Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Proyek Baterai EV Antam–IBC–CATL Produksi 2026

Proyek Baterai EV Antam–IBC–CATL Produksi 2026

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • visibility 572
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Proyek baterai EV hasil kerja sama Aneka Tambang (Antam), Indonesia Battery Corporation (IBC), dan Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL) akan mulai berproduksi pada semester I-2026. Dengan demikian, pemerintah menempatkan proyek ini sebagai penggerak utama industri kendaraan listrik nasional.

Pemerintah Pastikan Jadwal Produksi

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyampaikan kepastian tersebut setelah proyek menjalani groundbreaking di Karawang, Jawa Barat, pada Juni 2025. Pada kesempatan itu, Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung peletakan batu pertama.

Selanjutnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan target peresmian dan awal produksi pada paruh pertama 2026.

“Kami menargetkan ekosistem baterai mobil ini mulai beroperasi pada semester I-2026,” ujar Bahlil dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Nilai Investasi Capai US$5,9 Miliar

Lebih lanjut, pemerintah menjalankan proyek ini sebagai bagian dari Proyek Dragon, yaitu kerja sama strategis CATL dan IBC. Oleh karena itu, pemerintah merancang proyek tersebut sebagai ekosistem terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Bahlil menyebut nilai investasi proyek mencapai US$5,9 miliar atau sekitar Rp95,6 triliun. Dengan nilai tersebut, proyek menargetkan kapasitas produksi hingga 15 gigawatt hour (GWh) per tahun. Selain itu, kapasitas tersebut diarahkan untuk memenuhi pasar domestik dan ekspor.

Dua Lokasi Utama Proyek

Pada sisi lain, pemerintah membagi investasi proyek ke dua wilayah strategis. Pertama, Maluku Utara berperan sebagai pusat industri hulu dengan investasi US$4,7 miliar. Kedua, Karawang, Jawa Barat, menjadi lokasi industri baterai hilir dengan investasi US$1,2 miliar.

“Investasi di Jawa Barat mencapai US$1,2 miliar. Sementara itu, Maluku Utara menerima US$4,7 miliar,” kata Bahlil.

Ekosistem Terintegrasi Hulu hingga Hilir

Selanjutnya, Bahlil menjelaskan bahwa proyek ini mencakup seluruh rantai produksi baterai EV. Rantai tersebut meliputi prekursor, High Pressure Acid Leach (HPAL), katoda, battery cell, dan Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF).

Dengan pembagian tersebut, pemerintah memusatkan proses hulu di Maluku Utara. Sementara itu, fasilitas Karawang fokus memproduksi battery cell. Akibatnya, kedua wilayah tersebut saling terhubung dalam satu ekosistem industri.

Pada akhirnya, pemerintah menilai proyek baterai EV ini sebagai tonggak penting hilirisasi nikel. Dengan beroperasinya proyek ini, Indonesia diharapkan meningkatkan nilai tambah sumber daya alam dan memperkuat daya saing industri hijau di tingkat global.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyitaan kapal tanker Selat Hormuz oleh Iran

    Penyitaan Kapal Tanker Selat Hormuz Picu Ketegangan Iran–AS

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Teheran, duasatunews.com — Penyitaan kapal tanker oleh Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) meningkatkan ketegangan di kawasan Teluk Persia setelah pasukan Iran menyita dua kapal tanker minyak asing di Selat Hormuz pada Kamis (5/2/2026). Insiden ini terjadi beberapa jam sebelum Amerika Serikat dan Iran menjadwalkan perundingan tingkat tinggi di Oman pada Jumat (6/2/2026). IRGC mencegat kedua […]

  • makelar proyek Sultra pada proyek jalan

    FDR Geruduk Kejagung Desak Segera Periksa Pimpinan CV Berdaya Mediatama

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Arin fahrul Sanjaya
    • visibility 676
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Dugaan praktik tidak sehat dalam pengelolaan proyek infrastruktur kembali mencuat di Sulawesi Tenggara. Publik kini menyoroti CV Berdaya Mediatama, kontraktor yang berulang kali memenangkan tender proyek bernilai miliaran rupiah. Perhatian publik menguat setelah proyek Peningkatan Jalan Asera–Amorome Utama di Kabupaten Konawe Utara dengan anggaran Rp10,8 miliar memicu kritik. Proyek tersebut gagal memenuhi […]

  • Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Rp16.807 per Dolar AS pada Jumat Pagi

    Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Rp16.807 per Dolar AS pada Jumat Pagi

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 302
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Nilai tukar rupiah melemah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Jumat pagi. Rupiah turun 52 poin atau 0,31 persen ke level Rp16.807 per dolar Amerika Serikat (AS). Pada perdagangan sebelumnya, rupiah berada di posisi Rp16.755 per dolar AS. Pergerakan Rupiah di Awal Perdagangan Pelemahan nilai tukar rupiah mengikuti fluktuasi mata uang global. Pelaku […]

  • Sambut Generasi Baru, Pemuda 21 Sultra–Jakarta Jemput Mahasiswa Baru 2025

    Sambut Generasi Baru, Pemuda 21 Sultra–Jakarta Jemput Mahasiswa Baru 2025

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 906
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com | Senin, 18 Agustus 2025 – Dalam rangka menyambut kedatangan mahasiswa baru asal Sulawesi Tenggara, Pemuda 21 Sultra–Jakarta menggelar kegiatan penjemputan mahasiswa baru tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di area kedatangan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Ketua Umum Pemuda 21 Sultra–Jakarta, Nabil Dean, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk nyata solidaritas dan kepedulian terhadap […]

  • Warga Adat Maba Sangaji Divonis Penjara karena Tolak Tambang Nikel

    Warga Adat Maba Sangaji Divonis Penjara karena Tolak Tambang Nikel

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 467
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Putusan pengadilan yang memenjarakan warga adat Maba Sangaji di Halmahera Timur memicu kekhawatiran luas soal perlindungan hak sipil masyarakat adat. Vonis tersebut berdampak langsung pada ruang hidup warga yang menolak aktivitas tambang nikel di wilayah adat mereka. Kasus ini tidak berdiri sendiri. Ia mencerminkan pola penanganan konflik sumber daya alam yang kerap […]

  • situs persepolis peninggalan kekaisaran persia iran

    Sejarah Persia Iran dan Identitas Bangsa yang Bertahan

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 198
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Sejarah Persia Iran membantu menjelaskan mengapa negara ini sering memiliki pandangan geopolitik yang berbeda dari banyak negara lain. Setiap kali dunia berbicara tentang Iran, pembahasan hampir selalu dimulai dari politik modern: revolusi, program nuklir, sanksi ekonomi, atau konflik regional di Timur Tengah. Media internasional sering menggambarkan Iran sebagai negara yang keras, penuh […]

expand_less