Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » Irham Kalenggo dan Jalan Baru Pembangunan Konawe Selatan

Irham Kalenggo dan Jalan Baru Pembangunan Konawe Selatan

  • account_circle Afs
  • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
  • visibility 781
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kepemimpinan Daerah di Persimpangan Kepentingan
Oleh: Arin Fahrul Sanjaya, S.I.Kom

JAKARTA, duasatunews.com | Kepemimpinan daerah tidak hanya menyangkut kemampuan mengelola birokrasi. Seorang kepala daerah juga harus mampu menavigasi berbagai kepentingan politik, ekonomi, sosial, budaya, hingga tekanan globalisasi yang kian kuat. Dalam konteks ini, Konawe Selatan (Konsel) menempati posisi strategis. Kabupaten yang dikenal sebagai lumbung pangan serta memiliki potensi sumber daya alam besar ini kini memasuki fase penting di bawah kepemimpinan Bupati Irham Kalenggo.

Sejumlah pihak menilai Irham Kalenggo berhasil menghadirkan arah baru pembangunan daerah. Penilaian tersebut tidak bertumpu pada pencapaian simbolik, melainkan pada pendekatan pembangunan yang lebih terukur dan partisipatif. Ia berupaya menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan kepentingan masyarakat kecil. Setidaknya, terdapat lima dimensi kepemimpinan yang patut dicermati.

Tata Kelola Pemerintahan yang Lebih Terbuka

Keberhasilan kepala daerah dapat dilihat dari kemampuannya membangun tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Irham Kalenggo mendorong keterbukaan melalui penguatan mekanisme musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) yang inklusif.

Pemerintah daerah melibatkan masyarakat desa, tokoh adat, akademisi, dan pemuda dalam proses perencanaan. Melalui langkah ini, kebijakan lahir dari kebutuhan nyata masyarakat, bukan dari ruang birokrasi yang tertutup. Pendekatan tersebut sejalan dengan semangat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang menekankan desentralisasi dan pelayanan publik yang lebih efektif.

Ekonomi Kerakyatan sebagai Fondasi

Pembangunan ekonomi daerah sering terjebak pada orientasi investasi skala besar. Irham Kalenggo justru membaca realitas Konsel secara lebih kontekstual. Mayoritas masyarakat masih bergantung pada sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan UMKM.

Pemerintah daerah memperkuat infrastruktur desa, membuka akses permodalan, serta mendorong tumbuhnya pasar lokal. Kebijakan ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak semata mengejar angka pertumbuhan PDRB, tetapi meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat bawah.

Pendekatan tersebut juga mendorong pemerataan pembangunan. Konsel yang memiliki wilayah pesisir, dataran, dan pegunungan membutuhkan kebijakan adaptif. Pembangunan tidak hanya berfokus pada pusat kabupaten, tetapi juga menjangkau wilayah terpencil.

Investasi dan Lingkungan: Menjaga Keseimbangan

Masuknya industri pertambangan membawa dua sisi sekaligus. Di satu sisi, investasi membuka lapangan kerja. Di sisi lain, aktivitas tersebut berpotensi merusak lingkungan. Dalam kondisi ini, Irham Kalenggo berupaya menjaga keseimbangan.

Pemerintah daerah mendorong investasi yang mematuhi prinsip good mining practice, memenuhi AMDAL, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Langkah ini penting mengingat banyak daerah di Sulawesi Tenggara mengalami paradoks sumber daya alam. Kekayaan alam melimpah, tetapi kesejahteraan masyarakat tidak meningkat signifikan.

Pendekatan kehati-hatian ini mencerminkan orientasi pembangunan jangka panjang yang berkelanjutan.

Stabilitas Politik Lokal

Stabilitas politik menjadi prasyarat utama keberhasilan pembangunan. Konflik elite di tingkat lokal kerap menghambat program strategis. Di bawah kepemimpinan Irham Kalenggo, komunikasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan tokoh masyarakat relatif terjaga.

Pengalaman Irham sebagai mantan Ketua DPRD memperkuat kemampuannya membaca dinamika politik. Ia memanfaatkan jejaring politik untuk membangun konsensus, terutama dalam pembahasan anggaran dan kebijakan prioritas. Stabilitas tersebut memungkinkan birokrasi bekerja lebih fokus dan terarah.

Kepemimpinan Humanis dan Kedekatan dengan Rakyat

Selain kebijakan makro, kepemimpinan Irham Kalenggo juga menonjolkan pendekatan humanis. Ia sering turun langsung ke lapangan untuk mendengarkan aspirasi petani, nelayan, dan pelaku UMKM.

Model kepemimpinan yang mengedepankan dialog ini memperkuat kepercayaan publik. Kehadiran pemimpin di tengah masyarakat menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir dan responsif terhadap persoalan warga.

Tantangan yang Masih Ada

Meski menunjukkan arah positif, Konsel masih menghadapi tantangan serius. Angka kemiskinan perlu terus ditekan, pengangguran pemuda harus ditangani secara sistematis, dan ketimpangan antarwilayah memerlukan kebijakan yang lebih progresif.

