Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » MANUVER PUTAR BALIK: Mafia Tanah Hanya Topeng Elite yang Terancam di Kendari

MANUVER PUTAR BALIK: Mafia Tanah Hanya Topeng Elite yang Terancam di Kendari

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
  • visibility 542
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Duasatunews.com — Pengalihan isu mafia tanah Kendari kini menguasai ruang publik dan percakapan media. Namun, ketika publik membacanya melalui pendekatan Issue Cycle Analysis, pola yang muncul tidak bersifat alami. Elite kekuasaan justru mendorong isu ini untuk mengalihkan perhatian masyarakat dari persoalan yang lebih besar.

Sejak awal, narasi mafia tanah tidak hadir sebagai penegakan hukum yang menyeluruh. Sebaliknya, elite memakainya sebagai alat politik untuk menahan tekanan yang semakin kuat.

Dalam hitungan hari, isu mafia tanah membanjiri pemberitaan. Media arus utama mengulang tema yang sama. Aparat menggelar konferensi pers secara beruntun. Selain itu, mereka menampilkan proses penangkapan ke hadapan publik.

Karena itu, publik sulit menganggap pola ini sebagai peristiwa biasa. Intensitas pemberitaan melonjak tajam. Arah narasi bergerak seragam. Situasi ini menunjukkan adanya pengendalian komunikasi yang terpusat.

Elite Menampilkan Penegakan Hukum sebagai Panggung

Pada tahap ini, publik menyaksikan penegakan hukum yang lebih menyerupai pertunjukan. Aparat menempatkan pelaku lapis bawah sebagai pusat sorotan. Sementara itu, aktor besar tetap berada di luar jangkauan hukum.

Dengan strategi ini, kekuasaan menciptakan ketakutan semu di tengah masyarakat. Akibatnya, kritik publik melemah dan tekanan terhadap elite menurun.

Mengapa Pengalihan Isu Ini Muncul Sekarang?

Pertanyaan ini menjadi kunci. Sejumlah pengamat di Sulawesi Tenggara melihat tekanan besar yang terus mendekat ke lingkar kekuasaan lokal.

Saat ini, aparat pusat mulai menyorot kasus strategis di daerah. Mereka menelusuri dugaan korupsi APBD bernilai ratusan miliar rupiah, praktik mafia tambang, serta rekayasa tender proyek infrastruktur berskala besar. Tekanan ini memaksa elite lokal mengambil posisi bertahan.

Kasus Besar Menghilang dari Ruang Publik

Seiring menguatnya pengalihan isu mafia tanah Kendari, pemberitaan kasus besar justru menghilang. Media berhenti membahas perkembangan mega korupsi. Selain itu, jaringan mafia tambang yang merusak lingkungan Bumi Anoa lenyap dari sorotan.

Bahkan, perdebatan publik mengenai perizinan strategis ikut menghilang. Padahal, sektor tersebut selama ini menjadi sumber utama praktik bancakan kekuasaan.

Memang, kasus pertanahan tetap penting. Namun, dampaknya tidak sebanding dengan kerusakan fiskal dan ekologis akibat kejahatan elite. Sayangnya, strategi komunikasi ini berhasil menggiring publik untuk fokus pada isu sekunder.

Akibatnya, tekanan sosial terhadap kasus besar menurun drastis. Elite pun memperoleh ruang aman untuk menyelamatkan kepentingannya.

Manipulasi Kekuasaan Mengancam Nalar Publik

Pada akhirnya, Kendari tidak sedang menghadapi upaya penyelamatan dari mafia tanah. Sebaliknya, kekuasaan sedang memaksa publik melupakan korupsi sistemik dan kejahatan ekonomi terorganisir.

