Breaking News
light_mode
Beranda » Lingkungan Hidup » Teknologi Pengolahan Sampah Masuk E-Katalog Nasional

Teknologi Pengolahan Sampah Masuk E-Katalog Nasional

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • visibility 363
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (duasatunews.com) – Pemerintah menargetkan teknologi pengolahan sampah masuk e-katalog dalam waktu dekat. Target ini bertujuan mempercepat penanganan krisis sampah yang sudah masuk tahap darurat di banyak daerah. Dengan e-katalog, pemerintah daerah dan masyarakat bisa segera mengakses teknologi yang dibutuhkan.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan target waktu sekitar satu bulan. Pemerintah ingin mempercepat pengadaan agar daerah tidak menunggu terlalu lama.
“Targetnya satu bulan teknologi pengolahan sampah bisa masuk e-katalog, sehingga masyarakat bisa membeli atau mempergunakannya,” kata Zulkifli Hasan usai rapat koordinasi lintas kementerian di Jakarta.

Arahan Presiden dan Kelanjutan Program PSEL

Zulkifli Hasan menjelaskan rapat tersebut menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto. Presiden menilai persoalan sampah nasional membutuhkan langkah cepat dan nyata. Karena itu, pemerintah tetap menjalankan program pembangkit listrik tenaga sampah (waste to energy).

Saat ini, pemerintah menetapkan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di 33 kota. Jumlah itu berkurang dari sebelumnya 34 kota.
“PSEL tetap berjalan. Tadinya 34, sekarang 33 kota,” ujar Zulkifli Hasan.

Untuk wilayah DKI Jakarta, pemerintah merancang tiga lokasi PSEL. Dua lokasi berada di kawasan Bantar Gebang yang mencakup Bekasi dan Jakarta Barat. Satu lokasi lain direncanakan di kawasan Sunter, Jakarta Utara.

Empat Skema Teknologi untuk Sisa Masalah Sampah

Zulkifli Hasan mengakui program waste to energy baru menyelesaikan sekitar 20 persen persoalan sampah nasional. Artinya, pemerintah masih harus menangani 80 persen sisanya.

Untuk itu, pemerintah menyiapkan empat skema teknologi. Skema tersebut meliputi tempat pengolahan sampah terpadu non-RDF, TPST RDF, TPS 3R (reduce, reuse, recycle), serta pengolahan sampah organik dari sumbernya. Pemerintah juga berkoordinasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta Kementerian Lingkungan Hidup.

Target Hentikan Open Dumping

Selain itu, pemerintah menegaskan larangan praktik open dumping. Pemerintah akan menertibkan pembuangan terbuka sambil menyediakan solusi teknologi bagi daerah.
“Open dumping tidak boleh lagi, tapi harus ada solusinya,” tegas Zulkifli Hasan.

Pemerintah menargetkan perubahan nyata dalam dua tahun ke depan. Pemerintah juga membidik penyelesaian lokasi pembuangan terbuka skala besar pada akhir 2027 atau awal 2028.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi hacker dengan laptop terkait Korut bantah tuduhan serangan siber AS

    Bantah Tuduhan Siber Korut, Pyongyang Tuding AS Bangun Narasi Global untuk Tekanan Politik

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com) — Korut bantah tuduhan serangan siber AS dan menyebut klaim itu tidak berdasar serta bermuatan politik. Sejak awal, Korut bantah tuduhan serangan siber AS sebagai upaya untuk membentuk opini internasional dan menekan posisinya di panggung global. Korut Bantah Tuduhan Serangan Siber AS Secara Resmi Media pemerintah KCNA melaporkan pernyataan juru bicara Kementerian Luar […]

  • Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei terkait kepemimpinan sementara Iran

    Iran Tetapkan Kepemimpinan Sementara Usai Wafatnya Ali Khamenei dalam Serangan AS–Israel

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 318
    • 0Komentar

    TEHERAN, (Duasatunews.com) — Pemerintah Iran membentuk kepemimpinan sementara setelah serangan militer Amerika Serikat dan Israel menewaskan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei pada Sabtu (28/2) waktu setempat. Wakil Presiden Pertama Iran Mohammad Mokhber mengatakan, presiden, ketua lembaga peradilan, dan satu anggota Dewan Wali Iran kini menjalankan tugas Pemimpin Tertinggi. Mokhber menegaskan konstitusi Iran mengatur mekanisme tersebut. Mokhber […]

  • Susiwijono Moegiarso menjelaskan investigasi tarif AS Indonesia kepada media

    RI Perkuat Posisi Dagang, Temui USTR Bahas Investigasi Tarif AS

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com) — Investigasi tarif AS Indonesia memasuki tahap lanjutan. Pemerintah Indonesia akan bertemu dengan United States Trade Representative (USTR) pada 12 Mei 2026 untuk mengklarifikasi data perdagangan yang telah disampaikan sebelumnya. Sekretaris Kemenko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, menyatakan pertemuan ini bersifat prosedural. Pemerintah tidak menemukan persoalan baru dalam proses tersebut. Ia menegaskan komunikasi sebelumnya telah […]

  • gunung semeru erupsi kolom abu

    Gunung Semeru Erupsi 7 Kali, Kolom Abu Capai 1,1 Km

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Lumajang, Jawa Timur (duasatunews.com) –  Gunung Semeru erupsi sebanyak tujuh kali pada Senin pagi. Aktivitas Gunung Semeru ini menghasilkan kolom abu setinggi 300 meter hingga 1.100 meter di atas puncak. Erupsi pertama terjadi pukul 00.38 WIB. Kolom abu mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak. Abu berwarna putih hingga kelabu dan bergerak ke arah barat […]

  • korban kekerasan seksual Rawa Aopa dijamin melanjutkan pendidikan

    Korban Kasus IAI Rawa Aopa Ditawari Lanjut Studi di PTKI Mana Pun di Bawah Kemenag

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com) – Aliansi Lembaga Mahasiswa Pemerhati Kekerasan Seksual dan Pendidikan menggelar aksi di kantor Kementerian Agama RI. Mereka menuntut langkah tegas atas dugaan kegagalan yayasan dan kampus IAI Rawa Aopa dalam melindungi korban kekerasan seksual. Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan kronologi kasus secara rinci. Mereka menjelaskan peristiwa sejak awal hingga proses hukum yang masih […]

  • Puskom kecam IAI terkait dugaan tekanan korban kekerasan seksual

    Enggan berdamai, kampus tagih uang KIP ke korban dugaan kekerasan seksual

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Pusat Studi Konstitusi Indonesia (Puskom Indonesia) mengecam keras dugaan tindakan Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa yang tidak berpihak kepada korban kekerasan seksual. Menurut Puskom, pihak kampus justru menambah tekanan terhadap korban melalui pemanggilan terkait dana KIP Kuliah, padahal korban memilih mengundurkan diri karena trauma. Surat tertanggal 18 Mei 2026 memicu polemik […]

expand_less