Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Kebijakan AS terhadap Organisasi Global Dinilai Berdampak Luas

Kebijakan AS terhadap Organisasi Global Dinilai Berdampak Luas

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 430
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAIRO, duasatunews.com — Kebijakan AS terhadap organisasi global berpotensi membawa dampak luas bagi negara berkembang dan tatanan sistem internasional. Karena itu, arah kebijakan luar negeri Amerika Serikat menarik perhatian pengamat hubungan internasional, terutama soal pendanaan dan efektivitas lembaga internasional.

Artikel terkait dinamika kebijakan luar negeri Amerika Serikat dapat dibaca di kanal Hubungan Internasional duasatunews.com.

Dampak Pendanaan Organisasi Internasional

Dalam wawancara dengan Xinhua, Abu-Bakr Al-Desouky, pakar hubungan internasional di Al-Ahram Foundation, menilai Amerika Serikat berisiko mengurangi sumber pendanaan penting organisasi global. Menurutnya, langkah ini menekan kapasitas operasional lembaga internasional, khususnya di negara berkembang.

Ia menjelaskan bahwa berkurangnya dana dari Washington dapat memengaruhi kualitas dan jangkauan program. Akibatnya, organisasi internasional harus menyesuaikan skala program pembangunan dan kemanusiaan.

Sejumlah lembaga tersebut berada di bawah koordinasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang selama ini bergantung pada kontribusi negara anggota.

Keputusan Presiden Donald Trump

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani memorandum pada Rabu (7/1). Melalui kebijakan itu, pemerintah AS menarik diri dari 66 organisasi internasional.

Sebanyak 31 organisasi berada di bawah PBB. Sementara itu, 35 lainnya berasal dari organisasi non-PBB. Kebijakan tersebut mencakup sektor iklim, tenaga kerja, imigrasi, dan energi.

Beberapa organisasi yang terdampak meliputi UNFCCC, UN Water, UN Energy, dan UNCTAD. Gedung Putih menyampaikan keputusan ini melalui pernyataan resmi.

Sikap Pemerintah Amerika Serikat

Pemerintah AS menilai sejumlah organisasi tidak sejalan dengan kepentingan ekonomi dan kedaulatan nasional. Selain itu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyoroti efisiensi dan manfaat keanggotaan.

Sebelumnya, Amerika Serikat juga keluar dari WHO, Perjanjian Iklim Paris, dan Dewan HAM PBB. Pemerintah AS juga menghentikan pendanaan UNRWA.

Al-Desouky menilai rangkaian kebijakan tersebut membentuk persepsi baru tentang peran global Amerika Serikat. Menurutnya, sejumlah negara mulai menyesuaikan strategi diplomasi mereka.

Dampak terhadap Kerja Sama Global

Selain memengaruhi diplomasi, kebijakan ini berpotensi mengubah pola kerja sama multilateral. Negara berkembang diperkirakan akan memperkuat kolaborasi regional.

Mereka juga cenderung mencari mitra baru untuk menjaga keberlanjutan program pembangunan dan bantuan internasional.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penggeledahan PT Dana Syariah Indonesia oleh Bareskrim Polri

    Polri Geledah Kantor Dana Syariah Indonesia Terkait Dugaan Fraud

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 362
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Penggeledahan PT Dana Syariah Indonesia dilakukan oleh Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri di Jakarta Selatan, Jumat (tanggal), terkait penyelidikan dugaan tindak pidana penipuan (fraud). Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Ade Safri Simanjuntak, membenarkan tindakan tersebut.“Tim penyidik Dittipideksus sore ini menggeledah kantor Dana Syariah Indonesia,” kata Ade […]

  • Gurun Arab Saudi Mendadak Menghijau, Fenomena Alam atau Tanda Perubahan Iklim?

    Gurun Arab Saudi Mendadak Menghijau, Fenomena Alam atau Tanda Perubahan Iklim?

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 456
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Gurun Arab Saudi menghijau setelah hujan ekstrem mengguyur sejumlah wilayah yang selama ini dikenal tandus dan kering. Perubahan drastis ini menarik perhatian dunia karena menunjukkan bagaimana lanskap gurun dapat berubah cepat ketika kondisi alam mendukung. Curah Hujan Tinggi Mengubah Lanskap Gurun Dalam beberapa pekan terakhir, hujan dengan intensitas tinggi turun di sejumlah […]

  • “KPK periksa Madiun terkait dugaan dana CSR dan proyek pemerintah”

    KPK Dalami Dugaan Permintaan Dana CSR oleh Maidi, Plt Wali Kota Madiun Diperiksa

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Plt Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun, pada Senin (11/5/2026). Pemeriksaan itu berkaitan dengan dugaan permintaan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) oleh mantan Wali Kota Madiun, Maidi. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari pengembangan kasus dugaan korupsi proyek dan dana CSR di lingkungan Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur. Dalam proses […]

  • ilustrasi makan bergizi gratis untuk anak sekolah

    Makan Bergizi Gratis Disorot, Prabowo Tegaskan Tetap Jalan

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 368
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Makan bergizi gratis kembali menarik perhatian publik setelah Presiden Prabowo Subianto menanggapi kritik dari kalangan terdidik. Prabowo menilai sebagian kritik tidak lagi bersifat objektif dan justru meremehkan kebijakan pemerintah yang menyasar kelompok rentan. Prabowo menyampaikan pernyataan tersebut saat meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat, 13 Februari […]

  • Indonesia Mining Watch (IMW): Aktivitas Tambang PT. Priven Lestari Diduga Ancam Ruang Hidup dan Keselamatan Ekologis Masyarakat

    Indonesia Mining Watch (IMW): Aktivitas Tambang PT. Priven Lestari Diduga Ancam Ruang Hidup dan Keselamatan Ekologis Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com -Indonesia Mining Watch (IMW) menilai bahwa polemik pertambangan PT. Priven Lestari di Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, bukan sekadar konflik antara perusahaan dan masyarakat, melainkan persoalan serius mengenai ketaatan hukum, keadilan ekologis, dan arah tata kelola sumber daya alam di Indonesia. (29/05/2026). Koordinator Nasional Indonesia Mining Watch, Ubay Daga mengatakan, berdasarkan kajian, aspirasi […]

  • Kilau Emas Sekotong di Ujung Hukum

    Kilau Emas Sekotong di Ujung Hukum

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 429
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Aktivitas tambang emas ilegal di kawasan Sekotong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), kembali menyedot perhatian publik. Kerusakan lingkungan tampak nyata di perbukitan wilayah tersebut. Lubang bekas galian, jalur kendaraan berat, serta endapan cairan kimia di sekitar aliran air menjadi bukti langsung dampak aktivitas tambang tanpa izin. Praktik pertambangan ilegal masih marak […]

expand_less