Korban Sipil Papua Tewas, Operasi TNI Disorot Komnas HAM
- account_circle Reski
- calendar_month 8 jam yang lalu
- visibility 47
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto...Ilustrasi kondisi konflik di Papua yang menyoroti insiden korban sipil dalam operasi keamanan di wilayah Kabupaten Puncak.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Papua,(duasatunews.com)//Komnas HAM mendesak Tentara Nasional Indonesia segera mengevaluasi operasi keamanan setelah insiden korban sipil papua tewas di Kabupaten Puncak. Insiden ini menewaskan sedikitnya 12 warga sipil dan melukai sejumlah lainnya.
Ketua Anis Hidayah menyatakan aparat TNI menjalankan operasi terhadap kelompok bersenjata TPNPB-OPM di Kampung Kembru saat kejadian berlangsung. Ia menegaskan Komnas HAM masih memverifikasi jumlah korban dan kronologi.
“Korban mencakup perempuan dan anak-anak. Kami terus mengumpulkan informasi dari berbagai pihak,” kata Anis, Sabtu (18/4).
Korban Sipil Papua Tewas Jadi Sorotan
Komnas HAM mengecam jatuhnya korban sipil dan menilai aparat harus melindungi warga dalam setiap operasi. Lembaga ini menempatkan keselamatan masyarakat sipil sebagai prioritas utama.
Anis menegaskan tindakan yang merenggut nyawa warga sipil melanggar prinsip hak asasi manusia dan hukum humaniter internasional. Ia juga menekankan bahwa hak hidup dan rasa aman tidak boleh berkurang dalam kondisi apa pun.
Evaluasi Operasi Usai Korban Sipil Papua Tewas
Komnas HAM meminta Panglima TNI Agus Subianto mengevaluasi operasi secara menyeluruh. Lembaga ini mendorong TNI menjalankan pendekatan profesional, terukur, dan menghormati HAM.
Komnas HAM juga mengingatkan aparat dan kelompok bersenjata untuk menahan diri agar tidak memperluas konflik dan tidak menjadikan warga sipil sebagai sasaran.
Perlindungan Warga dan Pemulihan Korban
Pemerintah perlu melindungi masyarakat sipil, terutama kelompok rentan. Pemerintah juga perlu memulihkan kondisi korban luka dan mendampingi keluarga korban jiwa.
Komnas HAM menilai jaminan keamanan penting agar warga tetap tinggal dan tidak mengungsi. Stabilitas sosial membantu mencegah dampak yang lebih luas.
Investigasi Masih Berjalan
Komnas HAM terus mengumpulkan data kasus korban sipil papua tewas dan berkoordinasi dengan berbagai pihak. Lembaga ini melanjutkan pemantauan untuk memastikan proses berjalan transparan dan akuntabel.
- Penulis: Reski
- Editor: Windi anggraini

Saat ini belum ada komentar