Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » PENGANGKATAN P3K DI KONAWE: HONORER TERLUPAKAN, YANG BARU TAMAT SEKOLAH JUSTRU LULUS

PENGANGKATAN P3K DI KONAWE: HONORER TERLUPAKAN, YANG BARU TAMAT SEKOLAH JUSTRU LULUS

  • account_circle Admin 21
  • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
  • visibility 601
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

jakarta, DuaSatuNews.com  – Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) seharusnya menjadi solusi keadilan bagi tenaga honorer yang telah lama mengabdi. Namun dalam praktiknya, kebijakan ini justru menimbulkan kegelisahan. Banyak honorer lama kembali merasa tersisih, sementara peserta yang baru menamatkan pendidikan berhasil lolos seleksi.

Honorer Lama Kembali Terpinggirkan

Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius tentang keberpihakan negara. Honorer telah bertahun-tahun bekerja dengan gaji minim, tanpa kepastian status, dan tetap menjalankan pelayanan publik. Sayangnya, pengalaman panjang tersebut sering kali tidak mendapat tempat utama dalam seleksi P3K.

Banyak honorer senior memiliki jam terbang tinggi dan memahami medan kerja secara mendalam. Namun mereka kalah bersaing karena sistem seleksi terlalu menitikberatkan nilai ujian. Pendekatan ini mengabaikan realitas pengabdian dan loyalitas, terutama di daerah.

Ujian Akademik Dinilai Abaikan Pengabdian

Lulusan baru memang memiliki hak yang sama sebagai warga negara. Namun tanpa kebijakan afirmatif bagi honorer lama, ketimpangan sulit dihindari. Negara terkesan melupakan peran honorer yang selama ini menutup kekurangan tenaga ASN.

Pengangkatan P3K seharusnya tidak hanya menilai kemampuan akademik. Pemerintah perlu mempertimbangkan masa kerja, usia pengabdian, dan rekam jejak kinerja agar seleksi lebih adil.

Peran Vital Honorer di Kabupaten Konawe

Di Kabupaten Konawe, tenaga honorer memegang peran penting dalam pelayanan publik. Mereka mengisi kekosongan guru di wilayah pelosok, membantu administrasi di kantor kecamatan, serta menopang layanan kesehatan di puskesmas dengan segala keterbatasan.

Ironisnya, pengalaman panjang tersebut sering kehilangan makna dalam seleksi P3K. Sejumlah honorer senior di Konawe gugur karena kalah nilai ujian, sementara peserta minim pengalaman justru lolos seleksi.

Aksi Protes Tak Mengubah Hasil Seleksi

Kondisi ini memicu rasa ketidakadilan di kalangan honorer. Sejumlah honorer dari salah satu dinas di Kabupaten Konawe bahkan menggelar aksi demonstrasi di BKN Jakarta. Namun pemerintah daerah telah mengumumkan hasil seleksi, sehingga aspirasi mereka tidak membuahkan hasil.

P3K Perlu Mengedepankan Rasa Keadilan

Pengalaman lapangan seharusnya menjadi nilai strategis, terutama di daerah dengan tantangan geografis. Honorer lama tidak sekadar bekerja, tetapi juga memahami karakter masyarakat dan dinamika pelayanan publik setempat.

Kebijakan yang hanya mengandalkan tes akademik berpotensi mematikan semangat pengabdian. Pemerintah pusat dan daerah perlu mengingat bahwa pelayanan publik tetap berjalan karena loyalitas honorer.

Pengangkatan P3K di Konawe harus mengedepankan keadilan sosial. Pemerintah perlu menambah bobot masa kerja, usia pengabdian, dan rekam jejak kinerja. Tanpa langkah itu, P3K hanya menjadi kompetisi formal dan berisiko melupakan pengabdian panjang honorer.

