Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » PPI Ungkap Dugaan Peran PT SAS Grup, Oknum Polisi, dan Bea Cukai Kendari dalam Penjualan Ban Ilegal Morosi

PPI Ungkap Dugaan Peran PT SAS Grup, Oknum Polisi, dan Bea Cukai Kendari dalam Penjualan Ban Ilegal Morosi

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
  • visibility 372
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KONAWE, (Duasatunews.com) — Seiring berjalannya penelusuran, dugaan pelanggaran aktivitas di Kawasan Berikat Morosi kembali mengemuka. Dalam konteks itu, Pergerakan Pemuda Indonesia (PPI) mengungkap dugaan peran PT Selaras Agung Sejahtera (SAS Grup) sebagai perantara penjualan ban bekas ilegal yang keluar dari kawasan berikat. Lebih lanjut, PPI menilai praktik tersebut melibatkan oknum anggota kepolisian dan oknum pejabat Bea Cukai Kendari.

Sementara itu, Ketua Umum PPI, Sulkarnain, menyampaikan bahwa organisasinya terus menelusuri aktivitas pengeluaran limbah ban dari kawasan berikat Morosi. Dari hasil penelusuran tersebut, PPI menemukan keterkaitan PT SAS Grup dalam transaksi ban bekas pada Januari 2026.

“Kami menelusuri aktivitas pada Januari 2026 dan, sebagai hasilnya, kami menemukan peran PT SAS Grup dengan pemilik berinisial B,” ujar Sulkarnain, Jumat (28/2/2026).

PPI Soroti Dugaan Kedekatan Pemilik Perusahaan dan Oknum Polisi

Selanjutnya, Sulkarnain menjelaskan bahwa pemilik PT SAS Grup memiliki kedekatan dengan salah satu oknum anggota kepolisian di Polda Sulawesi Tenggara. Oleh karena itu, menurutnya, kedekatan tersebut membuka jalan bagi perusahaan tersebut untuk berperan sebagai perantara transaksi ban bekas dari kawasan berikat Morosi.

“Kami melihat adanya hubungan dekat antara pemilik PT SAS Grup dan salah satu anggota Polda Sultra,” tegasnya.

Bea Cukai Kendari Dinilai Pegang Peran Kunci Pengawasan

Tidak berhenti di situ, Sulkarnain juga menyebut beberapa pihak lain yang ikut berperan dalam proses transaksi hingga pengeluaran ban. Secara rinci, ia menyebut inisial H dan B dari pihak perusahaan serta oknum pejabat Bea Cukai Kendari yang mengawasi lalu lintas barang di kawasan tersebut.

Di sisi lain, ia menilai pengeluaran limbah ban dari kawasan berikat tidak mungkin terjadi tanpa pengawasan aparat. Dengan demikian, Bea Cukai Kendari, menurutnya, memegang kendali penuh atas keluar masuk barang di kawasan berikat.

“Bea Cukai mengawasi seluruh pergerakan barang di kawasan berikat. Jika barang ilegal keluar, maka pengawasan tidak berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

PPI Nilai Praktik Langgar Aturan Kepabeanan

Lebih jauh, PPI menilai praktik tersebut melanggar Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor 30 Tahun 2024 serta Peraturan Menteri Keuangan Nomor 65 Tahun 2021 tentang pengawasan kawasan berikat.

Pada akhirnya, atas temuan tersebut, PPI menyatakan akan melaporkan kasus ini ke Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta ke Mabes Polri. Selain itu, PPI juga memasukkan PT SAS Grup dan PT VDNI dalam laporan tersebut.

