Breaking News
light_mode
Beranda » News » PT Babarina Putra Sulung Disidik Kejati Sultra, Mahasiswa Sultra-Jakarta Desak Adili Aktor Intelektualnya

PT Babarina Putra Sulung Disidik Kejati Sultra, Mahasiswa Sultra-Jakarta Desak Adili Aktor Intelektualnya

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
  • visibility 58
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

‎Jakarta, (duasatunews.com) — Desakan agar perkara dugaan kejahatan pertambangan yang menyeret PT Babarina Putra Sulung di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, segera dibuka secara menyeluruh menguat. Lembaga Jaringan Aktivis Mahasiswa Hukum Sultra-Jakarta menggelar aksi demonstrasi jilid I di depan Gedung Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Jumat (21/8/2026).

‎Dalam aksinya, Pimpinan lembaga JAMH Sultra-Jakarta sekaligus Inisiator Aksi Muhammad Rahim ,mendesak Kejaksaan Agung menginstruksikan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara mempercepat proses penyidikan dan mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam perkara tata kelola pertambangan nikel tersebut. Mereka menilai penanganan perkara tidak boleh berhenti pada pelaku lapangan, tetapi harus diarahkan untuk membongkar pihak yang diduga mengendalikan, memfasilitasi, atau memperoleh keuntungan dari rangkaian aktivitas pertambangan tersebut.

‎Sorotan mahasiswa Sultra-Jakarta mengemuka setelah penyidik Kejati Sultra mengamankan tumpukan bijih nikel yang diperkirakan mencapai 200.000 metrik ton.

‎Selain temuan ore nikel, penyidik juga mengungkap dugaan pengapalan ore menggunakan dokumen yang tidak sah. Berdasarkan keterangan yang disampaikan Kepala Kejati Sultra Sugeng Rianta, hasil penggeledahan menemukan indikasi lebih dari 10 kali pengapalan yang diduga menggunakan dokumen palsu atau tidak sesuai ketentuan.

‎Rangkaian temuan tersebut, menurut mahasiswa, menunjukkan bahwa perkara ini tidak semata persoalan aktivitas pertambangan di lapangan. Jika dugaan penggunaan dokumen tidak sah dan pengapalan berulang terbukti, penyidik perlu menelusuri siapa yang merancang, memerintahkan, membiayai, serta menikmati hasil dari seluruh rangkaian kegiatan tersebut.

‎Penggeledahan sebelumnya juga dilakukan di sejumlah lokasi, termasuk kediaman Direktur Utama PT Babarina Putra Sulung, H. Tasman, rumah jabatan Wakil Bupati Kolaka, Husmaluddin, serta beberapa lokasi lainnya. Penggeledahan dilakukan untuk mengamankan alat bukti yang berkaitan dengan aktivitas penambangan, pengangkutan, dan dugaan penjualan ore nikel.

‎Kejati mengungkapkan perkara tersebut berpotensi menimbulkan kerugian negara hingga sekitar Rp200 miliar. Karena itu, rahim dalam orasinya  meminta aparat penegak hukum menghitung kerugian negara secara transparan dan memastikan seluruh pihak yang memiliki peran dalam perkara diperiksa berdasarkan bukti, tanpa perlakuan istimewa.

‎Rahim, menegaskan bahwa penegakan hukum dalam perkara pertambangan harus menyentuh aktor utama, bukan berhenti pada pihak yang berada di lapangan,apalagi mengkambing hitamkan seseorang.

‎“Kami mendesak Kejagung RI segera memastikan Kejati Sultra mempercepat pengusutan perkara ini. Jangan sampai proses hukum berjalan lambat atau hanya berhenti pada barang bukti dan pelaku lapangan, sementara pihak yang diduga berada di balik pengendalian aktivitas tersebut tidak tersentuh,” kata Rahim dalam aksi tersebut.

‎Menurut Rahim, semakin banyaknya temuan dalam proses penyidikan justru menuntut kejaksaan bekerja lebih terbuka dan terukur. Pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang disebut dalam rangkaian penyidikan harus dilakukan secara profesional dengan bertumpu pada alat bukti, bukan pada kedekatan, jabatan, maupun kepentingan politik.

‎“Kalau bukti mengarah kepada adanya peran pihak tertentu, maka periksa dan tetapkan status hukumnya berdasarkan hukum acara pidana. Tidak boleh ada nama besar yang menjadi tameng. Hukum harus bekerja sampai ke pusat kendali perkara,” ujar Rahim.

‎Mahasiswa Sultra-Jakarta juga mendesak Kejati Sultra mempercepat pendalaman terhadap dugaan pengapalan ore dengan dokumen bermasalah, menelusuri aliran dana dan keuntungan, menghitung kerugian negara secara independen, serta mengidentifikasi seluruh pihak yang diduga mempunyai peran dalam kegiatan pertambangan tersebut.

