Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Siswa MTs Tewas di Kota Tual, Oknum Brimob Jadi Tersangka

Siswa MTs Tewas di Kota Tual, Oknum Brimob Jadi Tersangka

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
  • visibility 546
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AMBON, (duasatunews.com) –  Siswa MTs tewas di Kota Tual, Maluku, dalam kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum anggota Brimob Polda Maluku. Peristiwa ini menyita perhatian publik karena berujung pada meninggalnya seorang pelajar serta memicu kemarahan keluarga dan warga setempat. Rekaman dan kesaksian yang beredar di media sosial turut membuat kasus tersebut mendapat perhatian Mabes Polri.

Aparat kepolisian segera mengambil langkah hukum. Mereka menahan oknum Brimob yang terlibat dan menetapkannya sebagai tersangka. Berikut rangkaian fakta yang terungkap dalam perkara tersebut.

Kronologi Siswa MTs Tewas di Kota Tual

Insiden penganiayaan terjadi pada Kamis (19/2/2026) pagi di sekitar RSUD Maren, Kota Tual. Saat itu, korban berinisial AT (14) melintas bersama kakaknya, Nasri Karim (15), menggunakan sepeda motor masing-masing.

Menurut keterangan keluarga, kondisi jalan yang menurun membuat laju kendaraan korban sulit dikendalikan. Namun, aparat yang berjaga di lokasi justru menuduh korban terlibat aksi balap liar.

Pada waktu yang sama, sejumlah anggota Brimob berada di lokasi. Salah satu di antaranya, Bripda Masias Siahaya, kemudian mendekati korban. Tanpa peringatan, oknum tersebut melakukan tindakan kekerasan.

Saksi mata menyebut Bripda Masias melompat ke arah korban dan memukul dahi korban menggunakan helm. Akibat pukulan itu, korban kehilangan kendali, terjatuh, dan terseret di jalan raya.

Darah keluar dari hidung dan mulut korban, sementara luka juga tampak di bagian belakang kepala. Kakak korban turut mengalami luka karena motor korban sempat menabraknya.

Beberapa anggota Brimob kemudian membawa korban ke rumah sakit. Namun, keluarga menilai penanganan korban sejak awal tidak dilakukan secara layak.

Setelah dokter menyatakan korban meninggal dunia, suasana duka berubah menjadi kemarahan. Keluarga bersama warga mendatangi markas Brimob setempat dan mendesak kepolisian segera memproses pelaku secara hukum. Keluarga korban juga menuntut hukuman setimpal karena korban masih berusia di bawah umur dan meninggal akibat dugaan kekerasan aparat.

Langkah Kepolisian Menangani Perkara Penganiayaan Pelajar

Polres Tual langsung melakukan penyelidikan lanjutan. Penyidik memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan barang bukti guna mengungkap kronologi kejadian secara utuh.

Kapolres Tual AKBP Whansi Des Asmoro menegaskan pihaknya berkomitmen mengusut perkara ini sampai tuntas. Ia juga memastikan proses hukum berjalan secara transparan agar fakta kejadian menjadi jelas.

Di tingkat provinsi, Polda Maluku menetapkan Bripda Masias Siahaya sebagai tersangka. Kabid Humas Polda Maluku Kombes Rositah Umasugi menyampaikan penetapan status hukum tersebut kepada publik.

Pihak kepolisian membawa tersangka ke Polda Maluku untuk menjalani proses hukum pidana. Selain itu, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) turut memeriksa yang bersangkutan terkait dugaan pelanggaran kode etik. Hingga kini, Propam masih mendalami pemeriksaan internal terhadap oknum Brimob tersebut.

Di sisi lain, Polri menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas peristiwa yang menewaskan pelajar tersebut. Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menyampaikan permintaan maaf itu secara terbuka.

Ia menegaskan tindakan oknum Brimob tidak mencerminkan nilai Tribrata dan Catur Prasetya serta berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Selain itu, Polri juga menyampaikan belasungkawa dan empati mendalam kepada keluarga korban.

