Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » Munas KKST: Ali Mazi Gaungkan Semangat Persatuan Dan Persaudaraan

Munas KKST: Ali Mazi Gaungkan Semangat Persatuan Dan Persaudaraan

  • account_circle Afs
  • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
  • visibility 539
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com — Musyawarah Nasional (Munas) Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) berlangsung khidmat dan meriah di kawasan Ancol, Jakarta. Pada kesempatan ini, ribuan perantau asal Sulawesi Tenggara dari berbagai daerah hadir dan berpartisipasi aktif. Dengan demikian, Munas menjadi momentum penting untuk memperkuat silaturahmi serta solidaritas warga Sultra di perantauan.

Dalam sambutannya, pendiri KKST, Ali Mazi, menegaskan pentingnya menjaga persatuan di tengah dinamika sosial dan tantangan pembangunan nasional. Menurutnya, KKST berfungsi sebagai ruang persaudaraan, bukan sekadar organisasi kedaerahan. Oleh karena itu, KKST mampu menyatukan potensi dan aspirasi warga Sultra di seluruh Indonesia.

“Kita berasal dari tanah yang sama, Sulawesi Tenggara. Di mana pun, kita harus tetap bersatu. Selain itu, kita perlu saling membantu dan memberi teladan dalam membangun bangsa,” ujar Ali Mazi. Karena itu, peserta Munas menyambut pernyataan tersebut dengan tepuk tangan.

Selanjutnya, Munas KKST membahas arah organisasi ke depan. Dalam forum ini, peserta mendorong peran aktif generasi muda Sultra di bidang profesi, bisnis, dan sosial kemasyarakatan. Sementara itu, konsolidasi lintas daerah dan lintas generasi terus diperkuat.

Tak hanya itu, Ali Mazi mengingatkan pentingnya menjaga nilai Sara Patandea sebagai falsafah kebersamaan masyarakat Sultra. Dengan begitu, nilai tersebut tetap hidup dan relevan di tengah masyarakat perantauan.

Di sisi lain, Ali Mazi mengajak KKST menjadi jembatan kebaikan antara warga Sultra dan pemerintah daerah. Sebab itu, ia menilai kekompakan dan gotong royong sebagai kunci kemajuan bersama.

“Munas ini tidak hanya memilih pemimpin organisasi. Namun, Munas juga memperkuat tekad kita untuk membawa nama baik Sulawesi Tenggara di tingkat nasional,” tegasnya.

Akhirnya, tokoh masyarakat, pejabat daerah, akademisi, dan perwakilan paguyuban dari berbagai provinsi menghadiri Munas KKST di Ancol. Sebagai penutup, panitia menyuguhkan malam kebudayaan. Pada momen tersebut, peserta menikmati tari tradisional dan musik khas Sultra yang mencerminkan kehangatan persaudaraan di perantauan.

Afs

Penulis

Update & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beasiswa 2026 untuk pelajar dan mahasiswa Indonesia

    Info Beasiswa 2026, Peluang Besar bagi Pelajar dan Mahasiswa Indonesia

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 401
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Beasiswa 2026 membuka peluang luas bagi pelajar dan mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan pendidikan. Pemerintah, perguruan tinggi, dan lembaga swasta mulai menawarkan berbagai program beasiswa untuk studi di dalam maupun luar negeri. Dengan demikian, program ini mendorong pemerataan akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Program Beasiswa 2026 mencakup jenjang SMA/SMK, Diploma, […]

  • perampasan tanah adat papua akibat ekspansi perkebunan sawit di kawasan hutan adat

    Papua Bukan Tanah Kosong: Sawit, Deforestasi, dan Perlawanan Masyarakat Adat

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Papua bukan tanah kosong. Papua adalah rumah. Dan rumah tidak untuk dijual. Jakarta, duasatunews.com | Papua bukan ruang hampa yang menunggu untuk dieksploitasi. Gelombang ekspansi perkebunan kelapa sawit kembali mengancam hutan-hutan Papua, bahkan ketika krisis iklim global semakin memburuk. Negara kerap menyatakan komitmen menurunkan emisi karbon, tetapi pada saat yang sama tetap memberi ruang bagi […]

  • pariwisata Pantai Pandan Tapanuli Tengah mulai bangkit

    Pariwisata Pantai Pandan Tapanuli Tengah Bangkit

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Pariwisata Pantai Pandan Tapanuli Tengah mulai bangkit setelah banjir dan longsor melanda kawasan pesisir tersebut pada akhir 2025. Normalisasi akses jalan dan pembersihan material longsor mendorong wisatawan kembali mengunjungi kawasan pantai di Kecamatan Pandan, Sumatera Utara. Wisatawan kembali memadati Pantai Indah Pandan sejak pemerintah daerah membuka jalur transportasi menuju lokasi wisata. Peningkatan […]

  • lokomotif menggunakan biosolar B40 KAI di Indonesia

    Biosolar B40 KAI Digunakan di Seluruh Lokomotif, Siap Adopsi B50

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) kini mengoperasikan seluruh lokomotif dan genset menggunakan biosolar B40 KAI. Kebijakan ini memperkuat efisiensi operasional sekaligus mendorong transportasi nasional yang lebih ramah lingkungan. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan kebijakan tersebut mendukung program Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). “KAI memakai biosolar B40 pada […]

  • Pasutri Merokok Bawa Bayi di Palmerah, Polisi Terima Laporan

    Pasutri Merokok Bawa Bayi di Palmerah, Polisi Terima Laporan

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Kasus pasutri bawa bayi di Palmerah menarik perhatian publik setelah sebuah video menyebar luas di media sosial. Video itu menampilkan pasangan suami istri yang merokok sambil mengendarai sepeda motor dan membawa seorang bayi di wilayah Palmerah. Kapolsek Palmerah, Gomos Simamora, membenarkan adanya laporan terkait peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban lebih dulu […]

  • Bukan Hanya Nikel, Ini Lingkaran Kekayaan Pulau Sulawesi

    Bukan Hanya Nikel, Ini Lingkaran Kekayaan Pulau Sulawesi

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 346
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Ketergantungan ekonomi pada satu komoditas tambang berisiko menimbulkan kerentanan fiskal dan tekanan lingkungan. Situasi ini relevan di Sulawesi, wilayah yang selama ini identik dengan nikel, meski memiliki kekayaan sumber daya alam yang jauh lebih beragam dan berdampak langsung bagi kehidupan masyarakat. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah mendorong hilirisasi nikel untuk mendukung industri […]

expand_less