Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » PENGANGKATAN P3K DI KONAWE: HONORER TERLUPAKAN, YANG BARU TAMAT SEKOLAH JUSTRU LULUS

PENGANGKATAN P3K DI KONAWE: HONORER TERLUPAKAN, YANG BARU TAMAT SEKOLAH JUSTRU LULUS

  • account_circle Admin 21
  • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
  • visibility 726
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

jakarta, DuaSatuNews.com  – Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) seharusnya menjadi solusi keadilan bagi tenaga honorer yang telah lama mengabdi. Namun dalam praktiknya, kebijakan ini justru menimbulkan kegelisahan. Banyak honorer lama kembali merasa tersisih, sementara peserta yang baru menamatkan pendidikan berhasil lolos seleksi.

Honorer Lama Kembali Terpinggirkan

Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius tentang keberpihakan negara. Honorer telah bertahun-tahun bekerja dengan gaji minim, tanpa kepastian status, dan tetap menjalankan pelayanan publik. Sayangnya, pengalaman panjang tersebut sering kali tidak mendapat tempat utama dalam seleksi P3K.

Banyak honorer senior memiliki jam terbang tinggi dan memahami medan kerja secara mendalam. Namun mereka kalah bersaing karena sistem seleksi terlalu menitikberatkan nilai ujian. Pendekatan ini mengabaikan realitas pengabdian dan loyalitas, terutama di daerah.

Ujian Akademik Dinilai Abaikan Pengabdian

Lulusan baru memang memiliki hak yang sama sebagai warga negara. Namun tanpa kebijakan afirmatif bagi honorer lama, ketimpangan sulit dihindari. Negara terkesan melupakan peran honorer yang selama ini menutup kekurangan tenaga ASN.

Pengangkatan P3K seharusnya tidak hanya menilai kemampuan akademik. Pemerintah perlu mempertimbangkan masa kerja, usia pengabdian, dan rekam jejak kinerja agar seleksi lebih adil.

Peran Vital Honorer di Kabupaten Konawe

Di Kabupaten Konawe, tenaga honorer memegang peran penting dalam pelayanan publik. Mereka mengisi kekosongan guru di wilayah pelosok, membantu administrasi di kantor kecamatan, serta menopang layanan kesehatan di puskesmas dengan segala keterbatasan.

Ironisnya, pengalaman panjang tersebut sering kehilangan makna dalam seleksi P3K. Sejumlah honorer senior di Konawe gugur karena kalah nilai ujian, sementara peserta minim pengalaman justru lolos seleksi.

Aksi Protes Tak Mengubah Hasil Seleksi

Kondisi ini memicu rasa ketidakadilan di kalangan honorer. Sejumlah honorer dari salah satu dinas di Kabupaten Konawe bahkan menggelar aksi demonstrasi di BKN Jakarta. Namun pemerintah daerah telah mengumumkan hasil seleksi, sehingga aspirasi mereka tidak membuahkan hasil.

P3K Perlu Mengedepankan Rasa Keadilan

Pengalaman lapangan seharusnya menjadi nilai strategis, terutama di daerah dengan tantangan geografis. Honorer lama tidak sekadar bekerja, tetapi juga memahami karakter masyarakat dan dinamika pelayanan publik setempat.

Kebijakan yang hanya mengandalkan tes akademik berpotensi mematikan semangat pengabdian. Pemerintah pusat dan daerah perlu mengingat bahwa pelayanan publik tetap berjalan karena loyalitas honorer.

Pengangkatan P3K di Konawe harus mengedepankan keadilan sosial. Pemerintah perlu menambah bobot masa kerja, usia pengabdian, dan rekam jejak kinerja. Tanpa langkah itu, P3K hanya menjadi kompetisi formal dan berisiko melupakan pengabdian panjang honorer.

Admin 21

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jusuf Hamka dukung BoP usai bertemu Presiden Prabowo di Istana

    Jusuf Hamka Dukung BoP, Nilai Prabowo Punya Strategi

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 495
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Tokoh Muslim Tionghoa Jusuf Hamka menyatakan dukungan atas keputusan Presiden Prabowo Subianto bergabung dengan Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian. Jusuf menyampaikan dukungan tersebut setelah menghadiri pertemuan Presiden dengan tokoh dan organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta. Jusuf Hamka, yang akrab disapa Babah Alun, menilai langkah Presiden masuk ke Board of […]

  • 300 jembatan perintis TNI AD di daerah terpencil Indonesia

    300 Jembatan Perintis Rampung, Presiden Terima Laporan TNI AD

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Prabowo Subianto menerima laporan penyelesaian 300 jembatan perintis dalam tiga bulan terakhir. Proyek ini menjangkau berbagai wilayah Indonesia. Kepala Staf Angkatan Darat Maruli Simanjuntak menyampaikan laporan tersebut dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Kamis (16/4/2026). Teddy Indra Wijaya, Prasetyo Hadi, serta jajaran TNI AD menghadiri rapat itu. Teddy menjelaskan TNI Angkatan Darat […]

  • Utang Whoosh dibayar APBN terlihat pada operasional Kereta Cepat Jakarta Bandung Whoosh di jalur layang

    Pemerintah Gunakan APBN untuk Bayar Utang Whoosh

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 531
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Utang Whoosh dibayar APBN menjadi keputusan resmi pemerintah untuk menangani kewajiban proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB). Melalui kebijakan ini, pemerintah mengambil peran langsung dalam menyelesaikan struktur pembiayaan proyek strategis tersebut. Presiden Prabowo Subianto menyatakan komitmen pembayaran sebesar Rp1,2 triliun per tahun. Karena itu, pemerintah menyiapkan mekanisme teknis agar pembayaran berjalan terukur dan […]

  • tambang ilegal PT KNI dengan alat berat di lokasi galian C

    Main Ilegal di Balik Proyek Besar? PT KNI dan Aliran Material ke IPIP Dipertanyakan

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 331
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Dugaan praktik pertambangan ilegal kembali memicu kemarahan publik. PT Kolaka Nikel Indonesia (KNI) mengeksploitasi batuan (Galian C) tanpa izin resmi di wilayah IUP milik PT Surya Lintas Gemilang (SLG). Tindakan ini melanggar hukum sekaligus menyerobot hak perusahaan lain. Karena itu, publik menilai kasus ini sebagai pelanggaran serius. Aliran Material ke Proyek Nasional […]

  • Seskab Teddy dan Menaker cek program Magang Nasional

    Seskab Teddy dan Menaker cek program Magang Nasional

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Program Magang Nasional menjadi fokus kunjungan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli saat meninjau langsung pelaksanaannya di PT Paragon, Jakarta. Kunjungan tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja muda agar siap bersaing di dunia kerja. Saat melakukan peninjauan, Sekretaris Kabinet dan Menteri Ketenagakerjaan berdialog dengan peserta magang serta […]

  • Prabowo Sebut Serba Salah Jadi Menterinya: Tak Datang Dibilang Tak Peduli, Hadir Dianggap Hanya Lihat

    Prabowo Sebut Serba Salah Jadi Menterinya: Tak Datang Dibilang Tak Peduli, Hadir Dianggap Hanya Lihat

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 767
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti maraknya kritik yang ia nilai tidak sehat terhadap kinerja pemerintah. Ia menilai sebagian pihak kerap memandang setiap langkah pemerintah secara negatif tanpa memahami konteks dan tujuan kebijakan. Presiden Soroti Pola Kritik Negatif Presiden Prabowo menyampaikan pernyataan tersebut saat memimpin rapat terbatas di lokasi banjir Aceh Tamiang, […]

expand_less