Manipulasi ini merusak nalar publik. Lebih jauh, praktik tersebut mengancam masa depan daerah karena elite terus menutup masalah besar dengan isu pengalih.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Curhat Masalah Rumah Tangga di Live Facebook, Seorang Pria Singgung Ormas Tolaki

    Curhat Masalah Rumah Tangga di Live Facebook, Seorang Pria Singgung Ormas Tolaki

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 673
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Sebuah siaran langsung di media sosial Facebook menarik perhatian publik. Seorang pria menyampaikan persoalan rumah tangganya secara terbuka dalam tayangan tersebut. Ia juga menyinggung keberadaan salah satu organisasi masyarakat (ormas) berbasis adat Tolaki. Video berdurasi beberapa menit itu cepat menyebar di berbagai platform media sosial. Pada awal siaran, pria tersebut menyampaikan keluhan […]

  • modal minimum bank daerah dibahas Komisi II DPR RI

    DPR Kawal Ketat Wacana Kenaikan Modal Minimum demi Jaga Daya Tahan Bank Daerah

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 253
    • 1Komentar

    BANJARMASIN, Duasatunews.com — kebijakan modal minimum bank daerah menjadi perhatian serius DPR RI. Parlemen menilai kebijakan tersebut harus melindungi stabilitas perbankan tanpa menekan keuangan pemerintah daerah. Ketua Komisi II DPR RI, M. Rifqinizamy Karsayuda, menyatakan DPR mengawal setiap pembahasan kebijakan modal minimum bank daerah secara ketat. Ia menegaskan pemerintah perlu mempertimbangkan kapasitas fiskal daerah sebagai […]

  • AS Kerahkan F-35A ke Eropa di Tengah Ketegangan Iran

    AS Kerahkan F-35A ke Eropa di Tengah Ketegangan Iran

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — AS kerahkan F-35A generasi kelima ke Eropa di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran. Portal The War Zone melaporkan pergerakan tersebut berdasarkan data sumber terbuka serta rekaman visual yang beredar di media sosial. Pengerahan F-35A Melalui Portugal Laporan itu menyebutkan jet tempur F-35A sebelumnya beroperasi dari Puerto Rico untuk mendukung misi Amerika Serikat […]

  • evakuasi korban tabrakan KRL Bekasi Timur di Stasiun Bekasi Timur

    Tim SAR Dikerahkan ke Lokasi Tabrakan KRL di Bekasi Timur, Sejumlah Penumpang Luka-luka

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 110
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Tabrakan KRL Bekasi Timur terjadi pada Senin (27/4) malam di Stasiun Bekasi Timur dan langsung memicu respons cepat dari tim SAR. Insiden ini melibatkan KRL Commuter Line dan kereta rel diesel (KRD) jarak jauh. Petugas segera bergerak ke lokasi untuk mengevakuasi penumpang yang terluka dan mengamankan area kejadian. Kantor SAR Jakarta bersama […]

  • Menteri PU meninjau pembangunan Sekolah Rakyat Dharmasraya di Sumatera Barat

    Menteri PU Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Dharmasraya, Target Rampung Juni 2026

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia Dody Hanggodo meninjau langsung pembangunan Sekolah Rakyat (SR) tahap II di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, Rabu. Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu prioritas Presiden RI Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menekan angka kemiskinan ekstrem di berbagai daerah. Sekolah Rakyat Dharmasraya Capai Progres Sembilan Persen Dody mengatakan […]

  • Proses perakitan hunian sementara di Kampung Tunyang

    Pembangunan Huntara Kampung Tunyang Masuki Tahap Perakitan

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Pemerintah Kabupaten Bener Meriah terus mempercepat penanganan pascabencana dengan menyediakan hunian sementara bagi warga terdampak. Saat ini, pembangunan huntara Kampung Tunyang di Kecamatan Timang Gajah memasuki tahap perakitan unit hunian. Langkah ini bertujuan memberi tempat tinggal sementara yang aman dan layak sambil menunggu pembangunan hunian tetap. Progres Pembangunan Huntara Kampung Tunyang Setelah […]

expand_less