Breaking News
light_mode
Beranda » News » Mendagri Tito Karnavian Minta Pemda Hentikan Rekrutmen Honorer Baru demi Cegah Beban APBD

Mendagri Tito Karnavian Minta Pemda Hentikan Rekrutmen Honorer Baru demi Cegah Beban APBD

  • account_circle Reski
  • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
  • visibility 134
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com)– Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengimbau seluruh pemerintah daerah (pemda) agar tidak lagi merekrut tenaga honorer baru. Langkah tersebut bertujuan menjaga kesehatan fiskal daerah sekaligus mencegah peningkatan belanja pegawai yang berlebihan.

Dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/6), Tito meminta kepala daerah mematuhi kebijakan moratorium tenaga honorer yang saat ini berlaku.

“Honorer sudah dimoratorium. Untuk seluruh kepala daerah, harus tegas, tidak ada tenaga honorer baru,” ujar Tito.

Rekrutmen Honorer Dinilai Menjadi Beban Daerah

Tito menilai banyak tenaga honorer, terutama pada bidang administrasi, tidak memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Ia juga menyoroti praktik perekrutan yang sering kali tidak melalui mekanisme yang tepat.

Menurut Tito, sejumlah pejabat daerah pada masa lalu memasukkan orang-orang tertentu ke lingkungan birokrasi tanpa mempertimbangkan kemampuan dan kebutuhan instansi.

Akibatnya, pemerintah daerah harus menanggung beban tambahan untuk membayar pegawai yang tidak memberikan kontribusi optimal terhadap pelayanan publik.

Berpotensi Menjadi Bom Waktu

Tito menegaskan penambahan tenaga honorer dapat menimbulkan persoalan yang lebih besar pada masa mendatang. Selain meningkatkan belanja pegawai, kondisi tersebut sering memunculkan tuntutan pengangkatan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Jangan ada lagi penambahan honorer karena akan menjadi beban biaya belanja pegawai dan menjadi beban kepala daerah berikutnya. Ini bisa menjadi bom waktu,” katanya.

Meski demikian, pemerintah tetap mempertahankan tenaga honorer yang saat ini bekerja di instansi daerah. Pemerintah mengambil langkah tersebut untuk menjaga stabilitas dan mencegah keresahan di kalangan pegawai.

DPR Dorong Sanksi bagi Perekrut Honorer Baru

Ketua Komisi II DPR RI, M. Rifqinizamy Karsayuda, menegaskan larangan perekrutan tenaga honorer sudah menjadi amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menurut Rifqi, DPR akan mengusulkan pemberian sanksi kepada pejabat yang tetap merekrut tenaga honorer dalam revisi Undang-Undang ASN mendatang.

“Dalam revisi Undang-Undang ASN ke depan, kami akan mengusulkan adanya sanksi bagi pejabat yang melakukan rekrutmen honorer,” ujarnya.

Fokus Tingkatkan Kualitas ASN dan PPPK

Rifqi menilai pemerintah perlu memprioritaskan peningkatan meritokrasi birokrasi. Upaya tersebut mencakup penguatan profesionalisme, kompetensi, dan kinerja aparatur sipil negara.

Ia meyakini peningkatan kualitas ASN dan PPPK akan menciptakan birokrasi yang lebih efektif serta efisien dalam melayani masyarakat.

Selain itu, Rifqi mengingatkan pemerintah daerah agar tidak menghabiskan sebagian besar APBD untuk belanja pegawai. Di sejumlah daerah, porsi belanja pegawai bahkan mencapai lebih dari 60 hingga 70 persen dari total anggaran.

Menurutnya, kondisi tersebut dapat mempersempit ruang fiskal untuk pembangunan daerah dan pelayanan publik.