Pemerintah daerah juga perlu mengantisipasi potensi konflik sosial akibat aktivitas pertambangan. Penguatan regulasi daerah, penegakan sanksi, serta pengawasan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) menjadi langkah penting agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.

Kepemimpinan Irham Kalenggo mencerminkan upaya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keadilan sosial, antara investasi dan keberlanjutan lingkungan, serta antara kepentingan politik dan kebutuhan rakyat kecil.

Publik tentu berharap kepemimpinan semacam ini terus berlanjut. Pembangunan daerah seharusnya tidak terjebak pada politik pencitraan, tetapi menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Irham Kalenggo tengah menulis bab baru sejarah Konawe Selatan. Tantangannya kini terletak pada konsistensi seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga arah pembangunan menuju Konawe Selatan yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

Arin Fahrul Sanjaya, S.I.Kom
(Pemerhati Sosial, Politik, dan Tata Kelola Pemerintahan Daerah)

Afs

Penulis

Update & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus OTT PT ST Nickel di Konawe Sulawesi Tenggara

    OTT PT ST Nickel Harus Diusut Menyeluruh: Ketum Pemuda 21 Soroti Dugaan Relasi Tidak Sehat antara Perusahaan dan Oknum

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 191
    • 0Komentar

    (Duasatunews.com), Jakarta || 26 Maret 2026 – Ketua Umum Pemuda 21, Muhammad Julfan Saputra, meminta aparat mengusut kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan pemerasan terhadap PT ST Nickel di Konawe secara menyeluruh. Selain itu, ia menegaskan aparat harus bekerja objektif, transparan, dan tidak tebang pilih dalam menangani perkara ini. Fokus pada Semua Kemungkinan Pertama, Julfan […]

  • PLTN dunia dan pemanfaatan energi nuklir

    Nuklir Indonesia Kekuatan Energi Bangsa

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 1.013
    • 0Komentar

    Jakarta | duasatunews.com – Indonesia memiliki sumber daya energi yang melimpah, termasuk energi nuklir. Negara perlu mengoptimalkan seluruh potensi energi tersebut. Langkah ini sejalan dengan amanat UUD 1945 Pasal 33 tentang pengelolaan sumber daya alam untuk kemakmuran rakyat. Sejarah Program Nuklir Indonesia Direktur PUSPINEBT ICMI, Irwanuddin H.I. Kulla, menjelaskan bahwa Indonesia memulai program nuklir sejak […]

  • Mahasiswa Sulawesi Tenggara di Rawamangun Jakarta Timur

    Ruang Tumbuh dan Kiprah Mahasiswa Sulawesi Tenggara di Ibu Kota

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 497
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, berkembang sebagai ruang hidup mahasiswa dari berbagai daerah. Selain berfungsi sebagai kawasan hunian, wilayah ini juga menjadi pusat aktivitas akademik dan organisasi mahasiswa perantauan, termasuk mahasiswa asal Sulawesi Tenggara (Sultra). Mahasiswa Sulawesi Tenggara yang berasal dari 17 kabupaten dan kota memilih Rawamangun sebagai tempat berproses. Mereka datang untuk […]

  • IAI Rawa Aopa bantah pelecehan melalui konferensi pers tim hukum

    ‎Tim Hukum Dan Ketua Yayasan IAI Rawa Aopa Bantah Tuduhan Dugaan Pelecehan Seksual

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 98
    • 1Komentar

    ‎‎Kendari, (Duasatunews.com) || dugaan pelecehan seksual di IAI Rawa Aopa menjadi sorotan dalam beberapa hari terakhir. Namun, tim hukum Institut Agama Islam Rawa Aopa langsung membantah tuduhan tersebut. Mereka juga menegaskan bahwa kasus ini tidak berkaitan dengan aktivitas kampus. Perwakilan tim hukum, Aminudin, menilai ada upaya penggiringan opini publik. Selain itu, ia menyebut pihak tertentu […]

  • protes Trump No Kings di Washington DC dipenuhi massa

    Protes Trump No Kings: Jutaan Warga AS Turun ke Jalan

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 202
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Protes Trump No Kings terjadi di Amerika Serikat ketika jutaan warga turun ke jalan dalam aksi bertajuk “No Kings” untuk menentang berbagai kebijakan Presiden Donald Trump pada Sabtu (28/3/2026) waktu setempat. Aksi ini menjadi gelombang demonstrasi ketiga dalam skala nasional. Massa memenuhi berbagai kota besar dan memengaruhi aktivitas di sejumlah pusat ekonomi. […]

  • keadilan restoratif kesehatan disampaikan Otto Hasibuan

    Keadilan Restoratif Kesehatan Ditekankan Otto Hasibuan

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Bandung, (duasatunews.com) — keadilan restoratif kesehatan menjadi perhatian utama Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan dalam penegakan hukum di sektor medis. Menurutnya, pendekatan ini mendorong sistem hukum yang lebih adil, humanis, dan berorientasi pada pemulihan. Otto menyampaikan hal tersebut dalam Simposium dan Workshop Meet The Professors and Friends (Me-Prof) di […]

expand_less