Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Gelombang Buruh Padati Monas di May Day 2026, Presiden Dijadwalkan Hadir

Gelombang Buruh Padati Monas di May Day 2026, Presiden Dijadwalkan Hadir

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
  • visibility 301
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Ribuan buruh dari berbagai serikat pekerja memusatkan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jumat pagi. Massa mulai berdatangan sejak pukul 08.00 WIB dan langsung mengarah ke panggung utama di lapangan barat.

Arus kendaraan yang membawa peserta memadati sejumlah ruas jalan menuju lokasi. Bus dan kendaraan pribadi mengular dari kawasan Kwitang hingga Jalan Medan Merdeka Barat. Banyak peserta memilih berjalan kaki agar lebih cepat mencapai area kegiatan.

Massa memenuhi kawasan Monas dengan atribut beragam warna yang mencerminkan identitas serikat masing-masing. Mereka mengibarkan bendera organisasi tinggi di atas kerumunan. Selain buruh, komunitas pengemudi ojek daring ikut bergabung untuk menyampaikan aspirasi.

Aparat gabungan TNI dan Polri menjaga keamanan di berbagai titik strategis. Petugas mengatur arus lalu lintas dan memastikan kegiatan berlangsung tertib.

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri peringatan ini. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus pimpinan Partai Buruh, Said Iqbal, menyampaikan informasi tersebut kepada publik.

Perwakilan buruh sempat merencanakan aksi lanjutan di depan gedung DPR RI. Mereka membatalkan rencana itu setelah berdialog langsung dengan pemerintah.

Panitia memperkirakan sekitar 100 ribu buruh dari berbagai elemen serikat hadir dalam peringatan ini. Buruh di 38 provinsi dan lebih dari 350 kota lain juga menggelar aksi serentak pada momentum May Day tahun ini.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Kejahatan Lingkungan PT TMS, Mahasiswa Desak KPK Usut

    Dugaan Kejahatan Lingkungan PT TMS, Mahasiswa Desak KPK Usut

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 616
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Koalisi Mahasiswa Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (26/1/2026). Dalam aksi tersebut, mereka mendesak KPK mengusut dugaan kejahatan lingkungan PT TMS di Sulawesi Tenggara. Para mahasiswa menilai KPK harus bertindak tegas dan terbuka. Mereka menegaskan penegakan hukum harus berjalan tanpa pengecualian, termasuk terhadap pihak […]

  • Aksi di Depan Kemendiksaintek, KPIT Kembali Soroti Sistem Desil dalam Syarat Penerimaan KIP Kuliah

    Aksi di Depan Kemendiksaintek, KPIT Kembali Soroti Sistem Desil dalam Syarat Penerimaan KIP Kuliah

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle Redaksi 1
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Jakarta, (DUASATUNEWS.COM) — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Pemuda Indonesia Timur (KPIT) kembali menggelar aksi di depan Gedung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiksaintek), Senin (5/10/2026). Aksi tersebut merupakan aksi jilid IV yang kembali menyoroti penggunaan sistem desil dalam persyaratan penerimaan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Dalam aksi tersebut, KPIT mendesak Kemendiksaintek menghapus […]

  • pemeriksaan Dito Ariotedjo oleh KPK

    Pemeriksaan Dito Ariotedjo oleh KPK Fokus Kunjungan Arab Saudi

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 715
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Pemeriksaan Dito Ariotedjo oleh KPK menarik perhatian publik. Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji 2023–2024 di Kementerian Agama.(Baca juga laporan nasional lainnya di kanal Nasional: https://duasatunews.com/category/nasional) Pemeriksaan Dito Ariotedjo oleh KPK Bahas Kunjungan Arab Saudi […]

  • Dadan Hindayana tersangka kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis yang diusut Kejaksaan Agung.

    Dadan Hindayana Tersangka, Kejagung Yakin Punya Bukti

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 234
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan penetapan eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah memenuhi syarat hukum. Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, mengakui proses penanganan perkara tersebut berlangsung cepat. Meski demikian, tim penyidik mempelajari dugaan penyimpangan dalam program […]

  • Tepergok Curi 16 Potong pakaian, Wanita Lansia Nyaris Diamuk Pedagang di Pasar Tanah Abang

    Tepergok Curi 16 Potong pakaian, Wanita Lansia Nyaris Diamuk Pedagang di Pasar Tanah Abang

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 880
    • 0Komentar

    Jakarta — Peristiwa dugaan pencurian yang melibatkan seorang perempuan lanjut usia di Pasar Tanah Abang menarik perhatian publik. Kasus ini hampir berujung kekerasan massa dan memunculkan dua persoalan hukum sekaligus. Di satu sisi, publik menyoroti dugaan pengambilan pakaian tanpa izin pemilik. Di sisi lain, rekaman video juga memperlihatkan tindakan kekerasan oleh sejumlah orang di lokasi […]

  • Utang pemerintah Indonesia masih aman menurut Kementerian Keuangan

    Utang Pemerintah Indonesia 40,46 Persen PDB Masih Aman

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 528
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan utang pemerintah Indonesia hingga akhir 2025 masih berada dalam batas aman meskipun nominalnya meningkat. Pemerintah mengelola pembiayaan negara secara hati-hati dan terukur untuk menjaga stabilitas fiskal. Per 31 Desember 2025, pemerintah mencatat total utang sebesar Rp9.637,90 triliun atau setara 40,46 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). […]

expand_less