Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Beasiswa Molor, Mahasiswa Konawe di Jakarta Menjerit Jelang Ujian Semester

Beasiswa Molor, Mahasiswa Konawe di Jakarta Menjerit Jelang Ujian Semester

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
  • visibility 316
  • comment 7 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) – Sejumlah mahasiswa asal Kabupaten Konawe yang sedang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Jakarta mengeluhkan belum terealisasinya bantuan pendidikan (beasiswa) dari Pemerintah Kabupaten Konawe. Keterlambatan pencairan tersebut dinilai telah berdampak langsung terhadap keberlangsungan studi para mahasiswa, bahkan mengancam mereka tidak dapat mengikuti ujian akhir semester.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Konawe melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah perguruan tinggi di Jakarta sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan bantuan biaya pendidikan kepada mahasiswa asal Konawe yang menempuh studi di ibu kota.

Namun, beberapa bulan setelah penandatanganan MoU tersebut, hingga kini realisasi pencairan bantuan pendidikan belum juga diterima oleh mahasiswa maupun pihak kampus. Kondisi ini menimbulkan keresahan karena sebagian mahasiswa telah menunggak biaya kuliah.

Akibat keterlambatan tersebut, sejumlah mahasiswa bahkan sempat mendapat teguran dari pihak kampus karena belum melunasi kewajiban pembayaran. Persoalan itu untuk sementara dapat diatasi melalui penandatanganan surat pernyataan penangguhan pembayaran sambil menunggu pencairan beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Konawe.

Beberapa pekan lalu, pimpinan salah satu lembaga pendidikan dan pelatihan daerah juga telah bertemu langsung dengan Bupati Konawe, Yusran Akbar, guna membahas kepastian realisasi program bantuan pendidikan tersebut. Dalam pertemuan itu, Bupati disebut menyampaikan komitmennya untuk segera merealisasikan penyaluran beasiswa dalam waktu secepatnya.

Belakangan diketahui bahwa proses penyaluran bantuan pendidikan memang telah dimulai, namun masih difokuskan kepada perguruan tinggi yang berada di wilayah Sulawesi Tenggara. Sementara itu, penyaluran untuk mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar daerah, termasuk di Jakarta, belum juga dilakukan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, proses penyaluran sempat tertunda karena Pemerintah Kabupaten Konawe memprioritaskan penyelenggaraan Pawai Ta’aruf dan kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Sulawesi Tenggara, di mana Konawe menjadi tuan rumah.

Di sisi lain, waktu terus berjalan. Sejumlah perguruan tinggi di Jakarta dalam waktu dekat akan melaksanakan ujian akhir semester. Salah satu syarat utama mengikuti ujian adalah menyelesaikan seluruh kewajiban administrasi, termasuk pelunasan biaya kuliah.

Kondisi tersebut membuat mahasiswa penerima beasiswa berada dalam situasi yang sulit karena mereka bergantung pada bantuan yang hingga kini belum kunjung dicairkan.

“Kalau beasiswa ini tidak segera direalisasikan, kami terancam tidak bisa ikut ujian. Padahal kami sudah dijanjikan sejak MoU ditandatangani. Kami hanya meminta pemerintah menepati komitmennya,” ungkap salah seorang mahasiswa asal Konawe di Jakarta yang enggan disebutkan namanya.

Para mahasiswa berharap Pemerintah Kabupaten Konawe segera menyelesaikan proses administrasi dan mempercepat pencairan bantuan pendidikan agar hak mereka memperoleh pendidikan tidak terhambat oleh persoalan birokrasi.

Keterlambatan ini juga memunculkan kritik terhadap kepemimpinan Bupati Konawe, Yusran Akbar, Komitmen yang telah disampaikan kepada publik semestinya diikuti dengan langkah konkret dan penyelesaian tepat waktu. Program beasiswa bukan sekadar janji politik atau agenda seremonial, melainkan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia Konawe.

Pemerintah daerah dinilai perlu menempatkan kepentingan pendidikan sebagai prioritas utama. Penundaan yang berlarut-larut tidak hanya berdampak pada administrasi kampus, tetapi juga berpotensi menghambat prestasi akademik mahasiswa, bahkan mengancam masa depan mereka. Di tengah berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah, nasib mahasiswa perantau seharusnya tidak menjadi pihak yang paling akhir mendapatkan perhatian.

