Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Kim Jong Un Korea Utara Kembali Pimpin Komisi Urusan Negara

Kim Jong Un Korea Utara Kembali Pimpin Komisi Urusan Negara

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
  • visibility 444
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tokyo, (duasatunews.com) – Kim Jong Un Korea kembali menjadi sorotan setelah parlemen Korea Utara memilihnya sebagai Ketua Komisi Urusan Negara dalam sidang pertama yang digelar pada Minggu.

Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) melaporkan Wakil Majelis Rakyat Tertinggi Ri Il Hwan mengajukan kembali nama Kim dalam sidang tersebut. Ia menilai kekuatan negara tidak hanya bergantung pada persenjataan, tetapi juga pada keyakinan dan keberanian politik pemimpin.

Kim Jong Un sebelumnya kembali memimpin Partai Buruh Korea sebagai sekretaris jenderal dalam kongres Februari. Kongres tersebut menjadi yang pertama dalam lima tahun terakhir.

Keputusan ini memperkuat posisi Kim dalam pemerintahan dan partai. Sejumlah pengamat menilai langkah ini menunjukkan konsolidasi kekuasaan yang semakin kuat di Korea Utara.

Kim Jong Un Korea Perkuat Struktur Pemerintahan

Sidang parlemen juga menetapkan sejumlah pejabat penting. Jo Yong Won kini menjabat sebagai ketua parlemen dan menggantikan Choe Ryong Hae.

Ri Son Gwon menjabat sebagai wakil ketua parlemen. Penunjukan ini mencerminkan penyesuaian struktur politik di tingkat elite Korea Utara.

Kebijakan Korea dan Perubahan Kabinet

Parlemen mempertahankan Pak Thae Song sebagai perdana menteri dan Choe Son Hui sebagai menteri luar negeri.

Kim Tok Hun kini menjabat sebagai wakil perdana menteri pertama. Sementara itu, Kim Yo Jong tidak lagi menjabat dalam Komisi Urusan Negara.

Perubahan ini menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam menyusun strategi baru untuk memperkuat stabilitas politik dan pemerintahan nasional.

Ekonomi Korea Jadi Fokus Pemerintah

Parlemen juga membahas revisi konstitusi, anggaran negara 2026, serta rencana pembangunan ekonomi lima tahun.

Pemerintah menargetkan kebijakan ini untuk memperkuat stabilitas nasional dan pembangunan jangka panjang. Selain itu, langkah ini juga bertujuan menjaga ketahanan ekonomi di tengah tantangan global yang terus berkembang.

Sejumlah pengamat menilai agenda tersebut akan menentukan arah kebijakan Korea Utara dalam beberapa tahun ke depan, terutama dalam menghadapi tekanan ekonomi dan dinamika internasional.

Dengan keputusan tersebut, posisi Kim Jong Un Korea semakin kuat dalam menentukan arah kebijakan negara ke depan.


Sumber: Kyodo – ANTARA

  • Penulis: adrian moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapat Komisi III DPR RI bahas RUU Hukum Acara Perdata

    RUU Hukum Acara Perdata Disepakati Jadi Inisiatif DPR

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 600
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Pemerintah dan Komisi III DPR RI memfokuskan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Hukum Acara Perdata dalam rapat kerja yang berlangsung di Jakarta, Rabu. Dalam rapat tersebut, kedua pihak sepakat mengajukan RUU itu sebagai inisiatif DPR. Masyarakat dapat memantau jalannya rapat secara terbuka melalui kanal resmi DPR RI. Kesepakatan ini menandai perubahan arah legislasi. […]

  • Konsorsium Pemuda Konawe Utara Soroti Dugaan Mafia Tambang dan Manipulasi PPM PT. Bumi Pertambangan Indonesia (PBI)

    Konsorsium Pemuda Konawe Utara Soroti Dugaan Mafia Tambang dan Manipulasi PPM PT. Bumi Pertambangan Indonesia (PBI)

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Gelombang desakan terhadap penegakan hukum di sektor pertambangan kembali mencuat. Konsorsium Pemuda dan Mahasiswa Sulawesi Tenggara bersama Lingkar Studi Mahasiswa Hukum Indonesia (LSM-HI) menggelar aksi pada Kamis, 4 Juni 2026, di Mabes Polri dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Gerakan ini disebut sebagai bentuk kepedulian mahasiswa dan pemuda terhadap dugaan praktik ilegal di […]

  • modernisasi Polri tanpa reformasi struktural

    REFORMASI KOSMETIK

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Saydul La Opua
    • visibility 691
    • 0Komentar

    Jakarta, dusatunews.com | Reformasi kosmetik polri menjadi isu penting dalam pembahasan modernisasi kepolisian di Indonesia. Reformasi kosmetik polri ini merujuk pada perubahan yang menonjolkan citra, teknologi, dan slogan institusi, namun belum menyentuh persoalan mendasar seperti budaya kekuasaan, akuntabilitas, dan integritas internal kepolisian. Dalam beberapa tahun terakhir, publik terus mendengar jargon modernisasi kepolisian. Kampanye seperti Polri […]

  • Makna Isra Mikraj bagi Kehidupan Umat Islam

    Makna Isra Mikraj bagi Kehidupan Umat Islam

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 742
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Makna Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW menjadi pengingat penting bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan. Melalui peristiwa ini, umat Islam memahami kembali perintah salat sekaligus meneguhkan nilai spiritual dan sosial dalam kehidupan sehari-hari. Makna Isra Mikraj dalam Sejarah Islam Isra Mikraj mencakup dua rangkaian peristiwa besar dalam sejarah Islam. Pertama, Isra menggambarkan […]

  • Kejagung Jadi Harapan Terakhir! KMSJ Minta Kasus Tri Firdaus Diambil Alih Pusat

    Kejagung Jadi Harapan Terakhir! KMSJ Minta Kasus Tri Firdaus Diambil Alih Pusat

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Arin fahrul Sanjaya
    • visibility 961
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com Puluhan mahasiswa asal Sulawesi Tenggara yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa Sultra Jakarta (KMSJ) menggelar aksi unjuk rasa di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI). Mereka menuntut penegakan hukum tegas atas dugaan skandal pertambangan nikel oleh PT Tristaco Mineral Makmur (TMM). Aksi tersebut menjadi tindak lanjut […]

  • Gedung KPK Jakarta dalam kasus OTT Bupati Pekalongan KPK

    KPK OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Soroti Dugaan Pengondisian Proyek Outsourcing

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 402
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi pengadaan tenaga alih daya (outsourcing) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa penyidik menemukan indikasi pengaturan dalam proses pengadaan barang dan jasa tersebut. Ia menyebut praktik itu terjadi […]

expand_less