Breaking News
light_mode
Beranda » Lingkungan Hidup » Laporkan PT (DMS) Ke Mabes Polri, Desak Pemanggilan dan Pemeriksaan Pimpinan atas Dugaan Perusakan Hutan Mangrove serta Temuan Tepi Galian yang Menambah Kekhawatiran Masyarakat

Laporkan PT (DMS) Ke Mabes Polri, Desak Pemanggilan dan Pemeriksaan Pimpinan atas Dugaan Perusakan Hutan Mangrove serta Temuan Tepi Galian yang Menambah Kekhawatiran Masyarakat

  • account_circle Brian Putra
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 362
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) — Puluhan massa yang tergabung dalam Lembaga Kajian dan Riset Hukum menggelar aksi unjuk rasa di depan Mabes Polri, Kamis (4/6/2026). Massa mendesak penyidik segera memanggil pimpinan PT Dwimitra Multiguna Sejahtera (PT DMS). Mereka menduga perusahaan merusak hutan mangrove untuk pembangunan jetty di Desa Tokowuta, Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.

Ketua Lembaga Kajian dan Riset Hukum, Muh Andika Saputra, mengatakan dugaan kerusakan lingkungan kembali menarik perhatian masyarakat. Menurutnya, PT DMS membangun jetty di kawasan hutan mangrove yang memiliki perlindungan hukum dan fungsi penting bagi ekosistem pesisir.

Massa Soroti Dampak Lingkungan

Andika menjelaskan bahwa hutan mangrove melindungi garis pantai dari abrasi. Selain itu, kawasan tersebut menjadi habitat berbagai biota laut. Di sisi lain, masyarakat pesisir memanfaatkan kawasan itu sebagai sumber mata pencaharian.

Lebih lanjut, Andika menilai pembangunan jetty yang diduga belum memiliki izin berpotensi merusak kawasan mangrove. Akibatnya, masyarakat pesisir dapat kehilangan sumber penghasilan dari sektor perikanan.

Kemudian, Andika mengaku menemukan tepian galian di sekitar lokasi pembangunan. Temuan itu menambah kekhawatiran masyarakat terhadap potensi kerusakan lingkungan. Karena itu, ia meminta instansi terkait segera memeriksa seluruh aktivitas di lokasi.

Minta Penegakan Hukum

Andika juga mempertanyakan komitmen perusahaan terhadap prinsip pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, setiap pelaku usaha wajib mematuhi aturan lingkungan dan ketentuan perizinan.

Oleh karena itu, ia meminta pemerintah tidak mengabaikan dugaan pelanggaran tersebut. Ia juga menegaskan bahwa investasi harus berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan hidup.

“Negara tidak boleh kalah terhadap kepentingan investasi yang mengabaikan kelestarian lingkungan. Pembangunan harus tetap menjaga hutan mangrove dan kehidupan masyarakat pesisir,” ujar Andika.

Desak Mabes Polri Bertindak

Lembaga Kajian dan Riset Hukum mendesak Mabes Polri segera menyelidiki dugaan tersebut. Selanjutnya, massa meminta pemerintah dan instansi terkait turun langsung ke lokasi.

Mereka juga meminta aparat memeriksa seluruh dokumen perizinan serta aktivitas pembangunan. Apabila aparat menemukan pelanggaran, mereka berharap penegak hukum segera mengambil tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini terbit, PT Dwimitra Multiguna Sejahtera (PT DMS) belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Namun demikian, redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi PT DMS maupun instansi terkait sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

  • Penulis: Brian Putra
  • Editor: Nur Wayda
  • Sumber: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapat Paripurna DPR bahas RUU Pengelolaan Keuangan Haji

    RUU Keuangan Haji Disetujui DPR dalam Rapat Paripurna

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 341
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – RUU Keuangan Haji masuk dalam daftar RUU usul DPR RI setelah Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia menyetujui usulan tersebut di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Kamis. Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin rapat paripurna tersebut. Ia meminta persetujuan anggota dewan atas usul inisiatif Komisi VIII DPR. “Apakah RUU usul inisiatif Komisi […]

  • Polda Jatim gagalkan 33 kg sabu jaringan antarwilayah

    Polda Jatim sabu 33 kg Terungkap dari Jaringan Antarwilayah

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 408
    • 0Komentar

    SURABAYA, (duasatunews.com) — Polda Jatim sabu 33 kg terungkap setelah kepolisian melakukan pemantauan intensif selama hampir dua bulan terhadap jaringan narkotika antarwilayah. Pengungkapan ini menunjukkan upaya serius aparat dalam memutus peredaran narkoba skala besar di Jawa Timur. Direktur Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Jawa Timur, Muhammad Kurniawan, mengatakan petugas menangkap seorang tersangka berinisial RG di jalan tol […]

  • penipuan travel umrah Kendari barang bukti paspor jamaah

    Polresta Kendari Tahan Pelaku Penipuan Umrah, 144 Jamaah Rugi Hingga Rp1,8 Miliar

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 402
    • 1Komentar

    KENDARI, (Duasatunews.com) — Polresta Kendari menahan seorang pria berinisial AK (26) yang diduga melakukan penipuan dan penggelapan dana perjalanan ibadah umrah. Kasus ini menyebabkan kerugian masyarakat hingga sekitar Rp1,8 miliar dan menimpa ratusan calon jamaah di Sulawesi Tenggara. Kapolresta Kendari Kombes Pol Edwin L. Sengka menjelaskan bahwa tersangka menjalankan penipuan dengan mencatut nama perusahaan perjalanan […]

  • Dirut BEI Mundur, Purbaya Ungkap Kesalahan yang Picu Koreksi IHSG

    Dirut BEI Mundur, Purbaya Ungkap Kesalahan yang Picu Koreksi IHSG

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 546
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Purbaya dukung Dirut BEI mundur sebagai bentuk tanggung jawab atas gejolak pasar saham. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai keputusan Iman Rachman meninggalkan jabatan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) memberi sinyal positif bagi pasar modal nasional. Purbaya menyampaikan sikap tersebut kepada wartawan di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (30/1/2026). Ia menilai langkah […]

  • masyarakat adat Tolaki menolak penghinaan terhadap Suku Tolaki

    Penghinaan terhadap Suku Tolaki di Media Sosial

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 1.281
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Kami menyoroti beredarnya unggahan di media sosial Facebook yang memuat dugaan penghinaan terhadap Suku Tolaki. Unggahan tersebut memicu perhatian publik karena menyentuh isu sensitif yang berkaitan langsung dengan identitas suku, martabat masyarakat adat, dan nilai kebhinekaan bangsa, Selasa (6/1/2025). Suku Tolaki memegang peran penting dalam sejarah dan kekayaan budaya Indonesia, khususnya di […]

  • Utang pemerintah Indonesia masih aman menurut Kementerian Keuangan

    Utang Pemerintah Indonesia 40,46 Persen PDB Masih Aman

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 510
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan utang pemerintah Indonesia hingga akhir 2025 masih berada dalam batas aman meskipun nominalnya meningkat. Pemerintah mengelola pembiayaan negara secara hati-hati dan terukur untuk menjaga stabilitas fiskal. Per 31 Desember 2025, pemerintah mencatat total utang sebesar Rp9.637,90 triliun atau setara 40,46 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). […]

expand_less