Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Obligasi Daerah Efektif bagi Pemda dengan Kapasitas Fiskal Kuat, Kata Ekonom

Obligasi Daerah Efektif bagi Pemda dengan Kapasitas Fiskal Kuat, Kata Ekonom

  • account_circle Reski
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com) – Ekonom Center of Reform on Economics (CORE), Yusuf Rendy Manilet, menyatakan Obligasi Daerah dapat menjadi alternatif pembiayaan pembangunan ketika anggaran pemerintah daerah mengalami tekanan. Namun, setiap pemerintah daerah harus memiliki kapasitas fiskal yang kuat agar mampu memenuhi kewajiban pembayaran utang.

Obligasi Daerah Jadi Alternatif Pembiayaan

Yusuf mengatakan pemerintah daerah dapat memanfaatkan instrumen ini untuk membiayai proyek jangka panjang di luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pemerintah dapat mengalokasikan dana tersebut untuk membangun transportasi publik, rumah sakit, sekolah, dan infrastruktur lainnya.

Yusuf mencontohkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang berencana menerbitkan Obligasi Daerah guna mendukung pembangunan LRT, rumah sakit umum daerah, serta fasilitas pendidikan. Menurutnya, Jakarta memiliki kapasitas fiskal yang memadai untuk menjalankan rencana tersebut.

Kapasitas Fiskal Menentukan Keberhasilan

Yusuf menjelaskan pemerintah menetapkan syarat yang ketat bagi daerah yang ingin menerbitkan surat utang. Pemerintah daerah harus memiliki debt service coverage ratio (DSCR) minimal 2,5 kali. Selain itu, pemerintah juga membatasi total utang hingga 75 persen dari pendapatan APBD yang penggunaannya tidak ditentukan.

Yusuf menilai hanya daerah dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tinggi, tata kelola yang baik, dan pengelolaan keuangan yang kredibel yang mampu menerbitkan Obligasi Daerah.

Ketergantungan Dana Transfer Masih Tinggi

Yusuf menegaskan sebagian besar pemerintah daerah masih mengandalkan dana transfer dari pemerintah pusat. Sejumlah daerah juga belum mampu menyerap anggaran secara optimal sehingga belum siap memanfaatkan instrumen pembiayaan tersebut.

Karena itu, pemerintah daerah perlu memperkuat kapasitas fiskal dan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan sebelum menerbitkan Obligasi Daerah.

Pemerintah Daerah Harus Mengelola Risiko

Yusuf mengingatkan pemerintah daerah agar menghitung seluruh risiko sebelum menerbitkan surat utang. Pemerintah pusat tidak memberikan jaminan sehingga pemerintah daerah memikul seluruh tanggung jawab pembayaran apabila terjadi gagal bayar.

Yusuf juga mengingatkan kepala daerah agar memperhatikan jangka waktu obligasi. Jika tenor melampaui masa jabatan kepala daerah, pemerintahan berikutnya harus melanjutkan kewajiban pelunasan. Karena itu, setiap daerah perlu menyusun perencanaan fiskal yang matang untuk mencegah munculnya moral hazard.

Obligasi Daerah Bersaing dengan SBN

Selain menghadapi risiko fiskal, Obligasi Daerah juga harus bersaing dengan Surat Berharga Negara (SBN) yang menawarkan tingkat risiko lebih rendah. Pemerintah daerah harus menawarkan imbal hasil yang kompetitif sekaligus menjaga kesehatan fiskal agar tidak membebani anggaran pada masa mendatang.

Yusuf menegaskan Obligasi Daerah dapat mempercepat pembangunan apabila pemerintah daerah menjaga disiplin fiskal, menerapkan tata kelola yang transparan, dan menyusun perencanaan keuangan secara berkelanjutan.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • post-truth dalam pesta demokrasi Indonesia

    POST TRUTH PESTA DEMOKRASI

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Dr. Eni Samayati
    • visibility 1.378
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Fenomena post-truth dalam pesta demokrasi semakin menguat dalam kehidupan politik Indonesia. Saat ini, emosi dan sentimen sering mengalahkan fakta. Akibatnya, opini publik mudah digiring oleh narasi manipulatif, bukan oleh data dan kebenaran. Demokrasi yang Kehilangan Arah Nalar Pada kenyataannya, Indonesia sedang melewati fase sosial-politik yang melelahkan. Pemerintah kerap melahirkan kebijakan tanpa dialog […]

  • impor balik Jepang 2025 mencapai rekor tertinggi 30 tahun

    Impor Balik Mobil Jepang Cetak Rekor Tertinggi Dalam Tiga Dekade

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 474
    • 0Komentar

    impor balik Jepang 2025 pecahkan rekor 30 tahun Jakarta, duasatunews – impor balik Jepang pada 2025 mencatat rekor tertinggi dalam tiga dekade terakhir. Sepanjang tahun lalu, produsen otomotif Jepang mengimpor kembali 111.513 unit kendaraan produksi luar negeri ke pasar domestik. Angka ini naik 19 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan melampaui rekor lama 107.092 unit yang […]

  • Jusuf Kalla Arab Saudi dukung stabilitas kawasan

    Jusuf Kalla Arab Saudi: Indonesia Dukung Stabilitas Kawasan

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 267
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla menegaskan dukungan Indonesia terhadap stabilitas dan keamanan Arab Saudi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Menurut Jusuf Kalla, Arab Saudi memiliki posisi penting bagi umat Islam di seluruh dunia. Negara tersebut menjadi pusat umat Islam karena keberadaan Masjidil Haram serta berbagai tempat […]

  • Jeremiah Lakhwani WWE Aquaman Indonesia

    Model asal indonesia dapat undangan Seleksi WWE

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 572
    • 1Komentar

    JAKARTA, dusatunews.com – Nama Jeremiah Lakhwani ramai memenuhi media sosial setelah ia mengunggah pesan langsung (DM) dari WWE. Figur publik berjuluk Aquaman Indonesia itu mengaku menerima tawaran untuk mengikuti seleksi organisasi gulat hiburan terbesar di dunia pada Senin (12/1/2026). Melalui akun media sosialnya, Jeremiah menampilkan pesan dari pemandu bakat bernama Macy Zaban. Dalam pesan tersebut, […]

  • Bea Cukai Kendari didesak GMH Sultra-Jakarta untuk dievaluasi terkait peredaran rokok ilegal.

    GMH Sultra-Jakarta Desak Copot Kepala Bea Cukai Kendari, Soroti Maraknya Rokok dan Alkohol Ilegal

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Gerakan Mahasiswa Hukum (GMH) Sulawesi Tenggara-Jakarta melontarkan kritik keras terhadap kinerja Kantor Bea dan Cukai Kendari yang dinilai gagal menjalankan fungsi pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal dan minuman beralkohol ilegal di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara. Ketua GMH Sultra-Jakarta, Abdi Aditya, menegaskan bahwa maraknya peredaran barang kena cukai ilegal yang berlangsung secara terbuka di […]

  • DPR Tidak Revisi UU Pilkada Tahun Ini

    DPR Tidak Revisi UU Pilkada Tahun Ini

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 442
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – DPR tidak revisi UU Pilkada pada tahun ini. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan DPR RI dan pemerintah sepakat tidak melakukan revisi Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). DPR dan pemerintah menuangkan kesepakatan tersebut dalam penyusunan Program Legislasi Nasional (Prolegnas). Oleh karena itu, Dasco menyatakan Rancangan […]

expand_less