Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Kilau Emas Sekotong di Ujung Hukum

Kilau Emas Sekotong di Ujung Hukum

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • visibility 511
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com — Aktivitas tambang emas ilegal di kawasan Sekotong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), kembali menyedot perhatian publik. Kerusakan lingkungan tampak nyata di perbukitan wilayah tersebut. Lubang bekas galian, jalur kendaraan berat, serta endapan cairan kimia di sekitar aliran air menjadi bukti langsung dampak aktivitas tambang tanpa izin.

Praktik pertambangan ilegal masih marak berlangsung di Sekotong. Selain merusak lingkungan, kegiatan ini juga mengancam keselamatan dan kesehatan masyarakat sekitar.

Sorotan publik meningkat setelah aparat penegak hukum menetapkan seorang warga negara asing (WNA) sebagai tersangka dalam kasus dugaan tambang emas ilegal. Hingga kini, aparat terus memburu tersangka tersebut sekaligus mendalami keterlibatan pihak lain.

Aparat menegaskan bahwa penanganan kasus tidak hanya menyasar pelaku lapangan. Petugas juga menelusuri jaringan, sumber pendanaan, serta kemungkinan adanya pihak yang melindungi aktivitas pertambangan ilegal tersebut.

Kasus ini kembali menyingkap lemahnya pengawasan di wilayah pertambangan rakyat serta tingginya potensi pelanggaran hukum. Selama bertahun-tahun, Sekotong dikenal sebagai lokasi tambang emas ilegal yang kerap memicu konflik sosial dan kerusakan lingkungan.

Pemerintah daerah diharapkan memperketat pengawasan dan memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum agar aktivitas serupa tidak terulang. Selain penindakan hukum, pemerintah juga perlu segera menjalankan pemulihan lingkungan guna menekan dampak jangka panjang terhadap ekosistem dan masyarakat setempat.

Kasus tambang emas ilegal di Sekotong mengingatkan semua pihak bahwa pengelolaan sumber daya alam harus mematuhi aturan. Tanpa pengawasan ketat dan penegakan hukum yang konsisten, kilau emas justru meninggalkan persoalan hukum serta kerusakan lingkungan yang serius.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bandara IMIP Morowali di kawasan industri nikel Sulawesi Tengah

    BANDARA IMIP MOROWALI DISOROT: MENHAN MENILAI “TIDAK ADA PERANGKAT NEGARA TAK BOLEH ADA REPUBLIK DALAM REPUBLIK”

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Dr. Eni Samayati
    • visibility 827
    • 0Komentar

    Morowali, Duasatunews.com — Bandara yang berada di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) kembali menyedot perhatian publik. Sorotan itu muncul setelah inspeksi mendadak Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Selain itu, sejumlah pengamat menilai pola operasional bandara terkesan tertutup dan minim pengawasan negara. Kritik menguat karena bandara beroperasi di dalam kawasan industri dengan keterlibatan negara yang terbatas. […]

  • Infografik BMKG dampak Siklon Tropis PENHA dan Bibit Siklon 98P terhadap hujan lebat dan gelombang laut di Indonesia

    Dampak Siklon PENHA: BMKG Waspadai Cuaca Ekstrem Februari

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 475
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Dampak Siklon PENHA menjadi perhatian serius Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada pertengahan Februari 2026. BMKG mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat, angin kencang, serta gelombang laut tinggi di sejumlah wilayah Indonesia. Pengaruh Siklon terhadap Atmosfer Indonesia Pelaksana Tugas Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menjelaskan bahwa Siklon Tropis […]

  • Bus TransJakarta menjadi alternatif saat BBM nonsubsidi naik di Jakarta

    BBM Nonsubsidi Naik, Pemprov DKI Ambil Langkah

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 245
    • 2Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)//Kebijakan BBM nonsubsidi naik mulai berlaku sejak Sabtu (18/4/2026). Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, merespons dengan menyiapkan langkah konkret untuk mengurangi ketergantungan masyarakat pada bahan bakar non-subsidi. Ia melihat kondisi ini sebagai momentum untuk mendorong perubahan perilaku penggunaan kendaraan pribadi. Karena itu, pemerintah daerah mengarahkan warga agar mulai beralih ke transportasi umum yang lebih efisien […]

  • Dadan Hindayana tersangka kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis yang diusut Kejaksaan Agung.

    Dadan Hindayana Tersangka, Kejagung Yakin Punya Bukti

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 145
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan penetapan eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah memenuhi syarat hukum. Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, mengakui proses penanganan perkara tersebut berlangsung cepat. Meski demikian, tim penyidik mempelajari dugaan penyimpangan dalam program […]

  • THR Forkopimda Cilacap: KPK Sebut Kapolresta Masuk Daftar

    THR Forkopimda Cilacap: KPK Sebut Kapolresta Masuk Daftar

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 281
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — THR Forkopimda Cilacap menjadi sorotan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap rencana pemberian tunjangan hari raya kepada unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Dalam penyidikan kasus dugaan pemerasan, penyidik menemukan bahwa Kapolresta Cilacap masuk dalam daftar pihak yang direncanakan menerima dana tersebut. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep […]

  • Presiden Prabowo Subianto menyapa dan melambaikan tangan kepada ribuan buruh saat peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Monas, Jakarta.

    Prabowo Hadiri May Day di Monas, Pemerintah Tegaskan Komitmen pada Kesejahteraan Buruh

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di kawasan Monumen Nasional menjadi sorotan. Pemerintah menilai keikutsertaan langsung kepala negara mencerminkan komitmen terhadap perlindungan dan kesejahteraan pekerja. Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menyatakan bahwa kehadiran Presiden di tengah aksi buruh bukan sekadar simbolik. Ia menegaskan, langkah tersebut menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada […]

expand_less