Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Siapa Ir Sedyatmo? Sosok Jenius di Balik Tol Bandara dan Penakluk Tanah Lembek Indonesia

Siapa Ir Sedyatmo? Sosok Jenius di Balik Tol Bandara dan Penakluk Tanah Lembek Indonesia

  • account_circle Adrian moita
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 246
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Duasatunews.com — Jutaan kendaraan melaju di Tol Bandara Soekarno-Hatta setiap hari. Namun, sedikit pengguna jalan yang mengenal sosok besar di balik nama Tol Prof Dr Ir Sedyatmo. Nama itu bukan sekadar penanda jalan, tetapi warisan pemikiran salah satu insinyur paling berpengaruh di Indonesia.

Prof Dr Ir Sedyatmo mencatat sejarah sebagai pelopor teknologi konstruksi di atas tanah lunak. Ia melahirkan inovasi pondasi cakar ayam yang mengubah wajah pembangunan infrastruktur nasional.

Awal Kehidupan dan Pendidikan Teknik

Sedyatmo lahir di Surakarta pada 24 Oktober 1909. Ia berasal dari keluarga priyayi Mangkunegaran. Sejak muda, ia menempuh pendidikan di HIS, MULO, dan AMS Yogyakarta.

Minatnya pada dunia teknik mendorongnya melanjutkan studi ke Institut Teknologi Bandung. Saat itu, kampus tersebut masih bernama Technische Hoogeschool te Bandoeng. Di sanalah ia memilih jurusan teknik sipil dan mulai menekuni dunia konstruksi.

Peran Penting di Masa Awal Kemerdekaan

Setelah Indonesia merdeka, Sedyatmo langsung mengabdi kepada negara. Ia bergabung dengan Departemen Perhubungan sejak 1945. Dari sana, ia menggagas pembentukan DAMRI sebagai angkutan publik nasional.

Pemerintah menunjuknya sebagai pimpinan pertama DAMRI pada 1946–1948. Setelah itu, ia melanjutkan pengabdian di Departemen Pekerjaan Umum dan PLN. Ia terlibat langsung dalam berbagai proyek pembangkit listrik tenaga air.

Lahirnya Pondasi Cakar Ayam

Pada 1962, Sedyatmo memperkenalkan sistem pondasi cakar ayam. Inovasi ini menjadi terobosan besar dalam teknik sipil. Sistem tersebut memungkinkan pembangunan di atas tanah lembek tanpa penggantian tanah besar-besaran.

Ia pertama kali menerapkan teknologi ini di apron Pangkalan Udara TNI AL Juanda, Surabaya. Proyek itu berhasil dengan hasil stabil dan kuat.

Keberhasilan tersebut membuka jalan bagi penerapan di Bandara Polonia Medan dan Bandara Soekarno-Hatta. Sejak itu, banyak proyek infrastruktur nasional mengadopsi sistem ini.

Digunakan di Berbagai Infrastruktur Strategis

Pondasi cakar ayam tidak hanya menopang bandara. Pemerintah juga memakainya untuk jalan raya, taxiway, dan apron. Di kawasan rawan genangan seperti Tanjung Priok, sistem ini menopang tiang listrik tegangan tinggi.

Teknologi ini mampu menahan beban berat kendaraan besar. Truk dan trailer dapat melintas tanpa mengganggu kestabilan struktur tanah. Sistem ini juga terbukti tahan terhadap banjir.

Pengakuan Dunia dan Penghargaan Negara

Keunggulan pondasi cakar ayam menarik perhatian dunia internasional. Sedyatmo mematenkan inovasinya di Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Belanda, Prancis, dan Brasil.

Pemerintah Republik Indonesia mengapresiasi jasanya. Pada 1984, negara menganugerahkan Bintang Mahaputra Kelas I kepadanya.

Sedyatmo wafat pada 15 Juli 1984 dalam usia 74 tahun. Penyakit tumor leher mengakhiri hidupnya, tetapi tidak memadamkan warisan pemikirannya.

Warisan yang Terus Dilalui Jutaan Orang

Julukan “Si Kancil” melekat pada diri Sedyatmo. Ia dikenal cerdas dan piawai menemukan solusi teknik yang sederhana. Inovasinya efisien, kuat, dan relevan lintas zaman.

