Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Kim Jong Un Korea Utara Kembali Pimpin Komisi Urusan Negara

Kim Jong Un Korea Utara Kembali Pimpin Komisi Urusan Negara

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
  • visibility 262
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tokyo, (duasatunews.com) – Kim Jong Un Korea kembali menjadi sorotan setelah parlemen Korea Utara memilihnya sebagai Ketua Komisi Urusan Negara dalam sidang pertama yang digelar pada Minggu.

Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) melaporkan Wakil Majelis Rakyat Tertinggi Ri Il Hwan mengajukan kembali nama Kim dalam sidang tersebut. Ia menilai kekuatan negara tidak hanya bergantung pada persenjataan, tetapi juga pada keyakinan dan keberanian politik pemimpin.

Kim Jong Un sebelumnya kembali memimpin Partai Buruh Korea sebagai sekretaris jenderal dalam kongres Februari. Kongres tersebut menjadi yang pertama dalam lima tahun terakhir.

Keputusan ini memperkuat posisi Kim dalam pemerintahan dan partai. Sejumlah pengamat menilai langkah ini menunjukkan konsolidasi kekuasaan yang semakin kuat di Korea Utara.

Kim Jong Un Korea Perkuat Struktur Pemerintahan

Sidang parlemen juga menetapkan sejumlah pejabat penting. Jo Yong Won kini menjabat sebagai ketua parlemen dan menggantikan Choe Ryong Hae.

Ri Son Gwon menjabat sebagai wakil ketua parlemen. Penunjukan ini mencerminkan penyesuaian struktur politik di tingkat elite Korea Utara.

Kebijakan Korea dan Perubahan Kabinet

Parlemen mempertahankan Pak Thae Song sebagai perdana menteri dan Choe Son Hui sebagai menteri luar negeri.

Kim Tok Hun kini menjabat sebagai wakil perdana menteri pertama. Sementara itu, Kim Yo Jong tidak lagi menjabat dalam Komisi Urusan Negara.

Perubahan ini menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam menyusun strategi baru untuk memperkuat stabilitas politik dan pemerintahan nasional.

Ekonomi Korea Jadi Fokus Pemerintah

Parlemen juga membahas revisi konstitusi, anggaran negara 2026, serta rencana pembangunan ekonomi lima tahun.

Pemerintah menargetkan kebijakan ini untuk memperkuat stabilitas nasional dan pembangunan jangka panjang. Selain itu, langkah ini juga bertujuan menjaga ketahanan ekonomi di tengah tantangan global yang terus berkembang.

Sejumlah pengamat menilai agenda tersebut akan menentukan arah kebijakan Korea Utara dalam beberapa tahun ke depan, terutama dalam menghadapi tekanan ekonomi dan dinamika internasional.

Dengan keputusan tersebut, posisi Kim Jong Un Korea semakin kuat dalam menentukan arah kebijakan negara ke depan.


Sumber: Kyodo – ANTARA

  • Penulis: adrian moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Trump operasi militer Kuba dinilai tidak diperlukan saat berbicara di Air Force One

    Trump Operasi Militer Kuba Dinilai Tidak Diperlukan

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Washington, (duasatunews.com) — Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak membutuhkan operasi militer terhadap Kuba. Trump menyampaikan pernyataan itu pada Senin (16/2) ketika menjawab pertanyaan wartawan di atas Air Force One. Sejumlah wartawan menanyakan kemungkinan langkah Amerika Serikat setelah pemerintah AS sebelumnya melancarkan operasi untuk menangkap Presiden Venezuela, Nicolás Maduro. Menanggapi pertanyaan […]

  • Prabowo ke IKN, Tekankan Percepatan Pembangunan

    Prabowo ke IKN, Tekankan Percepatan Pembangunan

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Prabowo ke IKN menjadi kunjungan perdana Presiden Prabowo Subianto ke kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) sejak resmi menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia. Dalam agenda tersebut, Presiden menerima paparan langsung dari Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuldjono serta menyampaikan sejumlah arahan terkait pembangunan fasilitas utama di ibu kota baru. Prabowo ke IKN Terima Paparan […]

  • penahanan vanessa mabes polri disorot publik

    Penahanan Vanessa Mabes Polri Disorot, Keluarga dan Kuasa Hukum Keluhkan Akses Kunjungan

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 294
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Kasus penahanan Vanessa Mabes Polri terus menyedot perhatian publik. Sejak awal proses hukum berjalan, keluarga dan kuasa hukum menyampaikan keberatan atas pembatasan akses kunjungan. Oleh karena itu, mereka meminta aparat penegak hukum menjalankan prosedur penahanan secara terbuka, proporsional, dan sesuai dengan ketentuan KUHP Baru. Vanessa menjalani penahanan di Mabes Polri sejak 12 […]

  • sidang vonis ABK Sea Dragon di Pengadilan Negeri Batam

    Vonis ABK Sea Dragon: DPR Syukuri Terdakwa Tak Dihukum Mati

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Vonis ABK Sea Dragon dalam kasus penyelundupan sabu hampir dua ton menjadi sorotan publik. Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menyatakan bersyukur karena majelis hakim Pengadilan Negeri Batam tidak menjatuhkan hukuman mati kepada terdakwa Fandi Ramadhan. Fandi merupakan anak buah kapal (ABK) kapal Sea Dragon yang terlibat dalam kasus penyelundupan narkotika jenis […]

  • Tolak Peredaran Narkoba, Mahasiswa dan Pemuda Landono Desak APH Bertindak Tegas

    Tolak Peredaran Narkoba, Mahasiswa dan Pemuda Landono Desak APH Bertindak Tegas

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Penolakan peredaran narkoba Landono semakin menguat seiring meningkatnya keresahan masyarakat. Ikatan Mahasiswa dan Pemuda Pelajar Landono secara terbuka menyatakan sikap tegas terhadap maraknya peredaran narkoba yang mulai mengancam generasi muda dan ketertiban sosial di Kecamatan Landono. Ketua Umum Ikatan Mahasiswa dan Pemuda Pelajar Landono, Brian Putra, menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman nyata […]

  • kapal tanker melintas Selat Hormuz saat Iran siap hadapi AS

    Iran Selat Hormuz : Siap Hadapi Rencana Pengawalan Kapal AS

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Teheran, (duasatunews.com) – Iran Selat Hormuz kembali menjadi sorotan setelah Teheran menyatakan kesiapan menghadapi kemungkinan Amerika Serikat mengerahkan pasukan untuk mengawal kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Jalur laut ini merupakan salah satu rute perdagangan energi paling penting di dunia. Juru bicara Islamic Revolutionary Guard Corps, Ali Mohammad Naini, menyampaikan pernyataan tersebut pada Sabtu (7/3). Ia […]

expand_less