“Kami akan melaporkan seluruh pihak yang kami temukan dalam penelusuran. Dengan kata lain, kami menyiapkan laporan terhadap oknum aparat, pejabat Bea Cukai, perusahaan perantara, maupun pengelola kawasan. Saat ini, kami sudah mengantongi bukti,” tutup Sulkarnain.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Periksa Bobby Rizaldi sebagai saksi kasus dugaan pengaturan opini WTP Muara Enim

    KPK Periksa Bobby Rizaldi, Dalami Dugaan Pengaturan Opini WTP Muara Enim

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 74
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – KPK Periksa Bobby Rizaldi sebagai saksi dalam penyidikan dugaan suap laporan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kabupaten Muara Enim, Kamis (16/7/2026). Selain itu, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggali keterangannya untuk mengungkap dugaan pengaturan opini audit dari Wajar Dengan Pengecualian (WDP) menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Dengan demikian, penyidik berharap dapat […]

  • Hak pendidikan anak miskin di NTT masih menghadapi banyak kendala

    DPR RI Soroti Lemahnya Pemenuhan Hak Pendidikan Anak Miskin

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 481
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Hak pendidikan anak miskin kembali mendapat perhatian DPR RI setelah wafatnya seorang siswa sekolah dasar di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam konteks ini, Anggota Komisi X DPR RI Habib Syarief menyebut peristiwa tersebut sebagai bukti lemahnya perlindungan hak dasar anak dalam sistem pendidikan nasional. “Kasus ini menunjukkan celah besar dalam pemenuhan hak […]

  • jet F-35 amerika saat misi tempur

    Insiden Jet F-35 Dikonfirmasi Pentagon Usai Misi di Iran

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Washington, (duasatunews.com) – Insiden jet F-35 milik Amerika Serikat terjadi setelah pesawat tersebut menjalankan misi tempur di wilayah Iran. Dalam insiden jet F-35 ini, pilot segera mengarahkan pesawat ke pangkalan udara AS dan melakukan pendaratan darurat sebagai langkah pengamanan. Juru bicara Komando Pusat AS, Kapten Tim Hawkins, menyatakan pihaknya telah menerima laporan terkait kejadian tersebut. […]

  • Hardiknas tingkatkan kualitas pendidikan, Kurniasih Mufidayati saat rapat Komisi X DPR RI

    Komisi X DPR Dorong Hardiknas 2026 Jadi Titik Balik Peningkatan Mutu Pendidikan

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 215
    • 2Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Kurniasih Mufidayati, menegaskan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 harus menjadi momentum untuk mempercepat peningkatan kualitas pendidikan nasional secara terarah dan berkelanjutan. Ia menilai Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum ini harus mendorong refleksi dan langkah konkret untuk memperbaiki sistem pendidikan. “Pendidikan menjadi fondasi masa depan bangsa, […]

  • hubungan AS Inggris memanas antara Trump dan Starmer

    Hubungan AS Inggris Memanas, Trump Kritik Starmer

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 307
    • 0Komentar

    London, (duasatunews.com) – Hubungan AS Inggris memanas setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengkritik sikap Perdana Menteri Inggris Keir Starmer terkait penggunaan pangkalan militer Inggris dalam operasi terhadap Iran. Dalam wawancara telepon dengan tabloid Inggris The Sun, Trump menyampaikan kekecewaannya terhadap kondisi hubungan kedua negara yang menurutnya tidak lagi seerat sebelumnya. “Ini dunia yang berbeda. […]

  • Konstruksi LRT Jakarta Fase 1B Velodrome–Manggarai

    LRT Jakarta Fase 1B Tersambung di Atas Tol Ir. Wiyoto Wiyono

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 574
    • 1Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – 10 Januari 2026 — Proyek LRT Jakarta Fase 1B Velodrome–Manggarai mencatat capaian penting pada awal 2026. Jalur layang yang melintasi Tol Ir. Wiyoto Wiyono resmi tersambung sepenuhnya pada 9 Januari 2026. Penyambungan Jalur Layang di Atas Ruas Tol Aktif Tim proyek menandai capaian tersebut dengan pemasangan bentang girder sepanjang 120 meter. Lokasi […]

expand_less