Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Siapa Ir Sedyatmo? Sosok Jenius di Balik Tol Bandara dan Penakluk Tanah Lembek Indonesia

Siapa Ir Sedyatmo? Sosok Jenius di Balik Tol Bandara dan Penakluk Tanah Lembek Indonesia

  • account_circle Adrian moita
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 356
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Duasatunews.com — Jutaan kendaraan melaju di Tol Bandara Soekarno-Hatta setiap hari. Namun, sedikit pengguna jalan yang mengenal sosok besar di balik nama Tol Prof Dr Ir Sedyatmo. Nama itu bukan sekadar penanda jalan, tetapi warisan pemikiran salah satu insinyur paling berpengaruh di Indonesia.

Prof Dr Ir Sedyatmo mencatat sejarah sebagai pelopor teknologi konstruksi di atas tanah lunak. Ia melahirkan inovasi pondasi cakar ayam yang mengubah wajah pembangunan infrastruktur nasional.

Awal Kehidupan dan Pendidikan Teknik

Sedyatmo lahir di Surakarta pada 24 Oktober 1909. Ia berasal dari keluarga priyayi Mangkunegaran. Sejak muda, ia menempuh pendidikan di HIS, MULO, dan AMS Yogyakarta.

Minatnya pada dunia teknik mendorongnya melanjutkan studi ke Institut Teknologi Bandung. Saat itu, kampus tersebut masih bernama Technische Hoogeschool te Bandoeng. Di sanalah ia memilih jurusan teknik sipil dan mulai menekuni dunia konstruksi.

Peran Penting di Masa Awal Kemerdekaan

Setelah Indonesia merdeka, Sedyatmo langsung mengabdi kepada negara. Ia bergabung dengan Departemen Perhubungan sejak 1945. Dari sana, ia menggagas pembentukan DAMRI sebagai angkutan publik nasional.

Pemerintah menunjuknya sebagai pimpinan pertama DAMRI pada 1946–1948. Setelah itu, ia melanjutkan pengabdian di Departemen Pekerjaan Umum dan PLN. Ia terlibat langsung dalam berbagai proyek pembangkit listrik tenaga air.

Lahirnya Pondasi Cakar Ayam

Pada 1962, Sedyatmo memperkenalkan sistem pondasi cakar ayam. Inovasi ini menjadi terobosan besar dalam teknik sipil. Sistem tersebut memungkinkan pembangunan di atas tanah lembek tanpa penggantian tanah besar-besaran.

Ia pertama kali menerapkan teknologi ini di apron Pangkalan Udara TNI AL Juanda, Surabaya. Proyek itu berhasil dengan hasil stabil dan kuat.

Keberhasilan tersebut membuka jalan bagi penerapan di Bandara Polonia Medan dan Bandara Soekarno-Hatta. Sejak itu, banyak proyek infrastruktur nasional mengadopsi sistem ini.

Digunakan di Berbagai Infrastruktur Strategis

Pondasi cakar ayam tidak hanya menopang bandara. Pemerintah juga memakainya untuk jalan raya, taxiway, dan apron. Di kawasan rawan genangan seperti Tanjung Priok, sistem ini menopang tiang listrik tegangan tinggi.

Teknologi ini mampu menahan beban berat kendaraan besar. Truk dan trailer dapat melintas tanpa mengganggu kestabilan struktur tanah. Sistem ini juga terbukti tahan terhadap banjir.

Pengakuan Dunia dan Penghargaan Negara

Keunggulan pondasi cakar ayam menarik perhatian dunia internasional. Sedyatmo mematenkan inovasinya di Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Belanda, Prancis, dan Brasil.

Pemerintah Republik Indonesia mengapresiasi jasanya. Pada 1984, negara menganugerahkan Bintang Mahaputra Kelas I kepadanya.

Sedyatmo wafat pada 15 Juli 1984 dalam usia 74 tahun. Penyakit tumor leher mengakhiri hidupnya, tetapi tidak memadamkan warisan pemikirannya.

Warisan yang Terus Dilalui Jutaan Orang

Julukan “Si Kancil” melekat pada diri Sedyatmo. Ia dikenal cerdas dan piawai menemukan solusi teknik yang sederhana. Inovasinya efisien, kuat, dan relevan lintas zaman.

