Lapangan Kerja Indonesia Didorong Prabowo lewat Industrialisasi
- account_circle Adrian Moita
- calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
- visibility 259
- comment 0 komentar
- print Cetak

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama melalui siaran Sekretariat Presiden di Jakarta, Minggu (8/2/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, (duasatunews.com) – Lapangan kerja Indonesia menjadi prioritas utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui percepatan industrialisasi nasional dan pembangunan sektor perumahan rakyat. Pemerintah menempatkan penciptaan kesempatan kerja sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan merata.
Presiden menyampaikan komitmen tersebut dalam Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama di Jakarta. Ia menegaskan pemerintah akan memimpin kebangkitan industri nasional dalam dua hingga tiga tahun ke depan untuk memperluas kesempatan kerja di berbagai sektor strategis.
“Kita bertekad meningkatkan lapangan pekerjaan bagi bangsa Indonesia. Kita akan memimpin industrialisasi Indonesia dalam dua hingga tiga tahun ini,” ujar Presiden.
Industrialisasi Nasional dan Perluasan Kesempatan Kerja
Prabowo menilai sektor industri memegang peran penting dalam memperluas lapangan kerja Indonesia dan memperkuat struktur ekonomi nasional. Industrialisasi mendorong peningkatan nilai tambah, produktivitas, serta daya saing industri dalam negeri.
Pemerintah mendorong penguatan industri manufaktur, hilirisasi sumber daya alam, dan pengembangan sumber daya manusia. Langkah ini bertujuan menciptakan kesempatan kerja yang stabil, produktif, dan berkelanjutan bagi masyarakat di berbagai daerah.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan berbagai insentif investasi dan penyederhanaan perizinan untuk menarik minat pelaku usaha. Kebijakan tersebut diharapkan mempercepat realisasi proyek industri baru yang mampu menyerap tenaga kerja lokal.
Pembangunan Rumah Murah Ciptakan Lapangan Kerja Baru
Selain industri, pemerintah memprioritaskan pembangunan jutaan rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Program ini berperan langsung dalam menciptakan lapangan kerja Indonesia di sektor konstruksi, bahan bangunan, dan jasa pendukung.
“Kita akan membangun jutaan rumah murah untuk rakyat yang membutuhkan,” kata Prabowo.
Pembangunan perumahan juga meningkatkan aktivitas ekonomi daerah. Ketika sektor konstruksi bergerak, usaha kecil dan menengah ikut tumbuh dan membuka peluang kerja baru, terutama di wilayah pinggiran dan perdesaan.
Strategi Ekonomi Berbasis Penciptaan Lapangan Kerja
Pemerintah mengintegrasikan kebijakan industrialisasi dan perumahan dalam satu strategi nasional berbasis penciptaan lapangan kerja Indonesia. Pendekatan ini memastikan pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan pemerataan manfaat pembangunan.
Presiden menegaskan seluruh kebijakan ekonomi harus memberi dampak nyata bagi rakyat. Pemerintah menargetkan pembangunan nasional tidak hanya tercermin dalam angka pertumbuhan, tetapi juga dalam meningkatnya kesempatan kerja, daya beli, dan kesejahteraan masyarakat.
