Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Perjanjian New START: Rusia Tak Lagi Terikat Kewajiban

Perjanjian New START: Rusia Tak Lagi Terikat Kewajiban

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 169
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Moskow, duasatunews.com — Perjanjian New START memasuki fase baru setelah pemerintah Rusia menyatakan bahwa mulai 4 Februari para pihak tidak lagi mematuhi kewajiban dan deklarasi simetris. Rusia menegaskan setiap negara kini bebas menentukan langkah lanjutan terkait kebijakan senjata strategis.

Kementerian Luar Negeri Rusia menyampaikan pernyataan tersebut pada Rabu (4/2). Pemerintah Rusia mengaku telah mengajukan upaya perpanjangan perjanjian melalui jalur diplomatik. Rusia mengirim inisiatif terakhir pada 22 September lalu.

Pada saat itu, Presiden Vladimir Putin mengusulkan agar pembatasan senjata strategis tetap berlaku. Usulan tersebut mencakup masa satu tahun setelah perjanjian berakhir. Namun hingga kini, Rusia belum menerima tanggapan resmi dari Amerika Serikat melalui saluran bilateral.

“Kami berasumsi bahwa para pihak dalam New START tidak lagi mematuhi kewajiban atau deklarasi simetris apa pun. Mereka bebas memilih langkah selanjutnya,” kata Kementerian Luar Negeri Rusia.

Sikap Rusia dan Langkah Selanjutnya

Selanjutnya, Rusia menyatakan akan bertindak secara bertanggung jawab dan seimbang. Pemerintah Rusia menyusun kebijakan senjata strategis berdasarkan analisis kebijakan militer Amerika Serikat. Rusia juga mempertimbangkan perkembangan situasi strategis global.

Di sisi lain, Rusia menegaskan kesiapan mengambil langkah militer-teknis jika muncul ancaman tambahan terhadap keamanan nasional. Namun demikian, pemerintah tetap membuka peluang dialog.

“Kami tetap terbuka mencari solusi politik dan diplomatik. Dialog setara dan saling menguntungkan tetap menjadi opsi,” ujar kementerian tersebut.

Dampak Global

New START menjadi satu-satunya perjanjian yang masih mengikat secara hukum antara Rusia dan Amerika Serikat. Perjanjian ini membatasi kekuatan nuklir strategis kedua negara.

Karena itu, berakhirnya efektivitas New START memicu kekhawatiran komunitas internasional. Sejumlah pengamat menilai situasi ini berpotensi membuka era baru persaingan nuklir tanpa regulasi yang jelas. Kondisi tersebut juga dapat meningkatkan ketegangan strategis global.

Sumber: Anadolu

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK tahan pejabat Bea Cukai di Gedung Merah Putih KPK

    KPK Tahan Pejabat Bea Cukai, Sita Rp5,19 Miliar Uang Tunai

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 165
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – KPK tahan pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berinisial BBP yang menjabat sebagai Kepala Seksi Intelijen Cukai Penindakan dan Penyidikan (P2) pada Jumat (27/2/2026). Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan BBP sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap dan gratifikasi terkait kegiatan importasi barang. KPK Tahan Pejabat Bea Cukai Selama 20 Hari Deputi Penindakan dan […]

  • Divhumas Mabes Polri Konfirmasi Laporan, Kapolres Konawe Utara Masuk Radar Pemeriksaan

    Divhumas Mabes Polri Konfirmasi Laporan, Kapolres Konawe Utara Masuk Radar Pemeriksaan

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 438
    • 1Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – 9 Januari 2026 Persatuan Pemuda dan Mahasiswa Sulawesi Tenggara  (PERSAMA Sultra-Jakarta) melaporkan Kapolres Konawe Utara ke Mabes Polri. PERSAMA menilai Kapolres gagal mencegah dan menindak aktivitas pertambangan ilegal di kawasan hutan lindung Kabupaten Konawe Utara. Selain itu, organisasi ini menekankan bahwa kerusakan hutan semakin parah karena pembiaran aparat wilayah. Tambang Ilegal Berlangsung […]

  • Api di Negeri Salju: Swiss Selidiki Kebakaran Maut di Bar Resor Ski, Dua Manajer Resmi Didakwa Lalai

    Api di Negeri Salju: Swiss Selidiki Kebakaran Maut di Bar Resor Ski, Dua Manajer Resmi Didakwa Lalai

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Kebakaran bar Swiss mengguncang kawasan wisata musim dingin Eropa setelah api melalap sebuah bar di resor ski populer. Insiden maut ini menewaskan sejumlah pengunjung dan menyeret dua manajer operasional ke proses pidana. Jaksa menilai manajemen bar gagal menerapkan standar keselamatan kebakaran yang wajib melindungi pengunjung. Otoritas penegak hukum Swiss menaikkan status kasus […]

  • pemuda Indonesia dan harapan masa depan

    Masa Depan

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Rahman
    • visibility 354
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Masa depan terus memanggil kita—pelan, tetapi pasti. Ia bukan sekadar waktu yang belum tiba, melainkan ruang harapan yang menunggu untuk kita perjuangkan. Di sanalah impian-impian yang belum terwujud bersembunyi, menanti keberanian kita untuk menjemputnya. Namun, masa depan tidak pernah menawarkan jalan yang mudah. Sering kali ia tampak jauh, terasa menakutkan, bahkan terlihat […]

  • 300 jembatan perintis TNI AD di daerah terpencil Indonesia

    300 Jembatan Perintis Rampung, Presiden Terima Laporan TNI AD

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Prabowo Subianto menerima laporan penyelesaian 300 jembatan perintis dalam tiga bulan terakhir. Proyek ini menjangkau berbagai wilayah Indonesia. Kepala Staf Angkatan Darat Maruli Simanjuntak menyampaikan laporan tersebut dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Kamis (16/4/2026). Teddy Indra Wijaya, Prasetyo Hadi, serta jajaran TNI AD menghadiri rapat itu. Teddy menjelaskan TNI Angkatan Darat […]

  • OTT KPK Bupati Pekalongan di Gedung Merah Putih KPK Jakarta

    KPK OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Langsung Diperiksa di Jakarta

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 180
    • 0Komentar

    JAKARTA , (Duasatunews.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Pekalongan, Jawa Tengah, pada Selasa (3/3/2026). Dalam operasi tersebut, tim KPK menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq bersama beberapa pihak lain. Langkah ini langsung menyita perhatian publik. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, segera menyampaikan perkembangan itu kepada media. Menurut dia, tim penyelidik […]

expand_less