Breaking News
light_mode
Beranda » Teknologi » Menkomdigi Siapkan Regulasi Lindungi Karya Pers dari Kecerdasan AI

Menkomdigi Siapkan Regulasi Lindungi Karya Pers dari Kecerdasan AI

  • account_circle Darman
  • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
  • visibility 268
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Regulasi AI pers menjadi isu mendesak di tengah masifnya penggunaan kecerdasan buatan oleh platform digital. Teknologi ini kerap mengambil, mengolah, dan menyebarkan ulang karya jurnalistik tanpa izin. Praktik tersebut menekan keberlanjutan media dan memengaruhi kualitas informasi publik.

Dalam beberapa bulan terakhir, perusahaan teknologi memperluas pemanfaatan AI untuk merangkum berita media arus utama. Akibatnya, banyak platform menyajikan informasi tanpa menyebut sumber asli. Kondisi ini menggerus nilai ekonomi karya jurnalistik dan melemahkan fungsi pers sebagai penjaga akurasi.

Karena itu, pembahasan regulasi AI pers menjadi penting saat ini. Transformasi digital bergerak cepat, sementara aturan belum mengimbangi laju teknologi. Tanpa intervensi negara, media nasional berisiko kehilangan posisi dalam ekosistem informasi global yang semakin kompetitif.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan pemerintah sedang menyiapkan regulasi AI pers. Ia menyampaikan sikap tersebut saat membuka Konvensi Media Massa pada rangkaian Hari Pers Nasional 2026 di Serang, Banten. Menurut Meutya, pemerintah ingin memastikan inovasi digital berjalan seiring perlindungan karya jurnalistik dan kepentingan publik.

Namun, kalangan jurnalis dan organisasi pers menyoroti tantangan penegakan aturan. Mereka meminta pemerintah merancang mekanisme pengawasan yang jelas. Mereka juga menekankan pentingnya sanksi tegas bagi pihak yang memanfaatkan karya pers tanpa izin melalui sistem AI.

Dari sudut pandang masyarakat, regulasi AI pers membawa dampak langsung. Dengan aturan yang kuat, media dapat terus menyajikan berita terverifikasi dan berimbang. Sebaliknya, jika AI mendominasi tanpa kontrol, publik berisiko menerima informasi instan tanpa konteks dan verifikasi.

Ke depan, pemerintah perlu menyeimbangkan inovasi teknologi dan keberlanjutan pers. Oleh sebab itu, publik menanti regulasi AI pers yang transparan, mudah ditegakkan, dan selaras dengan prinsip kebebasan pers. Langkah ini diharapkan menjaga kualitas ruang publik digital sekaligus melindungi kerja jurnalistik.

Rekomendasi Untuk Anda

  • masjid terdampak bencana aceh pasca banjir

    Masjid Terdampak Bencana Aceh, 98 Persen Kembali Berfungsi

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Banda Aceh, duasatunews.com – Masjid terdampak bencana Aceh mulai kembali melayani aktivitas ibadah masyarakat setelah banjir dan longsor. Kementerian Agama Kantor Wilayah Aceh mencatat 98 persen masjid dan mushalla di wilayah terdampak kini sudah aktif kembali, meski sebagian masih memakai fasilitas darurat. Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Azhari, menjelaskan bahwa banjir dan longsor merusak 737 masjid […]

  • Guru-Guru Sesalkan Pengurus PGRI Kendari Tak Dukung Aksi Bela Mansur saat Vonis Banding

    Guru-Guru Sesalkan Pengurus PGRI Kendari Tak Dukung Aksi Bela Mansur saat Vonis Banding

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 572
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – PGRI Kendari absen aksi guru saat sidang putusan banding kasus Mansur dan memicu kekecewaan di kalangan pendidik. Sejumlah guru di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menilai pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Kendari gagal menunjukkan solidaritas terhadap rekan seprofesi yang menghadapi persoalan hukum. Para guru menyoroti ketidakhadiran pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia […]

  • Majelis hakim memimpin sidang kasus motif penculikan bank di Pengadilan Militer II-08 Jakarta

    Motif Uang Rp200 Juta di Balik Kasus Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank Terungkap di Persidangan

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com)-Kasus dengan motif penculikan bank terungkap dalam sidang di Pengadilan Militer II-08 Jakarta. Para terdakwa mengakui uang menjadi pemicu utama aksi yang berujung pada dugaan pembunuhan kepala cabang bank berinisial MIP (37). Fakta persidangan terungkap Terdakwa 1 Serka MN menyatakan menerima Rp150 juta dari Yohannes Joko Pamuntas. Ia menyebut dana itu sebagai bagian awal […]

  • Iran dukung ketahanan pangan dan energi Indonesia melalui kerja sama diplomatik

    Iran Siap Dukung Ketahanan Pangan dan Energi Indonesia, Sejalan Visi Astacita

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 342
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Iran dukung ketahanan energi Indonesia melalui kerja sama konkret di sektor energi dan pangan. Dukungan ini sejalan dengan visi Astacita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan kemandirian energi dan pangan sebagai agenda strategis nasional. Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengatakan perusahaan-perusahaan Iran siap bekerja sama langsung dengan mitra […]

  • Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tipis Jadi Rp2,916 Juta perGram

    Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tipis Jadi Rp2,916 Juta perGram

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Harga emas Antam hari ini turun tipis pada perdagangan Selasa. Data dari laman resmi Logam Mulia mencatat harga emas batangan sebesar Rp2.916.000 per gram. Sehari sebelumnya, harga emas berada di level Rp2.917.000 per gram. Penurunan harga ini relatif kecil dan belum mengubah arah pergerakan harga emas dalam jangka pendek. Harga Buyback Emas […]

  • Alt gambar 1: Aksi tolak penguasaan Greenland oleh ribuan warga Denmark di Copenhagen

    Ribuan Warga Copenhagen Suarakan Penolakan atas Wacana Penguasaan Greenland

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Aksi tolak penguasaan Greenland kembali menarik perhatian publik internasional. Pada Sabtu waktu setempat, ribuan warga Denmark turun ke jalan dan menggelar aksi damai di pusat kota Copenhagen. Melalui demonstrasi ini, massa menolak wacana politik yang mengaitkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan kemungkinan penguasaan wilayah Greenland. Ribuan Warga Padati Pusat Kota Sejak […]

expand_less