Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Siapa Ir Sedyatmo? Sosok Jenius di Balik Tol Bandara dan Penakluk Tanah Lembek Indonesia

Siapa Ir Sedyatmo? Sosok Jenius di Balik Tol Bandara dan Penakluk Tanah Lembek Indonesia

  • account_circle Adrian moita
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 799
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Duasatunews.com — Jutaan kendaraan melaju di Tol Bandara Soekarno-Hatta setiap hari. Namun, sedikit pengguna jalan yang mengenal sosok besar di balik nama Tol Prof Dr Ir Sedyatmo. Nama itu bukan sekadar penanda jalan, tetapi warisan pemikiran salah satu insinyur paling berpengaruh di Indonesia.

Prof Dr Ir Sedyatmo mencatat sejarah sebagai pelopor teknologi konstruksi di atas tanah lunak. Ia melahirkan inovasi pondasi cakar ayam yang mengubah wajah pembangunan infrastruktur nasional.

Awal Kehidupan dan Pendidikan Teknik

Sedyatmo lahir di Surakarta pada 24 Oktober 1909. Ia berasal dari keluarga priyayi Mangkunegaran. Sejak muda, ia menempuh pendidikan di HIS, MULO, dan AMS Yogyakarta.

Minatnya pada dunia teknik mendorongnya melanjutkan studi ke Institut Teknologi Bandung. Saat itu, kampus tersebut masih bernama Technische Hoogeschool te Bandoeng. Di sanalah ia memilih jurusan teknik sipil dan mulai menekuni dunia konstruksi.

Peran Penting di Masa Awal Kemerdekaan

Setelah Indonesia merdeka, Sedyatmo langsung mengabdi kepada negara. Ia bergabung dengan Departemen Perhubungan sejak 1945. Dari sana, ia menggagas pembentukan DAMRI sebagai angkutan publik nasional.

Pemerintah menunjuknya sebagai pimpinan pertama DAMRI pada 1946–1948. Setelah itu, ia melanjutkan pengabdian di Departemen Pekerjaan Umum dan PLN. Ia terlibat langsung dalam berbagai proyek pembangkit listrik tenaga air.

Lahirnya Pondasi Cakar Ayam

Pada 1962, Sedyatmo memperkenalkan sistem pondasi cakar ayam. Inovasi ini menjadi terobosan besar dalam teknik sipil. Sistem tersebut memungkinkan pembangunan di atas tanah lembek tanpa penggantian tanah besar-besaran.

Ia pertama kali menerapkan teknologi ini di apron Pangkalan Udara TNI AL Juanda, Surabaya. Proyek itu berhasil dengan hasil stabil dan kuat.

Keberhasilan tersebut membuka jalan bagi penerapan di Bandara Polonia Medan dan Bandara Soekarno-Hatta. Sejak itu, banyak proyek infrastruktur nasional mengadopsi sistem ini.

Digunakan di Berbagai Infrastruktur Strategis

Pondasi cakar ayam tidak hanya menopang bandara. Pemerintah juga memakainya untuk jalan raya, taxiway, dan apron. Di kawasan rawan genangan seperti Tanjung Priok, sistem ini menopang tiang listrik tegangan tinggi.

Teknologi ini mampu menahan beban berat kendaraan besar. Truk dan trailer dapat melintas tanpa mengganggu kestabilan struktur tanah. Sistem ini juga terbukti tahan terhadap banjir.

Pengakuan Dunia dan Penghargaan Negara

Keunggulan pondasi cakar ayam menarik perhatian dunia internasional. Sedyatmo mematenkan inovasinya di Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Belanda, Prancis, dan Brasil.

Pemerintah Republik Indonesia mengapresiasi jasanya. Pada 1984, negara menganugerahkan Bintang Mahaputra Kelas I kepadanya.

Sedyatmo wafat pada 15 Juli 1984 dalam usia 74 tahun. Penyakit tumor leher mengakhiri hidupnya, tetapi tidak memadamkan warisan pemikirannya.

Warisan yang Terus Dilalui Jutaan Orang

Julukan “Si Kancil” melekat pada diri Sedyatmo. Ia dikenal cerdas dan piawai menemukan solusi teknik yang sederhana. Inovasinya efisien, kuat, dan relevan lintas zaman.