Kini, namanya terabadikan sebagai jalan tol strategis. Setiap kendaraan yang melintas di Tol Prof Dr Ir Sedyatmo sejatinya melintasi jejak pemikiran seorang jenius. Ia menaklukkan tanah lembek dan membangun fondasi masa depan Indonesia.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pengusaha tambang berkuasa dan konflik kepentinga

    PENGUSAHA TAMBANG MEMIMPIN DAERAH TAMBANG

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 948
    • 0Komentar

    Oleh: Eni Samayati JAKARTA, duasatunews.com – Demokrasi lahir untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur. Cita-cita itu tertulis tegas dalam Undang-Undang Dasar 1945. Namun hingga kini, keadilan dan kemakmuran masih terasa jauh dari realitas hidup rakyat. Setiap lima tahun sekali, pesta demokrasi kembali digelar. Pada saat yang sama, para kontestan mengorbankan waktu, tenaga, dan dana […]

  • krisis kemanusiaan Gaza membuat anak-anak kelaparan
    War

    Hunger, thirst and chaos in southern Gaza as hostilities drive humanitarian aid to the brink of collapse

    • calendar_month Kamis, 8 Feb 2024
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 480
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Do’a Atef, seorang anak perempuan berusia 12 tahun, kini menghabiskan hari-harinya dengan mengetuk pintu rumah warga untuk meminta makanan. Kadang, ia juga mengumpulkan kayu bakar dari bukit berdebu di dekat kamp pengungsi luar Rafah, Gaza selatan. Kayu itu ia gunakan untuk memasak beberapa tomat dan paprika yang diberikan orang asing. Sebelumnya, Do’a […]

  • Bonus atlet SEA Games 2026 diserahkan di Istana Negara

    Prabowo Berikan Bonus Besar untuk Atlet SEA Games, Emas Diguyur Rp 1 Miliar

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Kebijakan pemberian bonus besar kepada atlet peraih medali SEA Games kembali mengundang perhatian publik. Di tengah kebutuhan pembenahan pembinaan olahraga nasional, pemerintah menyiapkan insentif hingga Rp1 miliar bagi atlet peraih emas. Kebijakan ini dinilai berdampak langsung pada masa depan atlet dan arah prioritas anggaran negara. Isu ini menguat karena Indonesia baru menutup […]

  • Anggaran Riset Perguruan Tinggi Ditambah Rp4 Triliun

    Anggaran Riset Perguruan Tinggi Ditambah Rp4 Triliun

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Pemerintah menambah anggaran riset perguruan tinggi sebesar Rp4 triliun. Presiden Prabowo Subianto mengumumkan kebijakan ini saat memberikan taklimat kepada para rektor dan guru besar di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/1). Presiden Prabowo Perkuat Riset Kampus Sejak awal masa jabatan, Presiden Prabowo menempatkan riset sebagai fondasi pembangunan jangka panjang. Karena itu, pemerintah memperkuat […]

  • Indonesia Masuk 10 Pasar Kripto Terbesar melalui transaksi digital

    Pasar Kripto Indonesia Terbesar di Dunia

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Indonesia masuk 10 pasar kripto terbesar dunia berdasarkan laporan global yang memantau perkembangan aset digital lintas negara. Pencapaian ini menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan baru dalam ekosistem kripto global, seiring meningkatnya jumlah pengguna dan aktivitas transaksi berbasis blockchain. Laporan tersebut menunjukkan bahwa adopsi ritel menjadi pendorong utama pertumbuhan pasar kripto […]

  • seorang psikolog menyampaikan materi tentang dukungan kesehatan mental dalam kegiatan health talk di Jakarta"

    Dukungan Kesehatan Mental Dimulai dari Sikap Tidak Menghakimi

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Dukungan kesehatan mental di lingkungan kerja perlu dimulai dari sikap tidak menghakimi. Pendekatan ini membantu menciptakan ruang aman dan mendorong keterbukaan di antara rekan kerja. Jakarta, duasatunews.com — Psikolog Ayu Sadewo, S.Psi., menegaskan bahwa dukungan kesehatan mental tidak seharusnya berangkat dari keinginan memberi solusi secara cepat. Sebaliknya, ia meminta rekan kerja mendengarkan lebih dulu dan memahami […]

expand_less