Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » Eni Samayati Angkat Suara Terkait Pengelolaan Dana Jamrek yang Dikendalikan Pemerintah Pusat

Eni Samayati Angkat Suara Terkait Pengelolaan Dana Jamrek yang Dikendalikan Pemerintah Pusat

  • account_circle Afs
  • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
  • visibility 815
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Dana Jamrek tambang kembali menjadi sorotan publik. Dana Jaminan Reklamasi tambang bernilai triliunan rupiah yang tersimpan di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dinilai belum memberi manfaat nyata bagi daerah penghasil tambang.

Sorotan ini menguat setelah mahasiswa dan aktivis lingkungan menuntut transparansi pengelolaan dana Jamrek tambang yang seharusnya digunakan untuk pemulihan lingkungan pascatambang.

Daerah Menanggung Dampak, Pusat Kuasai Dana

Dr. Eni menegaskan bahwa Jamrek seharusnya menjamin pemulihan lingkungan pascatambang di wilayah terdampak. Namun, menurutnya, mekanisme saat ini justru menjauhkan daerah dari akses dana tersebut.

“Logika Jamrek jelas. Dana ini harus memulihkan lingkungan di lokasi tambang. Ketika pusat mengendalikan penuh tanpa kejelasan pencairan, daerah hanya menjadi penonton,” ujar Dr. Eni, Selasa (17/9).

Ia menambahkan, masyarakat lokal langsung menanggung dampak sosial dan lingkungan akibat aktivitas tambang. Karena itu, daerah seharusnya berperan aktif dalam pengelolaan Jamrek.

Regulasi Sudah Jelas, Implementasi Dipertanyakan

Dr. Eni mengingatkan bahwa regulasi telah mengatur fungsi Jamrek secara tegas. Pemerintah mewajibkan perusahaan tambang menyediakan dana untuk reklamasi dan pascatambang.

Ia merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2010 serta Permen ESDM Nomor 26 Tahun 2018. Aturan tersebut menegaskan bahwa Jamrek berfungsi sebagai jaminan pemulihan lingkungan di wilayah operasi tambang.

“Secara hukum, dana Jamrek harus kembali ke daerah. Jika pusat menguasai penuh tanpa melibatkan daerah, kebijakan ini berpotensi melanggar semangat desentralisasi,” tegasnya.

Dorong Transparansi dan Pengawasan Publik

Dr. Eni meminta pemerintah pusat membuka ruang koordinasi yang lebih luas dengan pemerintah daerah. Ia menilai transparansi menjadi kunci agar Jamrek tidak sekadar tercatat sebagai angka administratif.

“Kita perlu membuka data. Publik harus tahu berapa dana yang terkumpul, di mana posisinya, dan bagaimana penggunaannya,” katanya.

Ia juga mendorong keterlibatan akademisi, masyarakat sipil, dan media dalam pengawasan Jamrek. Menurutnya, pengawasan publik dapat mencegah penyalahgunaan dana dan memastikan pemanfaatan yang tepat sasaran.

Desakan Kebijakan Berbasis Otonomi Daerah

Lebih lanjut, Dr. Eni mendesak Presiden dan Kementerian ESDM merumuskan skema kebijakan baru. Skema tersebut, kata dia, harus memberi porsi lebih besar kepada pemerintah daerah dalam pengelolaan Jamrek.

“Jika pusat tetap ingin mengendalikan, maka harus ada pertanggungjawaban publik yang jelas. Namun solusi terbaik tetap mengembalikan Jamrek ke daerah,” ujarnya.

Isu pengelolaan Jamrek diperkirakan terus menjadi sorotan. Tekanan dari mahasiswa dan aktivis lingkungan juga semakin kuat. Mereka menuntut transparansi dan keadilan bagi daerah penghasil tambang yang selama ini menanggung dampak kerusakan lingkungan.