Rekomendasi Untuk Anda

  • sidang vonis ABK Sea Dragon di Pengadilan Negeri Batam

    Vonis ABK Sea Dragon: DPR Syukuri Terdakwa Tak Dihukum Mati

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Vonis ABK Sea Dragon dalam kasus penyelundupan sabu hampir dua ton menjadi sorotan publik. Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menyatakan bersyukur karena majelis hakim Pengadilan Negeri Batam tidak menjatuhkan hukuman mati kepada terdakwa Fandi Ramadhan. Fandi merupakan anak buah kapal (ABK) kapal Sea Dragon yang terlibat dalam kasus penyelundupan narkotika jenis […]

  • Peresmian hunian sementara sebagai solusi awal rumah permanen Aceh Tamiang

    Aceh Tamiang Butuh Kepastian Pembangunan Rumah untuk Korban Bencana

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 584
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menilai jumlah pembangunan kembali (rebuilding) rumah permanen bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi masih belum mencukupi. Pemerintah pusat baru memastikan pembangunan 2.446 unit rumah, sementara kebutuhan riil diperkirakan jauh lebih besar. Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, menyatakan pemerintah daerah memperkirakan kebutuhan rumah permanen mencapai sekitar 20.000 unit. Perkiraan itu […]

  • gerebek toko obat ilegal di Tanjung Priok dengan barang bukti pil daftar G hasil sitaan polisi

    Polisi Bongkar Toko Obat Ilegal di Tanjung Priok, Ratusan Pil Berbahaya Disita

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com) — Gerebek toko obat ilegal di kawasan Tanjung Priok mengungkap praktik penjualan obat keras tanpa izin edar. Tim Polres Pelabuhan Tanjung Priok menangkap pria berinisial AW (28) dan menyita ratusan butir obat daftar G. Kasat Reserse Narkoba AKP Trendy Habibie menjelaskan bahwa tim menerima laporan warga terkait peredaran obat berbahaya di wilayah pelabuhan. Selanjutnya, […]

  • Demokrat bersama Prabowo Diminta Jadi Solusi Bangsa

    Demokrat bersama Prabowo Diminta Jadi Solusi Bangsa

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 640
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menegaskan bahwa Demokrat bersama Prabowo perlu mengambil peran sebagai bagian dari solusi dan kemajuan bangsa. Menurutnya, seluruh elemen politik harus berkontribusi positif dalam menghadapi berbagai tantangan nasional. Pesan SBY untuk Demokrat Bersama Prabowo SBY menyampaikan pesan tersebut saat menghadiri perayaan Natal nasional Partai […]

  • KPK Dalami Dugaan Aliran Uang ke Eks Sekdis Bekasi dalam Kasus Suap Bupati Nonaktif Ade Kuswara

    KPK Dalami Dugaan Aliran Uang ke Eks Sekdis Bekasi dalam Kasus Suap Bupati Nonaktif Ade Kuswara

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 599
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — aliran uang suap Bekasi kembali menyita perhatian publik. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Beni Saputra (BS). Langkah ini berkaitan langsung dengan perkara suap yang menyeret Ade Kuswara Kunang, Bupati Bekasi nonaktif. Penyidik KPK memanggil Beni Saputra untuk menelusuri perannya dalam dugaan penerimaan […]

  • Dampak positif program MBG terlihat saat siswa menikmati makan bergizi gratis di sekolah

    MBG Dorong Perputaran Ekonomi Lokal dan Perkuat Ketahanan Gizi Anak

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 470
    • 1Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Dampak positif program MBG semakin terlihat di berbagai daerah sejak pemerintah menjalankannya secara bertahap. Program ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi siswa, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi lokal. Oleh karena itu, banyak pihak menilai MBG sebagai kebijakan yang memiliki manfaat ganda. Di sekolah, siswa menerima makanan bergizi secara rutin. Selain itu, […]

expand_less