Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » KLH/BPLH Serahkan Penegakan Hukum Pidana 28 Perusahaan Kawasan Hutan ke Bareskrim Polri

KLH/BPLH Serahkan Penegakan Hukum Pidana 28 Perusahaan Kawasan Hutan ke Bareskrim Polri

  • account_circle Adrian moita
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 587
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Penegakan hukum lingkungan kembali menjadi perhatian pemerintah setelah Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menyerahkan penanganan pidana terhadap 28 perusahaan pelanggar kawasan hutan kepada Bareskrim Polri.

Langkah ini menindaklanjuti keputusan Presiden Prabowo Subianto yang mencabut izin usaha perusahaan-perusahaan tersebut. Sebelumnya, pemerintah menilai aktivitas perusahaan berkontribusi terhadap banjir di sejumlah wilayah Sumatra. Oleh karena itu, pemerintah mempercepat proses hukum lintas sektor.

Bareskrim Tangani Proses Pidana Perusahaan

Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup KLH/BPLH, Rizal Rawan, menegaskan bahwa Bareskrim Polri menangani langsung seluruh proses pidana. Dengan demikian, KLH/BPLH tidak menjalankan penyidikan pidana.

“Bareskrim menangani pidana. Sementara itu, KLH/BPLH fokus pada penanganan non-pidana,” ujar Rizal saat konferensi pers di Jakarta, Rabu.

Selain itu, pembagian peran ini mengikuti skema kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) agar penindakan berjalan cepat dan terkoordinasi.

Sanksi Administrasi dan Gugatan Perdata Tetap Jalan

Meski Bareskrim menangani pidana, KLH/BPLH tetap menjatuhkan sanksi administratif. Di sisi lain, lembaga ini juga mengajukan gugatan perdata terhadap perusahaan pelanggar.

“Kami menjalankan seluruh instrumen hukum secara paralel,” kata Rizal. Artinya, pemerintah tidak menghentikan satu pun proses hukum.

Dengan pendekatan ini, pemerintah mendorong efek jera yang lebih kuat. Akibatnya, perusahaan tidak dapat menghindari tanggung jawab atas dampak aktivitasnya.

Kajian Ahli BRIN dan IPB Perkuat Dasar Hukum

Untuk memperkuat dasar hukum, KLH/BPLH menurunkan tim ahli ke wilayah terdampak bencana di Sumatra. Hasil kajian tim menunjukkan indikasi kerusakan lingkungan akibat aktivitas perusahaan.

Peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terlibat langsung dalam penelitian lapangan. Sementara itu, akademisi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) menyampaikan analisis ilmiah.

Temuan tersebut memberi dasar kuat bagi pemerintah untuk melanjutkan proses hukum.

Presiden Cabut Izin Usai Terima Laporan Satgas

Presiden Prabowo Subianto mencabut izin 28 perusahaan setelah menerima laporan Satgas PKH. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keputusan itu setelah rapat terbatas yang berlangsung secara daring dari London, Inggris, Senin (19/1).

Dalam rapat tersebut, Satgas PKH memaparkan hasil audit dan investigasi. Selain itu, tim juga melaporkan pelanggaran di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Lebih dari Satu Juta Hektare Kawasan Masuk Evaluasi

Dari total 28 perusahaan, sebanyak 22 perusahaan menguasai PBPH. Total luas konsesi mereka mencapai 1.010.592 hektare.

Sementara itu, enam perusahaan lain bergerak di sektor pertambangan, perkebunan, dan pemanfaatan hasil hutan kayu. Satgas PKH mengevaluasi seluruh aktivitas tersebut dalam rangka pengawasan kawasan hutan.

Pengawasan Kawasan Hutan Jadi Fokus Pemerintah

Ke depan, pemerintah menegaskan komitmen untuk menertibkan pemanfaatan kawasan hutan. Untuk itu, pemerintah memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga melalui Satgas PKH.

Dengan pengawasan yang lebih ketat, pemerintah menargetkan pencegahan kerusakan lingkungan berulang. Pada akhirnya, langkah ini diharapkan menekan risiko bencana di wilayah rawan.

