Kemendikdasmen Siapkan Rp44,38 Miliar untuk Revitalisasi 49 Sekolah di Bangka Belitung
- account_circle Reski
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 11
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto:Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti meresmikan program revitalisasi sekolah di SMP Negeri 9 Pangkalpinang, Bangka Belitung.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta,(duasatunews.com) – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengalokasikan anggaran Rp44,384 miliar pada 2026 untuk merevitalisasi 49 satuan pendidikan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Program ini bertujuan menghadirkan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan berkualitas.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengatakan data tersebut masih bersifat sementara. Kemendikdasmen masih membuka peluang penambahan anggaran dan jumlah sekolah penerima bantuan.
“Data ini masih sementara. Kami masih melakukan verifikasi sehingga jumlah sekolah dan anggaran dapat bertambah,” kata Abdul Mu’ti saat meresmikan Program Revitalisasi SMP Negeri 9 Pangkalpinang, Kamis.
Sepanjang 2025, Kemendikdasmen menggelontorkan Rp99,301 miliar untuk memperbaiki 101 satuan pendidikan di berbagai kabupaten dan kota di Kepulauan Bangka Belitung.
Saat ini, tim Kemendikdasmen terus memverifikasi dan memvalidasi calon penerima bantuan di seluruh Indonesia. Proses tersebut bertujuan memastikan setiap sekolah yang menerima bantuan benar-benar membutuhkan revitalisasi.
Abdul Mu’ti menjelaskan pemerintah memperluas target program revitalisasi sekolah pada 2026. Semula, program hanya menyasar 11.744 satuan pendidikan. Pemerintah kemudian menambah target sebanyak 60.000 satuan pendidikan.
Dengan penambahan tersebut, total sekolah yang masuk program revitalisasi mencapai 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.
Menurut Abdul Mu’ti, perluasan program ini mencerminkan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional. Pemerintah ingin seluruh peserta didik belajar di lingkungan yang aman, nyaman, dan memiliki fasilitas yang memadai.
Program revitalisasi juga diharapkan meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Selain itu, sekolah yang lebih layak akan mendukung terciptanya pendidikan yang merata di berbagai daerah.
- Penulis: Reski
- Editor: Nur Wayda

Saat ini belum ada komentar