Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » MANUVER PUTAR BALIK: Mafia Tanah Hanya Topeng Elite yang Terancam di Kendari

MANUVER PUTAR BALIK: Mafia Tanah Hanya Topeng Elite yang Terancam di Kendari

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
  • visibility 817
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Duasatunews.com — Pengalihan isu mafia tanah Kendari kini menguasai ruang publik dan percakapan media. Namun, ketika publik membacanya melalui pendekatan Issue Cycle Analysis, pola yang muncul tidak bersifat alami. Elite kekuasaan justru mendorong isu ini untuk mengalihkan perhatian masyarakat dari persoalan yang lebih besar.

Sejak awal, narasi mafia tanah tidak hadir sebagai penegakan hukum yang menyeluruh. Sebaliknya, elite memakainya sebagai alat politik untuk menahan tekanan yang semakin kuat.

Dalam hitungan hari, isu mafia tanah membanjiri pemberitaan. Media arus utama mengulang tema yang sama. Aparat menggelar konferensi pers secara beruntun. Selain itu, mereka menampilkan proses penangkapan ke hadapan publik.

Karena itu, publik sulit menganggap pola ini sebagai peristiwa biasa. Intensitas pemberitaan melonjak tajam. Arah narasi bergerak seragam. Situasi ini menunjukkan adanya pengendalian komunikasi yang terpusat.

Elite Menampilkan Penegakan Hukum sebagai Panggung

Pada tahap ini, publik menyaksikan penegakan hukum yang lebih menyerupai pertunjukan. Aparat menempatkan pelaku lapis bawah sebagai pusat sorotan. Sementara itu, aktor besar tetap berada di luar jangkauan hukum.

Dengan strategi ini, kekuasaan menciptakan ketakutan semu di tengah masyarakat. Akibatnya, kritik publik melemah dan tekanan terhadap elite menurun.

Mengapa Pengalihan Isu Ini Muncul Sekarang?

Pertanyaan ini menjadi kunci. Sejumlah pengamat di Sulawesi Tenggara melihat tekanan besar yang terus mendekat ke lingkar kekuasaan lokal.

Saat ini, aparat pusat mulai menyorot kasus strategis di daerah. Mereka menelusuri dugaan korupsi APBD bernilai ratusan miliar rupiah, praktik mafia tambang, serta rekayasa tender proyek infrastruktur berskala besar. Tekanan ini memaksa elite lokal mengambil posisi bertahan.

Kasus Besar Menghilang dari Ruang Publik

Seiring menguatnya pengalihan isu mafia tanah Kendari, pemberitaan kasus besar justru menghilang. Media berhenti membahas perkembangan mega korupsi. Selain itu, jaringan mafia tambang yang merusak lingkungan Bumi Anoa lenyap dari sorotan.

Bahkan, perdebatan publik mengenai perizinan strategis ikut menghilang. Padahal, sektor tersebut selama ini menjadi sumber utama praktik bancakan kekuasaan.

Memang, kasus pertanahan tetap penting. Namun, dampaknya tidak sebanding dengan kerusakan fiskal dan ekologis akibat kejahatan elite. Sayangnya, strategi komunikasi ini berhasil menggiring publik untuk fokus pada isu sekunder.

Akibatnya, tekanan sosial terhadap kasus besar menurun drastis. Elite pun memperoleh ruang aman untuk menyelamatkan kepentingannya.

Manipulasi Kekuasaan Mengancam Nalar Publik

Pada akhirnya, Kendari tidak sedang menghadapi upaya penyelamatan dari mafia tanah. Sebaliknya, kekuasaan sedang memaksa publik melupakan korupsi sistemik dan kejahatan ekonomi terorganisir.