Bagi para mahasiswa, bantuan pendidikan bukanlah bentuk belas kasihan pemerintah, melainkan wujud tanggung jawab daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, mereka meminta Bupati Konawe segera membuktikan komitmen yang pernah disampaikan dengan merealisasikan pencairan beasiswa tanpa penundaan lebih lanjut.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Konawe terkait keterlambatan penyaluran beasiswa tersebut.

Komentar (7)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi kasus siswa MTs tewas dianiaya oknum Brimob di Kota Tual

    Siswa MTs Tewas di Kota Tual, Oknum Brimob Jadi Tersangka

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 509
    • 0Komentar

    AMBON, (duasatunews.com) –  Siswa MTs tewas di Kota Tual, Maluku, dalam kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum anggota Brimob Polda Maluku. Peristiwa ini menyita perhatian publik karena berujung pada meninggalnya seorang pelajar serta memicu kemarahan keluarga dan warga setempat. Rekaman dan kesaksian yang beredar di media sosial turut membuat kasus tersebut mendapat perhatian Mabes Polri. […]

  • Kim Jong Un Komisi Urusan Negara dalam sidang parlemen Korea Utara

    Kim Jong Un Korea Utara Kembali Pimpin Komisi Urusan Negara

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 426
    • 0Komentar

    Tokyo, (duasatunews.com) – Kim Jong Un Korea kembali menjadi sorotan setelah parlemen Korea Utara memilihnya sebagai Ketua Komisi Urusan Negara dalam sidang pertama yang digelar pada Minggu. Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) melaporkan Wakil Majelis Rakyat Tertinggi Ri Il Hwan mengajukan kembali nama Kim dalam sidang tersebut. Ia menilai kekuatan negara tidak hanya bergantung pada […]

  • Bahlil menjelaskan rumus baru harga mineral kepada investor China di Jakarta

    Bahlil Buka Suara soal Rumus Baru Harga Mineral, Investor China Mulai Pertanyakan Regulasi

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Windi Anggraini
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Rumus baru harga mineral mulai menjadi perhatian investor asing setelah pemerintah Indonesia menerapkan kebijakan terbaru di sektor pertambangan. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah telah menjelaskan rumus baru harga mineral kepada pelaku usaha dan pihak Kedutaan Besar China. Bahlil mengatakan komunikasi dengan investor sudah berlangsung dalam beberapa waktu […]

  • kondisi cuaca saat musim kemarau 2026 Indonesia

    Kemarau 2026 Diprediksi Mulai April, BMKG Jelaskan Perbedaan Pola Musim RI

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 475
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Musim kemarau 2026 Indonesia diperkirakan mulai berlangsung bertahap sejak April, terutama di wilayah selatan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prediksi tersebut setelah memantau tren penurunan curah hujan di sejumlah wilayah. Wilayah selatan seperti Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara diproyeksikan mengakhiri musim hujan pada periode Februari hingga Maret 2026. Setelah […]

  • Atlet Indonesia peraih medali SEA Games 2025 dan pentingnya literasi keuangan atlet

    BRI dan Kemenpora Gelar Literasi Keuangan, Dukung Stabilitas Finansial Jangka Panjang Atlet Berprestasi SEA Games 2025

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 491
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Prestasi atlet sering berakhir tanpa perlindungan finansial jangka panjang. Karena itu, bonus besar pasca-kejuaraan kerap memicu risiko baru. Terutama, risiko muncul ketika atlet tidak memiliki pemahaman pengelolaan keuangan. Isu ini penting seiring capaian Indonesia di SEA Games 2025 Thailand. Selain membawa kebanggaan, prestasi tersebut juga menghadirkan apresiasi finansial signifikan. Namun, banyak atlet belum […]

  • Salip Apple, Alphabet Jadi Perusahaan dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar Kedua Dunia

    Salip Apple, Alphabet Jadi Perusahaan dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar Kedua Dunia

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 494
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Alphabet salip Apple dan menempati posisi sebagai perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua di dunia. Induk Google ini kini berada tepat di bawah Nvidia, yang masih memimpin daftar perusahaan teknologi global. Pencapaian ini memperkuat kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang Alphabet Inc., terutama pada pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Sejumlah […]

expand_less