidikan (P2) pada Jumat (27/2/2026). Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan BBP sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap dan gratifikasi terkait kegiatan importasi barang. KPK Tahan Pejabat Bea Cukai Selama 20 Hari Deputi Penindakan dan […]

  • jamaah terdampak dugaan korupsi kuota haji 2024

    KPK Menetapkan Yaqut Cholil Qoumas Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 257
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Kasus korupsi kuota haji 2024 kembali mengguncang kepercayaan publik terhadap tata kelola layanan ibadah. Dugaan penyalahgunaan kewenangan ini berpotensi merugikan calon jamaah yang telah menunggu bertahun-tahun untuk berangkat ke Tanah Suci. Isu ini menjadi penting karena penyelenggaraan haji 2024 sebelumnya menuai sorotan luas. Perubahan alokasi kuota dan kebijakan teknis memicu keluhan jamaah […]

  • seorang psikolog menyampaikan materi tentang dukungan kesehatan mental dalam kegiatan health talk di Jakarta"

    Dukungan Kesehatan Mental Dimulai dari Sikap Tidak Menghakimi

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Dukungan kesehatan mental di lingkungan kerja perlu dimulai dari sikap tidak menghakimi. Pendekatan ini membantu menciptakan ruang aman dan mendorong keterbukaan di antara rekan kerja. Jakarta, duasatunews.com — Psikolog Ayu Sadewo, S.Psi., menegaskan bahwa dukungan kesehatan mental tidak seharusnya berangkat dari keinginan memberi solusi secara cepat. Sebaliknya, ia meminta rekan kerja mendengarkan lebih dulu dan memahami […]

  • pedagang kaki lima menunggu pelanggan menjelang Ramadhan di Kabul Afghanistan

    Ramadhan Tiba, Warga Afghanistan Terjepit Kenaikan Harga dan Tekanan Sanksi

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 148
    • 0Komentar

    JAKARTA,Duasatunews.com – Menjelang bulan suci Ramadhan, warga Afghanistan menghadapi tekanan ekonomi yang kian berat. Kenaikan harga kebutuhan pokok, rendahnya daya beli, serta dampak berkepanjangan sanksi internasional membuat banyak keluarga kesulitan memenuhi kebutuhan dasar selama puasa. Di pasar-pasar tradisional pascaperang, para pedagang kecil merasakan langsung dampak kondisi tersebut. Mohammad Reza (35), pemilik toko kebutuhan harian, mengatakan […]

expand_less