Afs

Penulis

Update & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korupsi Chromebook Nadiem dalam sidang perdana di Pengadilan Tipikor Jakarta

    Senyum Nadiem di Sidang Tipikor: Hadapi Dakwaan Chromebook, Dukungan Mengalir di Ruang Sidang

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Adrian moita
    • visibility 376
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Kasus korupsi Chromebook Nadiem resmi memasuki tahap persidangan. Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menggelar sidang perdana pembacaan dakwaan pada Senin (5/1/2026). Perkara ini berkaitan dengan pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) di Kemendikbudristek. Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, tiba di gedung pengadilan sekitar pukul […]

  • tarif panel surya RI kebijakan Amerika Serikat terhadap impor panel surya Indonesia

    AS Naikkan Tarif Impor Panel Surya Indonesia hingga 104%

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 210
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Amerika Serikat menjatuhkan tarif tinggi terhadap impor sel dan panel surya dari Indonesia. Pemerintah AS menetapkan bea masuk imbalan sebesar 104,38% untuk produk asal RI. Departemen Perdagangan Amerika Serikat mengumumkan kebijakan ini pada Selasa waktu setempat. Otoritas AS menyebut langkah tersebut sebagai respons atas subsidi pemerintah yang dinilai merugikan industri domestik. Indonesia […]

  • tambang ilegal Sulawesi Tenggara yang merusak lingkungan dan hutan

    Mahasiswa Desak Presiden Turun Tangan: Dana Jaminan Reklamasi Harus Dikembalikan untuk Kepentingan Daerah Penghasil

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Arin fahrul Sanjaya
    • visibility 820
    • 0Komentar

    JAKARTA,Duasatunews.com– 7 Agustus 2025  Mahasiswa asal Sulawesi Tenggara yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Sultra–Jakarta mendesak Prabowo Subianto untuk turun tangan langsung menangani persoalan dana Jaminan Reklamasi (Jamrek) tambang. Mereka menilai pengelolaan dana tersebut tidak transparan, tidak berdampak nyata bagi pemulihan lingkungan, serta gagal menghadirkan keadilan fiskal bagi daerah penghasil seperti Sulawesi Tenggara (Sultra). Dalam konferensi […]

  • Indonesia Punya Buku Sejarah Baru, Pakar UGM: Pelajaran di Sekolah Akan Berubah

    Indonesia Punya Buku Sejarah Baru, Pakar UGM: Pelajaran di Sekolah Akan Berubah

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 404
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Buku sejarah nasional terbaru berpotensi mengubah arah kurikulum sejarah di sekolah. Perubahan ini memengaruhi isi pelajaran, metode pengajaran, serta cara siswa memahami identitas kebangsaan. Isu ini penting karena kurikulum sejarah selama ini bergantung pada satu rujukan utama. Perhatian publik menguat setelah peluncuran buku Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global. Buku tersebut […]

  • Hubungan Indonesia Australia dalam pertemuan Prabowo Subianto dan Anthony Albanese di Istana Merdeka

    Hubungan Indonesia Australia Menguat

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 442
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Hubungan Indonesia Australia menguat setelah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertemu Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat. Pertemuan tersebut menegaskan komitmen kedua negara untuk memperdalam kerja sama di sektor pendidikan dan ekonomi. Berdasarkan rilis Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, pertemuan ini menjadi momentum penguatan kemitraan strategis yang saling […]

  • hamas desak iran hentikan serangan ke negara teluk

    Hamas Desak Iran Hentikan Serangan ke Negara Teluk

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 182
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Hamas desak Iran agar tidak menargetkan negara-negara Teluk di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Kelompok Palestina tersebut meminta Teheran menahan diri dan menghindari serangan terhadap negara tetangga. Pada Sabtu (14/3/2026), Hamas menyampaikan seruan tersebut melalui pernyataan resmi. Organisasi itu mengajak Iran menjaga stabilitas kawasan agar konflik tidak meluas. “Hamas menegaskan hak […]

expand_less