Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Kilau Emas Sekotong di Ujung Hukum

Kilau Emas Sekotong di Ujung Hukum

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • visibility 596
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com — Aktivitas tambang emas ilegal di kawasan Sekotong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), kembali menyedot perhatian publik. Kerusakan lingkungan tampak nyata di perbukitan wilayah tersebut. Lubang bekas galian, jalur kendaraan berat, serta endapan cairan kimia di sekitar aliran air menjadi bukti langsung dampak aktivitas tambang tanpa izin.

Praktik pertambangan ilegal masih marak berlangsung di Sekotong. Selain merusak lingkungan, kegiatan ini juga mengancam keselamatan dan kesehatan masyarakat sekitar.

Sorotan publik meningkat setelah aparat penegak hukum menetapkan seorang warga negara asing (WNA) sebagai tersangka dalam kasus dugaan tambang emas ilegal. Hingga kini, aparat terus memburu tersangka tersebut sekaligus mendalami keterlibatan pihak lain.

Aparat menegaskan bahwa penanganan kasus tidak hanya menyasar pelaku lapangan. Petugas juga menelusuri jaringan, sumber pendanaan, serta kemungkinan adanya pihak yang melindungi aktivitas pertambangan ilegal tersebut.

Kasus ini kembali menyingkap lemahnya pengawasan di wilayah pertambangan rakyat serta tingginya potensi pelanggaran hukum. Selama bertahun-tahun, Sekotong dikenal sebagai lokasi tambang emas ilegal yang kerap memicu konflik sosial dan kerusakan lingkungan.

Pemerintah daerah diharapkan memperketat pengawasan dan memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum agar aktivitas serupa tidak terulang. Selain penindakan hukum, pemerintah juga perlu segera menjalankan pemulihan lingkungan guna menekan dampak jangka panjang terhadap ekosistem dan masyarakat setempat.

Kasus tambang emas ilegal di Sekotong mengingatkan semua pihak bahwa pengelolaan sumber daya alam harus mematuhi aturan. Tanpa pengawasan ketat dan penegakan hukum yang konsisten, kilau emas justru meninggalkan persoalan hukum serta kerusakan lingkungan yang serius.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Periksa Bobby Rizaldi sebagai saksi kasus dugaan pengaturan opini WTP Muara Enim

    KPK Periksa Bobby Rizaldi, Dalami Dugaan Pengaturan Opini WTP Muara Enim

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 167
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – KPK Periksa Bobby Rizaldi sebagai saksi dalam penyidikan dugaan suap laporan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kabupaten Muara Enim, Kamis (16/7/2026). Selain itu, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggali keterangannya untuk mengungkap dugaan pengaturan opini audit dari Wajar Dengan Pengecualian (WDP) menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Dengan demikian, penyidik berharap dapat […]

  • Selat Hormuz jalur utama pengiriman minyak dunia

    Selat Hormuz: AS Siapkan Koalisi Pengawal Kapal

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 470
    • 0Komentar

    Moskow, (duasatunews.com) – Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyiapkan koalisi sejumlah negara untuk mengawal kapal yang melintasi Selat Hormuz. Rencana ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan Teluk yang berpotensi mengganggu jalur perdagangan energi dunia. Selat Hormuz dikenal sebagai salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia. Jalur ini menghubungkan Teluk Persia […]

  • Tantangan Komunikasi Publik di Tengah Tren Positif Kendaraan Listrik

    Tantangan Komunikasi Publik di Tengah Tren Positif Kendaraan Listrik

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 584
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan penjualan. Namun, seiring meningkatnya minat masyarakat, muncul persoalan yang berdampak langsung pada publik. Komunikasi industri dan kebijakan belum sepenuhnya menggambarkan realitas penggunaan kendaraan listrik di lapangan. Kendaraan Listrik Masuk Fase Konsumen Arus Utama Saat ini, kendaraan listrik tidak lagi menyasar segmen terbatas. Pemerintah mendorong adopsi […]

  • LAPD Pertanyakan Batas Kewenangan MK Proses Gugatan Pencalonan Gibran

    LAPD Pertanyakan Batas Kewenangan MK Proses Gugatan Pencalonan Gibran

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Admin 21
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Jakarta, (DUASATUNEWS.COM) — RMOL. Diprosesnya gugatan atau Permohonan pakar hukum tata negara, Denny Indrayana terkait pencalonan Gibran Rakabuming Raka ke Mahkamah Konstitusi (MK), dipertanyakan Lembaga Advokasi Pembangunan dan Demokrasi (LAPD). Founder LAPD, Kaka Suminta menilai, permohonan Denny yang telah disidangkan perdana oleh MK kemarin, Senin, 21 September 2026, dengan agenda Pemeriksaan Pendahuluan Perkara Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026, […]

  • sidang vonis ABK Sea Dragon di Pengadilan Negeri Batam

    Vonis ABK Sea Dragon: DPR Syukuri Terdakwa Tak Dihukum Mati

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Vonis ABK Sea Dragon dalam kasus penyelundupan sabu hampir dua ton menjadi sorotan publik. Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menyatakan bersyukur karena majelis hakim Pengadilan Negeri Batam tidak menjatuhkan hukuman mati kepada terdakwa Fandi Ramadhan. Fandi merupakan anak buah kapal (ABK) kapal Sea Dragon yang terlibat dalam kasus penyelundupan narkotika jenis […]

  • Menjunjung Asas In Dubio Pro Reo dalam Pendampingan Hukum Bapak Mansyur Adv Andre Darmawan Bersuara

    Menjunjung Asas In Dubio Pro Reo dalam Pendampingan Hukum Bapak Mansyur Adv Andre Darmawan Bersuara

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 789
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Penanganan dugaan pencabulan terhadap anak kembali menimbulkan perhatian luas. Selain tuntutan perlindungan korban, publik juga menyoroti pentingnya menjaga proses hukum agar tetap adil dan tidak tergelincir oleh tekanan opini. Isu ini relevan karena kasus kekerasan seksual terhadap anak sering memicu reaksi emosional masyarakat. Dalam situasi seperti ini, aparat penegak hukum menghadapi tantangan ganda: […]

expand_less