Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Makan Bergizi Gratis Disorot, Prabowo Tegaskan Tetap Jalan

Makan Bergizi Gratis Disorot, Prabowo Tegaskan Tetap Jalan

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
  • visibility 371
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (duasatunews.com) – Makan bergizi gratis kembali menarik perhatian publik setelah Presiden Prabowo Subianto menanggapi kritik dari kalangan terdidik. Prabowo menilai sebagian kritik tidak lagi bersifat objektif dan justru meremehkan kebijakan pemerintah yang menyasar kelompok rentan.

Prabowo menyampaikan pernyataan tersebut saat meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat, 13 Februari 2026. Dalam kesempatan itu, ia mengatakan sejumlah pihak sejak awal memprediksi program pemerintah akan gagal dan hanya membebani anggaran negara.

Presiden Soroti Pola Kritik yang Muncul

Prabowo menilai kritik yang berkembang tidak muncul secara kebetulan. Ia melihat adanya pola berulang dalam upaya membangun opini negatif terhadap kebijakan prioritas pemerintah. Meski begitu, Prabowo memilih tidak menyebutkan pihak tertentu yang ia maksud.

Ia menegaskan tetap menghormati perbedaan pandangan. Namun, ia meminta para pengkritik menyampaikan masukan secara konstruktif dan berbasis data. Menurut Prabowo, kritik yang baik seharusnya membantu perbaikan kebijakan, bukan sekadar menolak tanpa solusi.

Pemerintah Fokus Perbaiki Gizi Anak

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan program makan bergizi gratis telah berjalan lebih dari satu tahun dan menunjukkan arah yang sesuai dengan tujuan awal. Pemerintah menjalankan program ini untuk menekan angka stunting yang masih menjadi tantangan nasional.

Prabowo menjelaskan bahwa kekurangan gizi menghambat pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak. Kondisi tersebut, menurutnya, dapat menurunkan kualitas sumber daya manusia dalam jangka panjang. Karena itu, negara perlu hadir melalui kebijakan pemenuhan gizi yang terukur.

Pengalaman Global Jadi Pertimbangan

Selain mengandalkan evaluasi internal, Prabowo juga mempelajari kebijakan serupa di berbagai negara. Saat ini, lebih dari 75 negara menjalankan program pemberian makanan gratis sebagai bagian dari kebijakan nasional.

Ia mencontohkan India yang mampu menyediakan makanan gratis bagi ratusan juta penduduknya meski tingkat pendapatan per kapita negara tersebut lebih rendah dibanding Indonesia. Berdasarkan pengalaman global tersebut, Prabowo menilai kebijakan makan bergizi gratis tetap relevan dan layak dilanjutkan.

Pemerintah, kata Prabowo, akan terus menjalankan program tersebut sambil melakukan evaluasi agar pelaksanaannya semakin efektif dan tepat sasaran.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seskab Teddy Mensos Sekolah Rakyat Bansos rapat di Jakarta

    Seskab Teddy dan Mensos bahas Sekolah Rakyat hingga bansos

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) –  Seskab Teddy bansos menjadi fokus dalam pertemuan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Senin (6/4). Pertemuan ini membahas peningkatan akurasi penyaluran bantuan sosial sekaligus perkembangan program Sekolah Rakyat. Pertemuan berlangsung di Kantor Sekretariat Kabinet. Kedua pihak menekankan pentingnya penguatan pendidikan dan ketepatan distribusi bansos. Selain itu, pemerintah menggunakan […]

  • Mediasi Indonesia Iran dibahas Dubes Iran dalam keterangan pers di Jakarta

    Niat Mediasi Indonesia Disambut Iran, Namun Belum Ada Langkah Nyata

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 307
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Mediasi Indonesia Iran menjadi sorotan di tengah meningkatnya ketegangan Timur Tengah. Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengapresiasi niat Pemerintah Indonesia untuk memfasilitasi dialog, meski hingga kini belum ada langkah konkret. Boroujerdi menyampaikan pernyataan tersebut saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Senin. Ia merespons pertanyaan wartawan terkait peluang Indonesia memediasi Iran […]

  • Hunger, thirst and chaos in southern Gaza as hostilities drive humanitarian aid to the brink of collapse
    War

    Hunger, thirst and chaos in southern Gaza as hostilities drive humanitarian aid to the brink of collapse

    • calendar_month Kamis, 8 Feb 2024
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 751
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Do’a Atef, seorang anak perempuan berusia 12 tahun, kini menghabiskan hari-harinya dengan mengetuk pintu rumah warga untuk meminta makanan. Kadang, ia juga mengumpulkan kayu bakar dari bukit berdebu di dekat kamp pengungsi luar Rafah, Gaza selatan. Kayu itu ia gunakan untuk memasak beberapa tomat dan paprika yang diberikan orang asing. Sebelumnya, Do’a […]

  • Aksi IPPMI Konsel di Kementerian ESDM tuntut cabut IUP PT WIN

    Ippmi Konsel Geruduk Kementerian ESDM RI, Tantang Bahlil Cabut IUP PT. WIN

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 925
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia Konawe Selatan (IPPMI Konsel) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Jakarta, menuntut agar pemerintah pusat segera mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT. Wijaya Inti Nusantara (WIN). Massa aksi menyuarakan bahwa keberadaan PT. WIN di Konawe Selatan telah menimbulkan banyak […]

  • ilustrasi stop rokok ilegal dan penindakan peredaran rokok tanpa cukai

    Rokok Ilegal Jadi Sorotan, Gus Lilur Dorong Jalur Legal untuk UMKM Tembakau

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Windi Anggraini
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Jakarta,{duasatunews.com} – Persoalan rokok ilegal kembali menjadi perhatian di tengah upaya pemerintah memperbaiki tata kelola industri tembakau nasional. Praktisi kewirausahaan Khalilur Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur meminta pemerintah membuka ruang transformasi bagi pelaku usaha agar masuk ke sistem legal. Gus Lilur menilai penindakan saja tidak cukup untuk menekan peredaran produk tanpa cukai. Pemerintah perlu menghadirkan […]

  • Sambut Generasi Baru, Pemuda 21 Sultra–Jakarta Jemput Mahasiswa Baru 2025

    Sambut Generasi Baru, Pemuda 21 Sultra–Jakarta Jemput Mahasiswa Baru 2025

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 987
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com | Senin, 18 Agustus 2025 – Dalam rangka menyambut kedatangan mahasiswa baru asal Sulawesi Tenggara, Pemuda 21 Sultra–Jakarta menggelar kegiatan penjemputan mahasiswa baru tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di area kedatangan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Ketua Umum Pemuda 21 Sultra–Jakarta, Nabil Dean, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk nyata solidaritas dan kepedulian terhadap […]

expand_less