Wakil Menteri Keuangan: Juda Agung Masuk Bursa Calon
- account_circle Adrian Moita
- calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
- visibility 103
- comment 0 komentar
- print Cetak

Menteri Keuangan RI menyampaikan keterangan kepada media mengenai rencana pengisian jabatan Wakil Menteri Keuangan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, duasatunews.com – Wakil Menteri Keuangan berpeluang segera terisi setelah Menteri Keuangan RI menyebut mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Juda Agung, sebagai salah satu kandidat kuat. Menteri Keuangan menyampaikan pernyataan itu kepada media usai menghadiri Indonesia Fiscal Forum (IFF) 2026 di Jakarta.
Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah bertemu langsung dengan Juda Agung. Ia menilai Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang memadai untuk mengisi jabatan tersebut. Namun, pemerintah masih melanjutkan proses pengambilan keputusan akhir.
“Kelihatannya Juda Agung. Saya sudah bertemu beliau dan sejauh ini memang termasuk calon yang kuat,” ujar Purbaya kepada wartawan.
Pelantikan Diperkirakan Februari 2026
Purbaya memperkirakan pemerintah akan melaksanakan pelantikan pada Februari 2026. Saat ini, pemerintah masih menyusun dan mematangkan jadwal resmi pelantikan.
“Pelantikan saya dengar Februari. Bisa saja minggu depan,” katanya.
Terkait pembagian tugas, Purbaya menyampaikan bahwa pemerintah belum menetapkan skema final. Meski begitu, ia memastikan akan menangani langsung sektor penerimaan negara, khususnya pajak dan bea cukai. Menurutnya, dua sektor tersebut memegang peranan penting dalam menjaga penerimaan negara serta menekan defisit anggaran.
“Saya fokus menangani pajak dan bea cukai karena sektor ini sangat penting untuk penerimaan tahun ini,” tegasnya.
Rekam Jejak Juda Agung
Juda Agung mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia sejak 13 Januari 2026. Ia sebelumnya menjabat posisi tersebut berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 147/P Tahun 2021 dan menjalani pelantikan pada 6 Januari 2022.
Selama bertugas di Bank Indonesia, Juda Agung menangani berbagai kebijakan strategis di bidang moneter dan stabilitas sistem keuangan. Pengalaman tersebut dinilai mampu memperkuat koordinasi kebijakan fiskal apabila ia mendampingi Menteri Keuangan.
Sementara itu, Bank Indonesia menunjuk mantan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono untuk mengisi posisi Deputi Gubernur. Komisi XI DPR RI menyepakati penunjukan tersebut melalui rapat musyawarah di Jakarta.
Pemerintah berharap pengisian jabatan Wakil Menteri Keuangan dapat memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter. Selain itu, pemerintah menilai langkah ini penting untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tantangan global.