  • Penulis: Adrian moita
  • Editor: Nur Endana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “ASDP Danau Toba perkuat penyeberangan wisata menuju Pulau Samosir saat libur panjang”

    ASDP Perkuat Penyeberangan Danau Toba Saat Libur Panjang, Wisatawan ke Samosir Meningkat

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperkuat layanan penyeberangan di lintasan Ajibata–Ambarita, Danau Toba, Sumatera Utara, selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026. Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo mengatakan lintasan Ajibata–Ambarita menjadi jalur penting menuju Pulau Samosir. Jalur tersebut juga memberi pengalaman wisata sejak awal perjalanan. “Lintasan ini […]

  • Bukan Hanya Nikel, Ini Lingkaran Kekayaan Pulau Sulawesi

    Bukan Hanya Nikel, Ini Lingkaran Kekayaan Pulau Sulawesi

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 736
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Ketergantungan ekonomi pada satu komoditas tambang berisiko menimbulkan kerentanan fiskal dan tekanan lingkungan. Situasi ini relevan di Sulawesi, wilayah yang selama ini identik dengan nikel, meski memiliki kekayaan sumber daya alam yang jauh lebih beragam dan berdampak langsung bagi kehidupan masyarakat. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah mendorong hilirisasi nikel untuk mendukung industri […]

  • Sidang isbat penetapan awal Ramadan 1447 H oleh Kementerian Agama

    Awal Ramadan 1447 H Ditetapkan Kamis 19 Februari 2026

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 504
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Awal Ramadan 1447 H pemerintah tetapkan melalui sidang isbat Kementerian Agama Republik Indonesia pada Selasa, 17 Februari 2026. Dengan keputusan ini, pemerintah memastikan awal ibadah puasa Ramadan bagi umat Islam di seluruh Indonesia. Menteri Agama Nasaruddin Umar memimpin langsung sidang isbat yang berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat. Selain itu, pemerintah juga […]

  • Kebijakan AS Taiwan ditegaskan Marco Rubio dalam sidang Senat AS

    Kebijakan AS Taiwan Tetap Sama, Rubio Tegaskan Status Quo

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 294
    • 0Komentar

    WASHINGTON (duasatunews.com) – Kebijakan AS Taiwan kembali menjadi sorotan setelah Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio menegaskan bahwa Washington tidak mengubah posisinya terhadap Taiwan. Menurutnya, mempertahankan status quo menjadi cara terbaik untuk menjaga stabilitas di kawasan. Rubio menyampaikan pernyataan tersebut saat memberikan kesaksian di hadapan panel Kongres AS pada Selasa (2/6). Pernyataan Rubio […]

  • Mediasi sengketa lahan Yupelis dan PT MUTU di Barito Timur

    Mediasi Sengketa Lahan Gagal, Perwakilan PT MUTU Tinggalkan Ruang Mediasi

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Usupriyadi, Tim
    • visibility 289
    • 0Komentar

    BARITO TIMUR, (duasatunews.com) — Mediasi sengketa lahan antara Yupelis dan sejumlah pihak lainnya dengan PT Multi Tambang Jaya Utama (PT MUTU) yang difasilitasi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial (PKS) Kabupaten Barito Timur berakhir tanpa kesepakatan. Mediasi yang berlangsung pada Jumat, 7 Agustus 2026, tersebut terhenti setelah perwakilan PT MUTU, Hermansyah selaku pejabat legal perusahaan, meninggalkan […]

  • KPK tangkap pegawai Bea Cukai di Gedung Merah Putih KPK

    KPK Tangkap Bea Cukai dalam Kasus Suap Importasi

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 412
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – KPK tangkap pegawai Bea Cukai dalam pengembangan kasus dugaan suap dan gratifikasi importasi barang. Penindakan ini menegaskan komitmen aparat penegak hukum dalam membersihkan praktik korupsi di sektor kepabeanan yang bersentuhan langsung dengan aktivitas perdagangan internasional. Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Budiman Bayu Prasojo (BBP) sebagai tersangka baru. BBP merupakan pegawai di lingkungan Direktorat […]

expand_less