Admin 21

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanpa Pelatih Kepala, Chelsea Tahan Imbang Man City 1-1 di Etihad

    Tanpa Pelatih Kepala, Chelsea Tahan Imbang Man City 1-1 di Etihad

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 462
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Chelsea vs Man City menjadi laga yang menyita perhatian pada lanjutan Liga Inggris musim 2025/2026. Dalam situasi tanpa pelatih kepala permanen, Chelsea mampu menahan imbang Manchester City dengan skor 1-1 di Etihad Stadium, Senin (05/01/2026) dini hari WIB. Hasil imbang ini langsung menjadi sorotan karena hadir di tengah ketidakstabilan internal yang melanda […]

  • Kerusakan lingkungan Sulawesi Tenggara akibat pertambangan

    Sulawesi Tenggara dalam Kacamata Mahasiswa

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Oleh: Adrian Moita, Mahasiswa Sulawesi Tenggara di Jakarta JAKARTA, (duasatunews.com) – Sebagai mahasiswa asal Sulawesi Tenggara yang kini menempuh pendidikan di Jakarta, saya memandang daerah kelahiran dari jarak yang ironis. Di ibu kota, saya menyaksikan geliat pembangunan, diskursus kebijakan, dan narasi pertumbuhan ekonomi. Namun, ketika menoleh ke kampung halaman, saya justru melihat luka, hutan tergerus, […]

  • KUHAP Baru KPK: Tersangka Tak Ditampilkan

    KUHAP Baru KPK: Tersangka Tak Ditampilkan

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 374
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — KUHAP baru KPK mendorong perubahan dalam pola penyampaian informasi publik. Komisi Pemberantasan Korupsi memutuskan tidak menampilkan tersangka dalam konferensi pers penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi. Kebijakan ini sejalan dengan penerapan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).👉 Tautan internal: https://duasatunews.com/tag/hukum Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi […]

  • akses keadilan hukum bagi masyarakat kecil di Indonesia

    Hukum yang Seharusnya Melindungi Rakyat, Kini Menjadi Labirin Mahal dan Rumit

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Muh. Siswandi,. S.H
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Akses keadilan hukum masih menjadi persoalan mendasar bagi masyarakat Indonesia. Sistem hukum yang seharusnya melindungi warga justru sering membebani rakyat kecil melalui biaya tinggi, prosedur berlapis, dan proses panjang yang sulit mereka jangkau. Kondisi ini membuat banyak warga mengurungkan niat membawa persoalan ke ranah hukum. Ketimpangan Penegakan Hukum Kian Terlihat Isu ini […]

  • deforestasi Konawe Selatan akibat aktivitas pertambangan

    Deforestasi Konawe Selatan dan Krisis Ekologi

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Arin 2024
    • visibility 632
    • 0Komentar

    Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, (duasatunews.com) — Deforestasi Konawe Selatan kembali memicu perhatian publik. Seiring dengan itu, Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (JNMM) menyatakan kerusakan hutan dan pesisir di wilayah tersebut terus meluas akibat aktivitas industri ekstraktif. Pada saat yang sama, Direktur Eksekutif Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (JNMM), Arin Fahrul Sanjaya, menegaskan bahwa kerusakan lingkungan berlangsung bersamaan […]

  • gerebek toko obat ilegal di Tanjung Priok dengan barang bukti pil daftar G hasil sitaan polisi

    Polisi Bongkar Toko Obat Ilegal di Tanjung Priok, Ratusan Pil Berbahaya Disita

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com) — Gerebek toko obat ilegal di kawasan Tanjung Priok mengungkap praktik penjualan obat keras tanpa izin edar. Tim Polres Pelabuhan Tanjung Priok menangkap pria berinisial AW (28) dan menyita ratusan butir obat daftar G. Kasat Reserse Narkoba AKP Trendy Habibie menjelaskan bahwa tim menerima laporan warga terkait peredaran obat berbahaya di wilayah pelabuhan. Selanjutnya, […]

expand_less