Pencairan THR ASN 2026 Capai Rp11,16 Triliun
- account_circle adrian moita
- calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
- visibility 203
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gambar Ilustrasi, duasatunews.com
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, (duasatunews.com) — Pencairan THR ASN 2026 terus berlangsung menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan penyaluran tunjangan hari raya telah menjangkau jutaan pegawai pemerintah serta pensiunan di seluruh Indonesia.
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Deni Surjantoro mengatakan pemerintah telah menyalurkan THR kepada 2.093.225 pegawai di tingkat pusat dan daerah. Selain itu, pemerintah juga memberikan THR kepada 3.618.884 pensiunan.
Menurut Deni, hingga 10 Maret 2026 pemerintah telah mencairkan Rp11,16 triliun kepada 2.076.377 pegawai atau personel ASN pusat.
Rincian Pencairan THR ASN
Kementerian Keuangan menyalurkan dana tersebut melalui 8.279 satuan kerja kementerian dan lembaga.
Pemerintah mengalokasikan dana kepada beberapa kelompok penerima. Sebanyak 825.928 ASN menerima Rp6,12 triliun. Kemudian 295.054 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) memperoleh Rp752,8 miliar.
Selain itu, pemerintah juga menyalurkan Rp1,84 triliun kepada 461.119 personel Polri serta Rp2,23 triliun kepada 452.874 personel TNI. Sementara itu, 39.486 pegawai pemerintah non-pegawai negeri (PPNPN) menerima Rp153,42 miliar.
Penyaluran THR ASN di Daerah
Penyaluran THR bagi ASN di daerah berlangsung secara bertahap. Hingga 9 Maret 2026, tiga pemerintah daerah telah menyalurkan Rp127,6 miliar kepada 16.848 pegawai.
Jumlah tersebut masih sekitar 0,54 persen dari total 546 pemerintah daerah di Indonesia.
THR ASN untuk Pensiunan
Pemerintah juga menyalurkan THR kepada para pensiunan. Total dana yang telah tersalurkan mencapai Rp11,54 triliun untuk 3.618.884 penerima.
Dalam proses tersebut, PT Taspen menyalurkan Rp10,1 triliun kepada 3.115.324 pensiunan. Sementara PT Asabri menyalurkan Rp1,44 triliun kepada 503.560 pensiunan.
Anggaran Pencairan THR Tahun 2026
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya memastikan pemerintah telah menyiapkan anggaran THR sejak awal tahun.
Pemerintah mengalokasikan sekitar Rp55 triliun untuk pembayaran THR bagi ASN pusat, ASN daerah, PPPK, TNI, Polri, serta pensiunan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan anggaran THR tahun ini meningkat sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp49 triliun.
Pemerintah mulai melakukan pencairan THR ASN 2026 sejak 26 Februari 2026 dan menargetkan seluruh pembayaran selesai paling lambat H-7 sebelum Idul Fitri.
- Penulis: adrian moita
- Editor: Nur Wayda