‎Bagi mereka, penyitaan ratusan ribu ton ore bukan akhir dari perkara, melainkan pintu masuk untuk mengurai dugaan jaringan kejahatan pertambangan secara lebih luas. Karena itu, Kejaksaan Agung diminta tidak sekadar mengawasi proses di daerah, tetapi memastikan perkara berjalan sampai pada pertanggungjawaban pidana pihak yang terbukti terlibat.

‎Aksi jilid I di Jakarta tersebut menjadi penegasan bahwa mahasiswa akan terus mengawal perkara PT Babarina Putra Sulung. Mereka menyatakan akan kembali melakukan aksi apabila proses hukum dinilai berjalan lamban atau tidak menyentuh pihak-pihak yang berdasarkan alat bukti patut dimintai pertanggungjawaban.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Obsesi Sukses Gen Z di Tengah Tekanan Ekonomi

    Obsesi Sukses Gen Z di Tengah Tekanan Ekonomi

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 605
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Obsesi sukses Gen Z semakin mencolok dalam beberapa tahun terakhir. Banyak anak muda memilih bekerja sambil kuliah, membangun bisnis sejak remaja, atau mencari lebih dari satu sumber penghasilan. Meski publik kerap menilai mereka ambisius, dorongan tersebut muncul sebagai respons atas tekanan sosial dan realitas ekonomi. Selain itu, Gen Z tumbuh di tengah […]

  • PBB Minta Semua Pihak Tahan Diri, Wacana Serangan ke Iran Dinilai Berbahaya

    PBB Minta Semua Pihak Tahan Diri, Wacana Serangan ke Iran Dinilai Berbahaya

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 459
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — PBB khawatir situasi Iran yang terus memanas seiring berlanjutnya aksi protes di berbagai wilayah. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menilai meningkatnya ketegangan politik serta wacana serangan militer berisiko memperburuk stabilitas keamanan dan kondisi kemanusiaan di Republik Islam Iran. Sejumlah media internasional menyoroti perkembangan tersebut, termasuk laporan dari BBC Newshttps://www.bbc.com/news PBB Khawatir Situasi Iran Kian […]

  • PSG puncaki klasemen Ligue 1 setelah menang atas Auxerre

    PSG Puncaki Klasemen Usai Tekuk Auxerre 1-0

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 420
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Paris Saint-Germain sukses merebut puncak klasemen sementara Ligue 1 setelah mengalahkan Auxerre dengan skor tipis 1-0 pada pekan ke-19. Pertandingan ini berlangsung di Stade de l’Abbé-Deschamps, Sabtu dini hari WIB. Satu-satunya gol dalam laga tersebut lahir dari aksi Bradley Barcola pada babak kedua. Melalui gol itu, PSG langsung mengamankan tiga poin penting […]

  • penyelundupan kokain Bali di Bandara Ngurah Rai

    Penyelundupan Kokain Bali: Polda Tangkap WNA Turki

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 480
    • 0Komentar

    Denpasar, (duasatunews.com) – Penyelundupan kokain Bali kembali terungkap setelah Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali menangkap seorang warga negara asing (WNA) asal Turki yang membawa narkotika jenis kokain seberat sekitar 1,2 kilogram. Kasus ini menunjukkan upaya serius kepolisian dalam memutus peredaran narkotika lintas negara. Kapolda Bali Daniel Adityajaya menyampaikan pengungkapan tersebut dalam konferensi pers di Denpasar. […]

  • protes Trump No Kings di Washington DC dipenuhi massa

    Protes Trump No Kings: Jutaan Warga AS Turun ke Jalan

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 300
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Protes Trump No Kings terjadi di Amerika Serikat ketika jutaan warga turun ke jalan dalam aksi bertajuk “No Kings” untuk menentang berbagai kebijakan Presiden Donald Trump pada Sabtu (28/3/2026) waktu setempat. Aksi ini menjadi gelombang demonstrasi ketiga dalam skala nasional. Massa memenuhi berbagai kota besar dan memengaruhi aktivitas di sejumlah pusat ekonomi. […]

  • Tim SAR Bulusaraung bertahan di puncak gunung Maros

    Tim SAR Bertahan di Puncak Bukit Bulusaraung, Dirikan Tenda Tunggu Evakuasi

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 486
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Tim SAR Bulusaraung masih bertahan di puncak Bukit Bulusaraung, Kabupaten Maros–Pangkep, Sulawesi Selatan. Tim mendirikan tenda di sekitar lokasi penemuan badan dan ekor pesawat ATR 42-500. Langkah ini menjaga keberlanjutan operasi pencarian dan pertolongan sambil menunggu cuaca membaik. Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Edy Prakoso, menyatakan seluruh personel tetap siaga di lokasi. […]

expand_less