Breaking News
light_mode
Beranda » Politik » Siaga 1 TNI: DPR Minta Penjelasan Panglima TNI

Siaga 1 TNI: DPR Minta Penjelasan Panglima TNI

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
  • visibility 256
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (duasatunews.com) — Status Siaga 1 TNI menjadi perhatian Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan Komisi I DPR akan meminta penjelasan kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) terkait kebijakan tersebut.

Puan menyampaikan hal itu setelah memimpin rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa. Menurut dia, DPR perlu mengetahui secara jelas alasan TNI menetapkan status kesiapsiagaan tersebut.

Ia menegaskan aparat militer memang harus selalu siap menghadapi berbagai kemungkinan ancaman. Namun, menurutnya, kebijakan yang dituangkan dalam bentuk telegram resmi perlu dijelaskan secara terbuka kepada DPR.

“Namun kalau kemudian sampai ada keluar surat seperti itu dalam situasi seperti ini, mungkin apakah itu diperlukan atau tidak,” kata Puan.

DPR Soroti Kebijakan Siaga 1 TNI

Puan menegaskan Komisi I DPR RI akan meminta penjelasan langsung kepada TNI mengenai penerapan Siaga 1 TNI.

Menurut Puan, DPR perlu memahami latar belakang kebijakan tersebut. Selain itu, penjelasan dari TNI juga penting agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas mengenai langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.

Telegram Panglima TNI Beredar

Sebelumnya, informasi mengenai telegram Panglima TNI dengan nomor TR/283/2026 beredar di masyarakat. Telegram tersebut memuat instruksi peningkatan kesiapsiagaan bagi seluruh jajaran TNI.

Instruksi tersebut bertujuan mengantisipasi kemungkinan eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Situasi geopolitik yang berkembang di kawasan tersebut dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan global.

Pengamanan Objek Vital dalam Siaga 1 TNI

Dalam telegram tersebut, Panglima TNI juga memerintahkan peningkatan patroli keamanan di berbagai objek vital strategis.

Beberapa lokasi yang menjadi perhatian antara lain bandara, pelabuhan laut dan sungai, stasiun kereta, terminal bus, serta fasilitas penting lainnya seperti kantor PLN dan pusat kegiatan ekonomi.

Langkah tersebut merupakan bagian dari kesiapsiagaan untuk memastikan keamanan fasilitas publik tetap terjaga.

TNI Tegaskan Kesiapsiagaan

Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah menegaskan kesiapsiagaan merupakan bagian dari tugas utama TNI.

Menurut dia, TNI terus menjaga kemampuan operasional agar selalu siap menghadapi perkembangan situasi strategis di tingkat internasional, regional, maupun nasional.

“TNI bertugas secara profesional dan responsif dengan memelihara kemampuan dan kekuatan agar selalu siap operasional serta siap mengantisipasi perkembangan di lingkungan strategis internasional, regional, maupun nasional,” kata Aulia.

  • Penulis: adrian moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perundingan nuklir AS Iran di Oman

    Perundingan Nuklir AS Iran Dinilai Sulit Ditebak

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Teheran, duasatunews.com – Seorang sumber Iran menilai hasil perundingan nuklir antara Amerika Serikat (AS) dan Iran sulit diprediksi. Ia menyampaikan penilaian tersebut kepada RIA Novosti, Jumat. Menurut sumber itu, situasi politik yang kompleks serta sikap Washington memicu ketidakpastian dialog. Ia menilai para perunding belum membangun proses negosiasi di atas fondasi kepercayaan yang kuat. Akibatnya, pembahasan […]

  • Penikaman Karyawan Rich Club Kendari Belum Terungkap

    Penikaman Karyawan Rich Club Kendari Belum Terungkap

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 353
    • 0Komentar

    JAKARTA,Duasatunews.com – Dua pekan setelah insiden penikaman terhadap karyawan Rich Club Kitchen Bar Executive Karaoke and Lounge di Kota Kendari, kepolisian belum menangkap satu pun terduga pelaku. Kondisi ini memicu sorotan publik, terutama setelah aparat menyebut alasan “zona merah” sebagai kendala penangkapan. Para korban melaporkan kasus tersebut secara resmi ke kepolisian. Aparat mengklaim telah mengantongi […]

  • Program SETARA Konawe Selatan mendorong pembangunan desa dan partisipasi masyarakat

    KONSEL SETARA: Langkah Strategis Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Dr. Eni Samayati
    • visibility 485
    • 0Komentar

    ANDOOLO – duasatunews.com | Program SETARA Konawe Selatan hadir sebagai inisiatif pembangunan daerah yang menjawab tantangan sosial, ekonomi, dan tata kelola pemerintahan. Pemerintah daerah merancang program ini untuk mendorong pemerataan pembangunan hingga ke desa-desa. Pendekatan yang digunakan berbasis kebutuhan masyarakat dan berorientasi pada hasil nyata. Fokus Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Program SETARA menempatkan pemberdayaan ekonomi sebagai […]

  • indikasi suap pemilu oleh KPK dalam penyelenggaraan pemilu Indonesia

    Indikasi Suap Pemilu Terungkap, KPK Soroti Celah Rekrutmen dan Integritas Sistem

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Windi Anggraini
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Jakarta,{duasatunews.com} —Indikasi suap pemilu menjadi isu utama setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap temuan serius dalam kajian terbaru. Indikasi suap pemilu ini memperlihatkan adanya upaya memengaruhi hasil pemilu secara tidak sah, sehingga berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap demokrasi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan indikasi penyuapan yang menyasar penyelenggara pemilu. Direktorat Monitoring KPK mengungkap temuan ini saat […]

  • Prabowo Salah Sebut Tahun MBG dalam Pidato Natal Nasional

    Prabowo Salah Sebut Tahun MBG dalam Pidato Natal Nasional

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 467
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Presiden Prabowo Subianto menjadi sorotan publik setelah keliru menyebut tahun saat memaparkan capaian program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kekeliruan itu muncul dalam pidato Perayaan Natal Nasional 2025 di Jakarta, Senin (5/1/2026). Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah menyalurkan MBG kepada 55 juta penerima manfaat dalam kurun satu tahun. Namun, ia menyebut rentang […]

  • PENGANGKATAN P3K DI KONAWE: HONORER TERLUPAKAN, YANG BARU TAMAT SEKOLAH JUSTRU LULUS

    PENGANGKATAN P3K DI KONAWE: HONORER TERLUPAKAN, YANG BARU TAMAT SEKOLAH JUSTRU LULUS

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 603
    • 0Komentar

    jakarta, DuaSatuNews.com  – Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) seharusnya menjadi solusi keadilan bagi tenaga honorer yang telah lama mengabdi. Namun dalam praktiknya, kebijakan ini justru menimbulkan kegelisahan. Banyak honorer lama kembali merasa tersisih, sementara peserta yang baru menamatkan pendidikan berhasil lolos seleksi. Honorer Lama Kembali Terpinggirkan Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius tentang keberpihakan […]

expand_less