Kini, namanya terabadikan sebagai jalan tol strategis. Setiap kendaraan yang melintas di Tol Prof Dr Ir Sedyatmo sejatinya melintasi jejak pemikiran seorang jenius. Ia menaklukkan tanah lembek dan membangun fondasi masa depan Indonesia.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • program pelatihan pengembangan SDM daerah

    LP2D Konsisten Bangun SDM Berkelanjutan, Dorong Daya Saing Nasional

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Admin 21
    • visibility 686
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Pengembangan SDM daerah masih menghadapi tantangan serius di tengah perubahan ekonomi dan digitalisasi. Kesenjangan keterampilan tenaga kerja berdampak langsung pada daya saing masyarakat dan efektivitas pembangunan di berbagai wilayah. Selain itu, kesenjangan kompetensi turut memicu pengangguran terdidik. Jika kondisi ini berlanjut, daerah berisiko tertinggal dalam persaingan ekonomi nasional. Kebutuhan Pelatihan di Tengah Perubahan […]

  • Menlu Turki dan Iran Bahas Upaya Redam Ketegangan Kawasan

    Menlu Turki dan Iran Bahas Upaya Redam Ketegangan Kawasan

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 567
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi membahas upaya meredakan ketegangan kawasan melalui sambungan telepon pada Selasa (28/1/2026). Pembicaraan tersebut menegaskan komitmen kedua negara untuk mengedepankan jalur diplomasi. Sumber di Kementerian Luar Negeri Turki menyebutkan bahwa kedua menlu fokus pada langkah konkret penurunan eskalasi. Mereka menilai […]

  • Amnesti Warga Binaan 2026 diumumkan Menteri Imipas Agus Andrianto di Lapas Nusakambangan

    Prabowo Siapkan Amnesti HUT RI, Warga Binaan di Bawah 35 Tahun Berpeluang Dapat Pengampunan

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Presiden Prabowo Subianto menyiapkan pemberian amnesti bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) pada peringatan HUT Ke-81 RI, 17 Agustus 2026. Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto menyampaikan informasi tersebut saat menghadiri peluncuran nasional skrining tuberkulosis (TBC) di Lapas Kelas IIA Ngaseman, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Senin. Agus mengatakan pemerintah memprioritaskan warga binaan berusia […]

  • Dugaan Pembiaran Tambang di Hutan Lindung, PERSAMA Sultra-Jakarta Desak Kapolri Copot Kapolres Konawe Utara

    Dugaan Pembiaran Tambang di Hutan Lindung, PERSAMA Sultra-Jakarta Desak Kapolri Copot Kapolres Konawe Utara

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 709
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — 7 Januari 2026. Persatuan Pemuda dan Mahasiswa Sulawesi Tenggara Jakarta (PERSAMA Sultra-Jakarta) mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk segera mengevaluasi kinerja Kapolres Konawe Utara. Desakan ini muncul karena aktivitas pertambangan di kawasan hutan lindung Kabupaten Konawe Utara masih terus berjalan hingga saat ini. Ketua Umum PERSAMA Sultra-Jakarta, Nabil Dean, menilai kondisi […]

  • Prabowo ke IKN, Tekankan Percepatan Pembangunan

    Prabowo ke IKN, Tekankan Percepatan Pembangunan

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 577
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Prabowo ke IKN menjadi kunjungan perdana Presiden Prabowo Subianto ke kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) sejak resmi menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia. Dalam agenda tersebut, Presiden menerima paparan langsung dari Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuldjono serta menyampaikan sejumlah arahan terkait pembangunan fasilitas utama di ibu kota baru. Prabowo ke IKN Terima Paparan […]

  • Audiensi LP2D ke Kementerian Sosial bahas pendidikan anak pesisir

    LP2D Audiensi ke Kementerian Sosial, Dorong Perhatian bagi Anak Pesisir dan Masyarakat 3T

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 1.628
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Daerah (LP2D) melakukan audiensi ke Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk membangun sinergi program pemberdayaan masyarakat. Fokus utama kerja sama ini adalah anak-anak pesisir serta wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). LP2D menginisiasi audiensi tersebut melalui jadwal resmi dengan Saifullah Yusuf, tanpa melalui undangan formal. Pihak kementerian menugaskan Tenaga Ahli […]

expand_less