“APBD harus lebih banyak diarahkan untuk pembangunan dan pelayanan masyarakat, bukan hanya untuk belanja pegawai,” tegasnya.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri HAM Natalius Pigai Tidak Menggunakan Pengawalan Khusus Saat Kunjungan Kerja

    Menteri HAM Natalius Pigai Tidak Menggunakan Pengawalan Khusus Saat Kunjungan Kerja

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 514
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Menteri HAM Natalius Pigai menegaskan komitmennya menjalankan kunjungan kerja tanpa pengawalan khusus atau patwal. Ia menerapkan kebijakan ini untuk membangun kedekatan langsung dengan masyarakat serta menegaskan prinsip kesetaraan di hadapan hukum. Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menyampaikan pernyataan tersebut pada Selasa (7/1/2025). Ia menilai pejabat negara perlu hadir langsung untuk mendengar […]

  • IHSG Ditutup Menguat, Pasar Cermati Isu Independensi Bank Sentral

    IHSG Ditutup Menguat, Pasar Cermati Isu Independensi Bank Sentral

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 438
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – IHSG menguat pada perdagangan Selasa sore seiring penguatan bursa saham Asia. Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia naik 4,90 poin atau 0,05 persen ke level 8.980,23. Sebaliknya, indeks LQ45 turun 6,30 poin atau 0,72 persen ke posisi 876,12. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, […]

  • Divhumas Mabes Polri Konfirmasi Laporan, Kapolres Konawe Utara Masuk Radar Pemeriksaan

    Divhumas Mabes Polri Konfirmasi Laporan, Kapolres Konawe Utara Masuk Radar Pemeriksaan

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 663
    • 1Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – 9 Januari 2026 Persatuan Pemuda dan Mahasiswa Sulawesi Tenggara  (PERSAMA Sultra-Jakarta) melaporkan Kapolres Konawe Utara ke Mabes Polri. PERSAMA menilai Kapolres gagal mencegah dan menindak aktivitas pertambangan ilegal di kawasan hutan lindung Kabupaten Konawe Utara. Selain itu, organisasi ini menekankan bahwa kerusakan hutan semakin parah karena pembiaran aparat wilayah. Tambang Ilegal Berlangsung […]

  • IPPMIK Konawe-Jakarta menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung KPK terkait dugaan korupsi anggaran makan minum Konawe Rp9,2 miliar

    IPPMIK Konawe-Jakarta Demo di KPK, Soroti Dugaan Korupsi Anggaran Makan Minum Bupati Konawe Rp 9,2 M

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 211
    • 3Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Ikatan Pelajar Pemuda Mahasiswa Konawe-Jakarta (IPPMIK Konawe-Jakarta) kembali menggelar aksi demonstrasi jilid IV di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (22/5/2026). Massa aksi menyoroti dugaan tindak pidana korupsi anggaran makan dan minum Bupati Konawe Tahun Anggaran 2023 pada Bagian Umum dan Bagian Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Konawe. Ketua Umum […]

  • KUHP Baru Batasi Pasal Penghinaan Lembaga Negara, Wamenkum: Proses Hukum Jalan Jika Ada Laporan

    KUHP Baru Batasi Pasal Penghinaan Lembaga Negara, Wamenkum: Proses Hukum Jalan Jika Ada Laporan

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 592
    • 0Komentar

    JAKARTA,Duasatunews.com – Penghinaan lembaga negara dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru kembali menarik perhatian publik. Perbincangan ini muncul seiring kekhawatiran sebagian masyarakat terhadap kemungkinan pembatasan kebebasan berekspresi dan ruang kritik. Wakil Menteri Hukum dan HAM menyatakan bahwa aparat penegak hukum tidak langsung memproses dugaan pelanggaran yang berkaitan dengan martabat lembaga negara. KUHP baru secara […]

  • Pembangunan huntara dan huntap pasca bencana di Sumatera

    Pembangunan Huntara dan Huntap Pasca Bencana, Terus Berjalan

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Pembangunan huntara dan huntap terus menjadi prioritas pemerintah dalam mempercepat pemulihan warga terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Melalui kerja bersama antara personel TNI dan masyarakat, proses pemulihan berjalan bertahap namun konsisten. Pada saat yang sama, Tim Media Presiden mencatat perkembangan pembangunan yang beragam di setiap wilayah. […]

expand_less