Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Kim Jong Un Korea Utara Kembali Pimpin Komisi Urusan Negara

Kim Jong Un Korea Utara Kembali Pimpin Komisi Urusan Negara

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
  • visibility 437
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tokyo, (duasatunews.com) – Kim Jong Un Korea kembali menjadi sorotan setelah parlemen Korea Utara memilihnya sebagai Ketua Komisi Urusan Negara dalam sidang pertama yang digelar pada Minggu.

Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) melaporkan Wakil Majelis Rakyat Tertinggi Ri Il Hwan mengajukan kembali nama Kim dalam sidang tersebut. Ia menilai kekuatan negara tidak hanya bergantung pada persenjataan, tetapi juga pada keyakinan dan keberanian politik pemimpin.

Kim Jong Un sebelumnya kembali memimpin Partai Buruh Korea sebagai sekretaris jenderal dalam kongres Februari. Kongres tersebut menjadi yang pertama dalam lima tahun terakhir.

Keputusan ini memperkuat posisi Kim dalam pemerintahan dan partai. Sejumlah pengamat menilai langkah ini menunjukkan konsolidasi kekuasaan yang semakin kuat di Korea Utara.

Kim Jong Un Korea Perkuat Struktur Pemerintahan

Sidang parlemen juga menetapkan sejumlah pejabat penting. Jo Yong Won kini menjabat sebagai ketua parlemen dan menggantikan Choe Ryong Hae.

Ri Son Gwon menjabat sebagai wakil ketua parlemen. Penunjukan ini mencerminkan penyesuaian struktur politik di tingkat elite Korea Utara.

Kebijakan Korea dan Perubahan Kabinet

Parlemen mempertahankan Pak Thae Song sebagai perdana menteri dan Choe Son Hui sebagai menteri luar negeri.

Kim Tok Hun kini menjabat sebagai wakil perdana menteri pertama. Sementara itu, Kim Yo Jong tidak lagi menjabat dalam Komisi Urusan Negara.

Perubahan ini menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam menyusun strategi baru untuk memperkuat stabilitas politik dan pemerintahan nasional.

Ekonomi Korea Jadi Fokus Pemerintah

Parlemen juga membahas revisi konstitusi, anggaran negara 2026, serta rencana pembangunan ekonomi lima tahun.

Pemerintah menargetkan kebijakan ini untuk memperkuat stabilitas nasional dan pembangunan jangka panjang. Selain itu, langkah ini juga bertujuan menjaga ketahanan ekonomi di tengah tantangan global yang terus berkembang.

Sejumlah pengamat menilai agenda tersebut akan menentukan arah kebijakan Korea Utara dalam beberapa tahun ke depan, terutama dalam menghadapi tekanan ekonomi dan dinamika internasional.

Dengan keputusan tersebut, posisi Kim Jong Un Korea semakin kuat dalam menentukan arah kebijakan negara ke depan.


Sumber: Kyodo – ANTARA

  • Penulis: adrian moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan Jembatan Pascabanjir Sumbar Dipercepat

    Pembangunan Jembatan Pascabanjir Sumbar Dipercepat

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 588
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Pembangunan Jembatan Pascabanjir Sumbar terus dipercepat untuk memulihkan akses transportasi yang terputus akibat banjir di sejumlah daerah. Pemerintah bersama TNI memprioritaskan konektivitas antarwilayah agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. Personel TNI Angkatan Darat melalui Bekang Kodam XX/Tanjungpura mengerjakan berbagai jenis jembatan di kabupaten terdampak. Tim lapangan membangun jembatan armco, jembatan Bailey, […]

  • Trump konflik Iran operasi militer Amerika Serikat

    Trump Konflik Iran: Penasihat Desak Akhiri Operasi Militer

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 389
    • 0Komentar

    WASHINGTON, (duasatunews.com) — Trump konflik Iran kembali menjadi perhatian setelah sejumlah penasihat Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendesak pemerintahannya untuk segera mencari jalan keluar dari konflik dengan Iran. Para penasihat menilai tujuan operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran sudah tercapai. Laporan The Wall Street Journal pada Senin (9/3/2026) mengungkap desakan tersebut dengan mengutip sumber yang […]

  • Pulau Greenland dalam isu akuisisi oleh Amerika Serikat

    Trump Kembali Tegaskan Keinginan Akuisisi Greenland, Bantah Gunakan Kekuatan

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 581
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Trump akuisisi Greenland kembali menarik perhatian internasional setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan sikapnya secara terbuka di forum global. Isu Trump akuisisi Greenland kembali menguat seiring meningkatnya persaingan geopolitik di kawasan Arktik. Trump menyampaikan pernyataan itu saat berpidato dalam World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Rabu (21/1). Dalam forum tersebut, […]

  • Ilustrasi penghapusan tunggakan iuran JKN bagi peserta PBPU dan BP kelas 3

    Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Disiapkan Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 548
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Penghapusan tunggakan iuran JKN menjadi kebijakan yang pemerintah siapkan untuk membantu peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) kelas 3. Melalui kebijakan ini, pemerintah mengurangi beban administrasi peserta. Selain itu, pemerintah mendorong peningkatan kepesertaan aktif dalam program Jaminan Kesehatan Nasional. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan rencana tersebut dalam […]

  • Penambangan Ilegal Gunung Botak di Kabupaten Buru Maluku

    KPIT : Penambangan Ilegal Gunung Botak Bukan Sekadar Persoalan Hukum, Tetapi Ancaman Serius terhadap Masa Depan Pulau Buru

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 775
    • 15Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Ketua Komite Pemuda Indonesia Timur (KPIT), Ichi Amahoru, menilai persoalan penambangan emas ilegal di Gunung Botak, Kabupaten Buru, Maluku, telah berkembang menjadi krisis multidimensi yang tidak lagi dapat dipandang hanya sebagai pelanggaran hukum semata. Menurutnya, aktivitas pertambangan tanpa izin telah berdampak pada kerusakan lingkungan, melemahkan kewibawaan negara, mengancam keselamatan masyarakat, hingga berpotensi […]

  • Prabowo Berikan Bonus Besar untuk Atlet SEA Games, Emas Diguyur Rp 1 Miliar

    Prabowo Berikan Bonus Besar untuk Atlet SEA Games, Emas Diguyur Rp 1 Miliar

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 684
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Kebijakan pemberian bonus besar kepada atlet peraih medali SEA Games kembali mengundang perhatian publik. Di tengah kebutuhan pembenahan pembinaan olahraga nasional, pemerintah menyiapkan insentif hingga Rp1 miliar bagi atlet peraih emas. Kebijakan ini dinilai berdampak langsung pada masa depan atlet dan arah prioritas anggaran negara. Isu ini menguat karena Indonesia baru menutup […]

expand_less