Manipulasi ini merusak nalar publik. Lebih jauh, praktik tersebut mengancam masa depan daerah karena elite terus menutup masalah besar dengan isu pengalih.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidang Nadiem Disoroti Pakar Hukum UGM: Memperkaya Itu Bisa Diri Sendiri, Orang Lain, atau Korporasi

    Sidang Nadiem Disoroti Pakar Hukum UGM: Memperkaya Itu Bisa Diri Sendiri, Orang Lain, atau Korporasi

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 686
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Sidang dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook kembali memantik perhatian publik. Perkara ini menyangkut penggunaan anggaran pendidikan yang bersumber dari uang negara, sehingga hasilnya berdampak langsung pada kualitas layanan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Perhatian menguat setelah terdakwa Nadiem Makarim menyampaikan nota keberatan dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (5/1/2026). Dalam eksepsinya, […]

  • Power Up: Advanced Charging Solutions and Battery Tech Innovations

    Power Up: Advanced Charging Solutions and Battery Tech Innovations

    • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
    • account_circle Rahman
    • visibility 729
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Smart home 2023 menandai evolusi besar teknologi rumah pintar yang semakin cerdas, adaptif, dan ramah lingkungan. Tidak lagi sekadar otomatisasi, smart home kini mampu memahami kebiasaan pengguna, mengantisipasi kebutuhan, serta mengelola energi secara efisien sejak awal penggunaan. Berkat kecerdasan buatan, perangkat rumah tangga merespons lebih dari sekadar perintah. Sebagai contoh, mesin kopi […]

  • Yuke Yurike menjelaskan anggaran pendidikan DKI Jakarta kepada wartawan

    Anggaran Pendidikan DKI Jakarta Rp19,75 Triliun, DPRD Targetkan Tekan Kemiskinan dan Kesenjangan

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com) — Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, menegaskan bahwa anggaran pendidikan DKI Jakarta menjadi kunci dalam menekan ketimpangan sosial dan memutus rantai kemiskinan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan total anggaran pendidikan sebesar Rp19,75 triliun pada 2026. Yuke menyatakan pemerintah harus memastikan setiap warga memperoleh akses pendidikan yang layak. Ia menekankan tidak […]

  • bahlil lahadalia ketua satgas transisi energi rapat dengan presiden prabowo

    Prabowo Tunjuk Bahlil Pimpin Satgas Transisi Energi

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Satgas transisi energi menjadi langkah baru pemerintah untuk mempercepat program energi bersih di Indonesia. Presiden Prabowo Subianto menunjuk Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Satgas Transisi Energi. Bahlil mengatakan pemerintah terus memperluas akses energi bagi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, pemerintah juga mendorong penggunaan energi […]

  • aksi boikot mahasiswa Sultra di Jakarta di Kantor Penghubung Pemprov

    Mahasiswa Boikot Kantor Penghubung di Jakarta, Tagih Janji Manis Gubernur Sultra Soal Asrama Dan Bantuan Anak Yatim.

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 885
    • 0Komentar

    Jakarta, 3 Oktober 2025 — Puluhan mahasiswa asal Sulawesi Tenggara (Sultra) yang tergabung dalam Pemuda 21 Sultra dan sejumlah organisasi kepemudaan menggelar aksi boikot di depan Kantor Penghubung Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara di Jakarta, Jumat (26/9). Para mahasiswa menggelar aksi tersebut sebagai bentuk protes atas belum terealisasinya janji bantuan asrama mahasiswa dan bantuan bagi mahasiswa […]

  • Anton Timbang buka gerbang investasi Sulawesi Tenggara melalui Kadin Sultra

    Kontribusi Anton Timbang Membuka Gerbang Investasi di Sulawesi Tenggara

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 1.115
    • 0Komentar

    Oleh: Arin Fahrul Sanjaya, S.I.KomDirektur Eksekutif Jaringan Nasional Mahasiswa MerdekaKetua Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia (IPPMI) Konsel–Jakarta Jakarta, duasatunews.com – Anton Timbang buka gerbang investasi Sulawesi Tenggara di tengah momentum besar hilirisasi nikel dan arus modal yang terus meningkat. Peran kepemimpinan lokal menjadi penentu apakah investasi benar-benar menghadirkan kesejahteraan bagi rakyat atau justru melahirkan ketimpangan […]

expand_less