Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » GASKAN Soroti Lambatnya Penyidikan Kasus Elza Syarief, Ancam Aksi Susulan Usut Dugaan Penggelapan Ratusan Miliar

GASKAN Soroti Lambatnya Penyidikan Kasus Elza Syarief, Ancam Aksi Susulan Usut Dugaan Penggelapan Ratusan Miliar

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • visibility 267
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Duasatunews.com) – Gerakan Suara Keadilan Netizen (GASKAN) menegaskan dugaan penggelapan dana klien yang menyeret nama pengacara Elza Syarief semakin meluas. Sekretaris Jenderal GASKAN, Andi Muhammad Rifaldy, menyebut kerugian tidak hanya menimpa UMKM Memiles pada 2019. Selain itu, ia mengatakan sejumlah klien lain juga mengalami kerugian dengan total mencapai ratusan miliar rupiah.

Andi menyampaikan pernyataan itu setelah Aliansi Gerakan Mahasiswa Hukum Indonesia menggelar aksi damai di Kantor Elza Syarief Law, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (6/5/2026). Selama aksi berlangsung, massa menyampaikan tuntutan secara tertib di bawah pengamanan Polsek Metro Menteng.

Selanjutnya, Andi menyoroti lambannya penanganan perkara oleh penyidik Polda Metro Jaya. Menurut dia, aparat belum menunjukkan langkah serius untuk mengusut laporan tersebut. Karena itu, ia menilai proses hukum berjalan lambat dan belum memberi kepastian kepada korban.

“Kasus ini bukan sekadar sengketa perdata. Namun, kasus ini mengarah pada dugaan pidana penggelapan dalam skala besar. Oleh sebab itu, kelambanan aparat mencederai rasa keadilan publik,” tegas Andi.

Sementara itu, GASKAN kini menyiapkan aksi lanjutan untuk menyoroti kinerja penyidik. Bahkan, organisasi tersebut mengaku akan terus mengawal perkara hingga aparat penegak hukum mengambil langkah nyata.

“Kami akan turun ke jalan jika tidak ada terobosan dalam waktu dekat. Selain itu, kami mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Kejaksaan segera mengusut tuntas perkara ini,” ujar Andi.

Di sisi lain, GASKAN juga menyinggung nama Farhat Abbas. GASKAN menyebut Farhat berada dalam tim pendamping hukum terkait perkara tersebut.

Hingga berita ini terbit, pihak Elza Syarief belum memberikan klarifikasi resmi terkait tuduhan dugaan penggelapan dana itu.

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Dewan Perdamaian Gaza di WEF Davos

    Prabowo Dewan Perdamaian Gaza di WEF 2026 Davos

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 454
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Prabowo Dewan Perdamaian Gaza menjadi perhatian dalam agenda internasional World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss. Pada kesempatan tersebut, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto hadir bersama tujuh pemimpin negara lain dalam peluncuran Dewan Perdamaian Gaza (Board of Peace Gaza) di Congress Hall, Kamis (22/1) waktu setempat. Dengan langkah ini, Indonesia menyatakan […]

  • sejarah konflik Kalimantan dalam ilustrasi Tragedi Sampit dan Sambas

    Sejarah Konflik Kekerasan di Tanah Dayak: Tragedi Sampit dan Sambas

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 450
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Konflik kekerasan paling menonjol dalam sejarah modern masyarakat Dayak di Kalimantan tidak terjadi antarsesama suku Dayak. Sebaliknya, konflik besar yang sering disebut sebagai “perang” itu muncul dalam bentuk konflik komunal antara suku Dayak sebagai penduduk asli dan etnis pendatang, terutama etnis Madura. Dua peristiwa yang paling sering menjadi rujukan ialah Tragedi Sampit […]

  • Basarnas Cari Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

    Basarnas Cari Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 1.008
    • 0Komentar

    Makassar, duasatunews.com — Basarnas cari pesawat hilang setelah menerima laporan putus kontak pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport di wilayah antara Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) serta Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Berdasarkan laporan awal, tim SAR segera bergerak menuju area pencarian dengan mengacu pada koordinat terakhir dari otoritas navigasi penerbangan. Basarnas Makassar Gerakkan Tim […]

  • Manajer Kopdes Merah Putih mengikuti pelatihan manajerial sebelum ditempatkan di koperasi desa dan kelurahan seluruh Indonesia.

    30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih Mulai Bertugas Awal Agustus 2026

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 111
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Kementerian Koperasi akan menempatkan sekitar 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih mulai awal Agustus 2026. Para manajer saat ini mengikuti pelatihan sebelum bertugas di koperasi yang tersebar di seluruh Indonesia. Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, mengatakan pemerintah menyiapkan penempatan secara bertahap. Jadwal tersebut mengikuti penyelesaian pembangunan gudang, gerai, dan fasilitas pendukung Kopdes Merah […]

  • Bahasa Indonesia mendunia dalam diskusi Seskab di Istana Presiden Jakarta

    Bahasa Indonesia Mendunia, Seskab Bahas Strategi

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 264
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Bahasa Indonesia mendunia menjadi fokus utama pemerintah dalam memperkuat peran budaya di tingkat global. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membahas langkah tersebut bersama Staf Khusus Presiden Yovie Widianto dan Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad. Pertemuan berlangsung di Kantor Sekretariat Kabinet RI, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (18/3). Selain itu, para peserta menjalankan […]

  • aksi GMII desak KPK usut dugaan korupsi Kominfo Kendari

    Minta KPK Turun Tangan, GMII Soroti dugaan korupsi eks kadis Kominfo Kendari 

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Rahman
    • visibility 783
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com | 18 September 2025 — Dugaan korupsi Kominfo Kendari kembali menarik perhatian publik. Generasi Mahasiswa Intelektual Indonesia (GMII) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Melalui aksi ini, GMII mendesak aparat penegak hukum mengusut dugaan penyimpangan anggaran di lingkungan Pemerintah Kota Kendari. Aksi Mahasiswa […]

expand_less