Kini, namanya terabadikan sebagai jalan tol strategis. Setiap kendaraan yang melintas di Tol Prof Dr Ir Sedyatmo sejatinya melintasi jejak pemikiran seorang jenius. Ia menaklukkan tanah lembek dan membangun fondasi masa depan Indonesia.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bandara IMIP Morowali di kawasan industri nikel Sulawesi Tengah

    BANDARA IMIP MOROWALI DISOROT: MENHAN MENILAI “TIDAK ADA PERANGKAT NEGARA TAK BOLEH ADA REPUBLIK DALAM REPUBLIK”

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Dr. Eni Samayati
    • visibility 554
    • 0Komentar

    Morowali, Duasatunews.com — Bandara yang berada di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) kembali menyedot perhatian publik. Sorotan itu muncul setelah inspeksi mendadak Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Selain itu, sejumlah pengamat menilai pola operasional bandara terkesan tertutup dan minim pengawasan negara. Kritik menguat karena bandara beroperasi di dalam kawasan industri dengan keterlibatan negara yang terbatas. […]

  • Kim Jong Un Komisi Urusan Negara dalam sidang parlemen Korea Utara

    Kim Jong Un Korea Utara Kembali Pimpin Komisi Urusan Negara

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Tokyo, (duasatunews.com) – Kim Jong Un Korea kembali menjadi sorotan setelah parlemen Korea Utara memilihnya sebagai Ketua Komisi Urusan Negara dalam sidang pertama yang digelar pada Minggu. Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) melaporkan Wakil Majelis Rakyat Tertinggi Ri Il Hwan mengajukan kembali nama Kim dalam sidang tersebut. Ia menilai kekuatan negara tidak hanya bergantung pada […]

  • IPMKU Jakarta Soroti Dugaan Pelanggaran Tambang Nikel di Konawe Utara

    IPMKU Jakarta Soroti Dugaan Pelanggaran Tambang Nikel di Konawe Utara

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Jakarta, dusatunews.com | IPMKU Jakarta mendesak pemerintah segera mengaudit izin usaha pertambangan di Konawe Utara. Desakan tersebut mereka suarakan melalui Aksi Jilid IV sebagai bentuk konsistensi dalam mengawal dugaan pelanggaran hukum di sektor pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara, Senin (26/01/26). Dalam aksi unjuk rasa itu, massa IPMKU Jakarta memusatkan sorotan pada aktivitas PT Kembar Emas […]

  • orban penipuan izin dapur MBG melapor ke Mapolres Pamekasan

    Polisi usut dugaan penipuan pengurusan izin dapur MBG

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatuews.com) – Kasus penipuan izin dapur MBG di Pamekasan, Jawa Timur, kini diselidiki aparat kepolisian. Warga melaporkan kerugian puluhan juta rupiah setelah pelaku menjanjikan pengurusan izin operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Polres Pamekasan langsung menindaklanjuti laporan tersebut. Selanjutnya, penyidik mengumpulkan bukti dan memeriksa keterangan korban. Kronologi Kasus Awalnya, terduga pelaku menawarkan jasa […]

  • ott lsm st nikel saat penangkapan di kendari

    OTT LSM atau Skenario? HMI Desak Bongkar Peran Perusahaan dan Aparat

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com) — Kepolisian melalui Polresta Kendari menangkap sejumlah oknum LSM dalam operasi tangkap tangan (OTT). Kasus ini terkait dugaan pemerasan yang menyeret PT ST Nikel Resource di Konawe. Kasus tersebut langsung memicu perhatian publik. Selain itu, banyak pihak meminta aparat mengusut perkara ini secara terbuka dan menyeluruh. Desakan Transparansi Penanganan Kasus Sekretaris Jenderal PTKP […]

  • Dugaan dokumen palsu Unsultra memicu konflik internal yayasan

    Pengawas Yayasan Rektor Unsultra Saling Lapor soal Dugaan Dokumen Palsu

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Dugaan penggunaan dokumen palsu di lingkungan Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) terus bergulir. Pengawas yayasan, Muh Nasir Andi Baso, dan Rektor Unsultra, Andi Bahrun, kini saling melapor ke kepolisian. Kedua pihak berselisih soal keabsahan dokumen internal yayasan. Konflik ini juga memicu polemik kepemimpinan di lingkungan kampus. Muh Nasir Laporkan Ketua Yayasan dan Rektor […]

expand_less